• Tentang Kami
Sunday, March 15, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Tumpukan Sampah Menggunung di Sudut Pasar Giwangan, Pedagang: Bikin Pusing

Sampah sisa sayur dan buah busuk menumpuk di sejumlah titik pasar. Pedagang mengeluh karena bau menyengat dan mengganggu aktivitas jual beli.

byredaksi
January 27, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kondisi tumpukan sampah di sudut-sudut Pasar Induk Buah dan Sayur Giwangan, Kota Yogyakarta, Selasa (27/1/2026).

Kondisi tumpukan sampah di sudut-sudut Pasar Induk Buah dan Sayur Giwangan, Kota Yogyakarta, Selasa (27/1/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Tumpukan sampah tampak menggunung di sejumlah titik Pasar Induk Buah dan Sayur Giwangan, Kota Yogyakarta. Kondisi tersebut pun dikeluhkan oleh para pedagang.

Pantauan Populi.id pada Selasa (27/1/2026), tumpukan sampah terlihat meluber sampai jalan di depo sampah sisi kanan Pasar Induk Gowangan. Sampah tersebut diletakkan dalam tumpukan karung warna-warni dan krat atau peti kayu.

BERITA MENARIK LAINNYA

Baznas Kota Yogyakarta Tetapkan Zakat Fitrah 2026 Sebesar Rp40 Ribu atau 2,5 Kg Beras

Jelang Lebaran, Jasa Penukaran Uang Baru Mulai Menjamur di Area Titik Nol Kilometer

Tumpukan karung berisi sampah kulit buah dan belasan krat kayu juga tampak menggunung di sisi kanan belakang pasar. Sampah-sampah itu diletakkan di sebelah tembok. Bahkan, sampah buah jeruk busuk terlihat diletakkan di atas tumpukan krat kayu di sudut dekat kios dan tempat parkir untuk menurunkan dagangan pemasok.

Puluhan karung sampah juga menumpuk di pot pohon depan Pasar Induk Buah dan Sayur Giwangan. Tumpukan sampah paling parah berada di sisi kiri pasar dekat tempat parkir.

Sampah sisa sayur, buah busuk, keranjang, krat kayu, dan karung terlihat menumpuk jadi satu. Hingga cairan sampah merembes dan mengenang di dasar paving blok pasar.

Seorang pedagang, Tri (45), mengatakan tumpukan sampah itu sudah ada sejak setengah bulan terakhir. Tumpukan sampah itu didominasi sampah sisa sayuran dan buah-buah busuk dari para pedagang.

“Kalau dulu biasanya setiap pagi sampah diangkut. Tapi awal Januari ini sudah tidak diambil lagi. Kalau informasinya karena tempat pembuangan akhir (TPA) Piyungan sudah ditutup, jadi belum bisa diangkut,” katanya kepada Populi.id, Selasa (27/1/2026).

Menurutnya ada sekitar enam titik tumpukan sampah di Pasar Induk Buah dan Sayur Giwangan, termasuk depo sampah yang kini tak lagi mampu menampung atau luber. Kondisi tersebut dikatakan mengundang lalat dan tercium bau tak sedap.

“Ya sangat menganggu aktivitas kami. Air sampahnya juga meluber sehingga lengket menempel di ban kendaraan. Kami berharap sampahnya bisa segera diangkut supaya bersih seperti dulu,” paparnya.

Pedagang lainnya, Paineng (70), membenarkan adanya tumpukan sampah menganggu aktivitas berjualannya. Bau tak sedap dari campuran sampah sayur dan buah-buahan busuk membuatnya pusing hingga mual.

“Itukan sampahnya campur-campur, jadi baunya bikin pusing. Saya inginnya segera diangkut,” ujar dia.

Menurutnya, kondisi tumpukan sampah di belakang lapaknya sudah ada sejak dua bulan lalu. Dia menyebut, biasanya ada petugas yang mengangkut sampah-sampah di Pasar Giwangan.

“Kalau yang nyapu masih ada tapi dikumpulkan di situ. Biasanya ada yang mengambil (sampah) tapi ini tidak diambil-ambil. Saya tidak tahu kenapa,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Kota YogyakartapasarPasar Giwanganpedagangsampah

Related Posts

Baznas Kota Yogyakarta Tetapkan Zakat Fitrah 2026 Sebesar Rp40 Ribu atau 2,5 Kg Beras

Baznas Kota Yogyakarta Tetapkan Zakat Fitrah 2026 Sebesar Rp40 Ribu atau 2,5 Kg Beras

March 8, 2026
Jelang Lebaran, Jasa Penukaran Uang Baru Mulai Menjamur di Area Titik Nol Kilometer

Jelang Lebaran, Jasa Penukaran Uang Baru Mulai Menjamur di Area Titik Nol Kilometer

March 8, 2026
SD Ungaran 1 tampak depan. SD tersebut merupakan satu di antara SD negeri terbaik di Kota Yogyakarta berdasar TPM TKA–TKAD 2026

10 SD Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Versi TPM TKA–TKAD 2026

March 3, 2026
Kepala DLH Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq, mengatakan penambahan volume sampah tidak signifikan selama Ramadan 2026.

DLH Kota Yogyakarta Pastikan Penambahan Volume Sampah di Bulan Ramadan Tak Melonjak

March 3, 2026
Ilustrasi siswa Sekolah Dasar (SD)

10 SD Swasta Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan TPM TKA–TKAD 2026

March 3, 2026
Pedagang di belakang Pasar Kranggan sedang melayani pembeli pada Minggu (22/2/2026). Harga cabai rawit melonjak jadi Rp95 ribu per kg di hari keempat puasa Ramadan 2026.

Harga Cabai Rawit di Pasar Kranggan Kian Pedas, Capai Rp95 Ribu di Hari Keempat Ramadan

February 23, 2026
Next Post
Marc Klok saat berlatih bersama Eliano saat berseragam Timnas Indonesia jelang menghadapi Fifa Match Day menghadapi Taiwan

Santer Sejumlah Nama Bakal Dinaturalisasi untuk Perkuat Timnas Indonesia, Lini Mana yang Paling Butuh?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.