• Tentang Kami
Friday, June 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Jelang Lebaran, Jasa Penukaran Uang Baru Mulai Menjamur di Area Titik Nol Kilometer

Jasa penukaran uang baru itu bermunculan menyusul tradisi masyarakat Indonesia yang kerap berbagi THR dengan uang pecahan baru kepada anak-anak kecil atau sanak saudara ketika Lebaran. 

byGalih Priatmojo
March 8, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jelang Lebaran, Jasa Penukaran Uang Baru Mulai Menjamur di Area Titik Nol Kilometer
0
SHARES
91
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

Jalan Panjang Menata Kehidupan Kawasan Kumuh Bantaran Gajah Wong

Anggota Intel Polda DIY Diamankan Mahasiswa UMY, Begini Penjelasan Kampus dan Polisi

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemadangan tak biasa terlihat menghiasi pinggir Jalan Panembahan Senopati mulai Titik Nol Kilometer Malioboro hingga Simpang Empat Gondomanan, Kota Yogyakarta, pada Kamis (5/3/2026).
Lantaran sejumlah orang membuka lapak yang menawarkan jasa penukaran uang baru. Lapak mereka terbuat sederhana dari meja maupun kursi lipat dengan spanduk ketik bertuliskan jasa penukaran uang baru.
Puluhan gepok uang baru pecahan Rp1000, Rp2000, Rp5000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, dan Rp100.000 pun ditata rapi menghiasi lapak sederhana mereka. Sejumlah pengendara pun terlihat silih berganti menepi untuk menggunakan jasa penukaran uang baru tersebut.
Seorang penyedia jasa penukaran uang baru, Tri Yunanto (45), mengaku sudah dua pekan membuka lapak di Jalan Panembahan Senopati, tepatnya di depan Taman Pintar Yogyakarta. Warga Kabupaten Bantul itu telah 20 tahun menyediakan jasa penukaran uang baru dadakan setiap menjelang Hari Raya Idulfitri atau Lebaran.
“Iya setiap tahun kalau mau Lebaran, saya pasti buka jasa penukaran uang baru,” kata Yunanto kepada Populi.id, Kamis (5/3/2026).
Jasa penukaran uang baru itu bermunculan menyusul tradisi masyarakat Indonesia yang kerap berbagi THR dengan uang pecahan baru kepada anak-anak kecil atau sanak saudara ketika Lebaran.
Dikatakan, banyak masyarakat yang menggunakan jasa penukaran uang baru di pinggir jalan karena tidak perlu berebut kuota antrean dari Bank Indonesia.
“Peminatnya banyak, karena kalau penukaran uang di Bank itu susah, harus online pakai HP dan minimal Rp1 juta. Tapi kalau di sini bisa ecer, tukar Rp100 ribu atau Rp200 ribu bisa,” ucapnya.
Menurut Yunanto, masyarakat yang ingin menukarkan uang lama dengan pecahan uang baru diberikan tarif biaya 15 persen per Rp100 ribu. Tarif itu berlaku kelipatan jumlah uang yang akan ditukar.
“Jadi kalau tukar Rp100 ribu, maka tambah biasa jasa Rp15 ribu, sehingga bayarnya Rp115 ribu. Kalau tukar Rp200 ribu maka bayarnya Rp230 ribu,” jelas dia.
Meski demikian, tarif jasa penukaran uang baru itu tidak berlaku permanen. Sebab seiring mendekati Hari Raya Idulfitri, tarif jasa penukaran uang baru bisa melonjak hingga 30 persen.
“Untuk saat ini belum terlalu ramai karena orang dari luar Jawa belum pada balik ke Jogja. Biasanya semakin ramai ketika puasa sudah dapat tiga Minggu,” tuturnya.
Setiap hari, Yunanto mengaku membawa pecahan uang baru senilai Rp4 juta. Menurutnya, pecahan uang baru Rp5000 dan Rp10.000 menjadi incaran masyarakat.
“Biasanya sebelum Lebaran sudah habis stoknya,” papar Yunanto.
Sementara itu, Rini (52), warga Gedong Kuning, memilih buka jasa penukaran uang baru setiap menjelang Lebaran. Wanita yang sehari-hari jualan aksesoris handphone itu mengaku sudah 20 tahun melakoni penyedia jasa penukaran uang baru dadakan.
“Saat ini komisinya (tarif jasa) masih nambah 15 persen. Kalau besok Senin kemungkinan sudah naik 25 persen. Tapi begitu mendekati Lebaran bisa naik 30 persen,” tuturnya.
“Saya tahu sebenarnya jualan uang tidak boleh. Jadi setiap tahun sekitar 50 persen dari keuntungan jasa saya bagi-bagikan sebagai zakat,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)
Tags: Kota YogyakartalebaranMalioboropenukaran uang baruTitik Nol Kilometer

Related Posts

Benny Budyo Winahyu, ketua RT 53 Balirejo, Muja-Muju

Jalan Panjang Menata Kehidupan Kawasan Kumuh Bantaran Gajah Wong

June 22, 2026
Anggota Intel Polda DIY Diamankan Mahasiswa UMY, Begini Penjelasan Kampus dan Polisi

Anggota Intel Polda DIY Diamankan Mahasiswa UMY, Begini Penjelasan Kampus dan Polisi

June 22, 2026
Ratusan mahasiswa UMY menggelar aksi demonstrasi di Titik Nol Kilometer Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Rabu (17/6/2026).

Merahkan Titik Nol Kilometer, Mahasiswa UMY Suarakan Delapan Tuntutan ke Pemerintah

June 19, 2026
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dan Kepala Diskominfo Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono memberi keterangan terkait program ducting kabel fiber optik, Senin (15/6/2026).

Relokasi Kabel Fiber Optik Udara Sasar Lima Titik Jalan di Batas Kota Yogyakarta pada 2026

June 16, 2026
Suasana Titik Nol Kilometer Malioboro Kota Yogyakarta saat ratusan massa aksi dari mahasiswa UII mengungkapkan enam tuntutan untuk pemerintah, Senin (15/6/2026).

Mahasiswa UII Gelar Aksi di Titik Nol Kilometer Malioboro, Bawa Enam Tuntutan ke Pemerintah

June 15, 2026
Sejumlah pengayuh becak sedang mangkal atau menunggu penumpang di kawasan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Senin (8/6/2026).

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

June 9, 2026
Next Post
Dishub Sleman Siapkan Jalur Alternatif Antisipasi Macet Saat Arus Mudik Tiba

Dishub Sleman Siapkan Jalur Alternatif Antisipasi Macet Saat Arus Mudik Tiba

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.