• Tentang Kami
Wednesday, January 28, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Tumpukan Sampah Menggunung di Sudut Pasar Giwangan, Pedagang: Bikin Pusing

Sampah sisa sayur dan buah busuk menumpuk di sejumlah titik pasar. Pedagang mengeluh karena bau menyengat dan mengganggu aktivitas jual beli.

byredaksi
January 27, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kondisi tumpukan sampah di sudut-sudut Pasar Induk Buah dan Sayur Giwangan, Kota Yogyakarta, Selasa (27/1/2026).

Kondisi tumpukan sampah di sudut-sudut Pasar Induk Buah dan Sayur Giwangan, Kota Yogyakarta, Selasa (27/1/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Tumpukan sampah tampak menggunung di sejumlah titik Pasar Induk Buah dan Sayur Giwangan, Kota Yogyakarta. Kondisi tersebut pun dikeluhkan oleh para pedagang.

Pantauan Populi.id pada Selasa (27/1/2026), tumpukan sampah terlihat meluber sampai jalan di depo sampah sisi kanan Pasar Induk Gowangan. Sampah tersebut diletakkan dalam tumpukan karung warna-warni dan krat atau peti kayu.

BERITA MENARIK LAINNYA

Pemkot Yogyakarta Genjot Pembangunan Seribu Biopori Jumbo, Bakal Tekan Sampah hingga Dua Ribu Ton

Mulai 1 Januari 2026, Depo Sampah di Kota Yogyakarta Dilarang Terima Sampah Organik

Tumpukan karung berisi sampah kulit buah dan belasan krat kayu juga tampak menggunung di sisi kanan belakang pasar. Sampah-sampah itu diletakkan di sebelah tembok. Bahkan, sampah buah jeruk busuk terlihat diletakkan di atas tumpukan krat kayu di sudut dekat kios dan tempat parkir untuk menurunkan dagangan pemasok.

Puluhan karung sampah juga menumpuk di pot pohon depan Pasar Induk Buah dan Sayur Giwangan. Tumpukan sampah paling parah berada di sisi kiri pasar dekat tempat parkir.

Sampah sisa sayur, buah busuk, keranjang, krat kayu, dan karung terlihat menumpuk jadi satu. Hingga cairan sampah merembes dan mengenang di dasar paving blok pasar.

Seorang pedagang, Tri (45), mengatakan tumpukan sampah itu sudah ada sejak setengah bulan terakhir. Tumpukan sampah itu didominasi sampah sisa sayuran dan buah-buah busuk dari para pedagang.

“Kalau dulu biasanya setiap pagi sampah diangkut. Tapi awal Januari ini sudah tidak diambil lagi. Kalau informasinya karena tempat pembuangan akhir (TPA) Piyungan sudah ditutup, jadi belum bisa diangkut,” katanya kepada Populi.id, Selasa (27/1/2026).

Menurutnya ada sekitar enam titik tumpukan sampah di Pasar Induk Buah dan Sayur Giwangan, termasuk depo sampah yang kini tak lagi mampu menampung atau luber. Kondisi tersebut dikatakan mengundang lalat dan tercium bau tak sedap.

“Ya sangat menganggu aktivitas kami. Air sampahnya juga meluber sehingga lengket menempel di ban kendaraan. Kami berharap sampahnya bisa segera diangkut supaya bersih seperti dulu,” paparnya.

Pedagang lainnya, Paineng (70), membenarkan adanya tumpukan sampah menganggu aktivitas berjualannya. Bau tak sedap dari campuran sampah sayur dan buah-buahan busuk membuatnya pusing hingga mual.

“Itukan sampahnya campur-campur, jadi baunya bikin pusing. Saya inginnya segera diangkut,” ujar dia.

Menurutnya, kondisi tumpukan sampah di belakang lapaknya sudah ada sejak dua bulan lalu. Dia menyebut, biasanya ada petugas yang mengangkut sampah-sampah di Pasar Giwangan.

“Kalau yang nyapu masih ada tapi dikumpulkan di situ. Biasanya ada yang mengambil (sampah) tapi ini tidak diambil-ambil. Saya tidak tahu kenapa,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Kota YogyakartapasarPasar Giwanganpedagangsampah

Related Posts

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, saat meninjau pengelolaan biopori jumbo di RW 05 Kampung Mangkuyudan, Kemantren Mantrijeron, Jumat (23/1/2026).

Pemkot Yogyakarta Genjot Pembangunan Seribu Biopori Jumbo, Bakal Tekan Sampah hingga Dua Ribu Ton

January 23, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Mulai 1 Januari 2026, Depo Sampah di Kota Yogyakarta Dilarang Terima Sampah Organik

December 30, 2025
Suasana pedagang sembako di Pasar Induk Godean mengalami sepi pembeli saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kamis (25/12/2025).

Sejumlah Pedagang Pasar Godean Mengeluh Sepi di Momen Nataru, Akses Tak Merata

December 25, 2025
Sejumlah pengendara melintas di depan depo sampah Serangan yang masih terisi.

Pemkot Yogyakarta Kosongkan Depo di Kawasan Wisata Sambut Libur Nataru

December 17, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025
Warga mengamati suasana di sekitar kawasan Sungai Code, Mergangsan, Kota Yogyakarta.

Sampah Kembali Penuhi Sungai Code, Hasto Wardoyo: Kami Bakal Tindak Tegas

December 9, 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.