• Tentang Kami
Sunday, March 29, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

7 Fakta Kasus Kekerasan yang Libatkan Mahasiswa UNISA

Tindak kekerasan yang melibatkan mahasiswa UNISA terus bergulir, pihak kapus memberi sikap tegas

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
February 5, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
7 Fakta Kasus Kekerasan yang Libatkan Mahasiswa UNISA
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Dunia pendidikan di Yogyakarta baru-baru ini digemparkan oleh kasus dugaan kekerasan dalam hubungan asmara yang melibatkan dua mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta.

Kasus ini mencuat setelah bukti-bukti penganiayaan yang dialami korban tersebar luas di media sosial hingga memicu kecaman publik dan tindakan tegas dari pihak berwenang.

BERITA MENARIK LAINNYA

5 Persen Anak di Sleman Masih Belum Terima Imunisasi MR, Dinkes Ungkap Kendalanya

Sri Purnomo Dituntut Pidana 8 Tahun, Ini Kilas Balik Sidang Dugaan Korupsi Hibah Pariwisata Sleman

Berikut ini adalah deretan fakta-fakta penting, kronologi, hingga langkah hukum yang diambil terkait kasus tersebut.

1. Berawal dari Unggahan Sang Kakak di Media Sosial X

Kasus ini pertama kali terungkap melalui media sosial X pada Rabu (3/2/2026) oleh akun @AgiKristianto, yang merupakan kakak kandung korban. Dalam unggahannya, ia meminta keadilan atas penyiksaan yang dialami adiknya oleh sesama mahasiswa UNISA.

“Seorang mahasiswa UNISA YOGYAKARTA telah melakukan pidana kekerasan terhadap adik perempuan saya. Memukul, menyiksa, tolong pelaku diadili,” tulisnya dalam unggahan yang menyertakan video serta tangkapan layar luka fisik korban.

2. Kekerasan yang Dialami Korban

Berdasarkan bukti yang diunggah, korban diduga mengalami penyiksaan fisik yang berat. Beberapa tindakan kekerasan yang terungkap antara lain:

• Tangan dan tulang ekor korban diinjak.
• Korban diseret ke kamar mandi dan disiram air.
• Rambut korban dijambak, dipukul, hingga mengalami luka fisik yang nyata.

3. Identitas Pelaku dan Korban

Pihak UNISA Yogyakarta mengonfirmasi bahwa baik pelaku maupun korban adalah mahasiswa aktif di Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) yang memiliki hubungan asmara. Pelaku diidentifikasi bernama Adi Haryanto, yang diduga merupakan anak dari Kepala Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

4. Sikap Tegas Kampus: “Tidak Ada Toleransi”

Menanggapi peristiwa tersebut, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FIKES UNISA Yogyakarta, Prof. Wantonoro, menyatakan keprihatinan mendalam. Pihak kampus segera memanggil pelaku untuk klarifikasi dan pelaku telah mengakui semua perbuatannya.

“Sebagai bentuk tanggung jawab kami, karena keduanya merupakan mahasiswa kami, kami turut prihatin dan tentu menyesalkan kejadian ini. Pelaku sudah kami panggil ke kampus dan mengakui perbuatannya serta menyadari bahwa perilaku tersebut merupakan hal yang tidak pantas,” ujar Prof. Wantonoro.

Kampus memastikan proses hukum internal melalui Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) tetap berjalan meskipun pelaku telah diminta meminta maaf secara langsung kepada keluarga korban.

5. Pendampingan Psikologis bagi Korban

UNISA Yogyakarta menempatkan pemulihan korban sebagai prioritas tertinggi. Pihak universitas telah melakukan kunjungan langsung ke kediaman korban untuk memberikan dukungan moral dan bantuan melalui Biro Layanan Psikologis (BLP). Harapannya, korban dapat segera pulih secara fisik maupun psikis dan melanjutkan kuliah dengan rasa aman.

6. Kasus Resmi Masuk Jalur Hukum di Polresta Sleman

Meski penanganan internal dilakukan, kasus ini kini telah resmi bergulir ke ranah pidana. Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, mengonfirmasi bahwa laporan terkait dugaan penganiayaan tersebut telah diterima dan sedang diproses oleh Satreskrim Polresta Sleman.

“Perkara sudah ditangani Satreskrim Polresta Sleman. Proses masih tahap penyelidikan guna mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti yang diperlukan,” kata Salamun.

Pihak kampus UNISA Yogyakarta menegaskan akan melakukan evaluasi internal menyeluruh dan memperketat langkah preventif, termasuk edukasi mengenai relasi sehat, demi menjamin lingkungan akademik yang aman bagi seluruh civitas akademika.

Tags: faktahukumkekerasanmahasiswa UNISASlemanWantorono

Related Posts

ilustrasi imunisasi campak

5 Persen Anak di Sleman Masih Belum Terima Imunisasi MR, Dinkes Ungkap Kendalanya

March 16, 2026
Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dana hibah pariwisata Sleman dengan terdakwa mantan Bupati Sleman Sri Purnomo

Sri Purnomo Dituntut Pidana 8 Tahun, Ini Kilas Balik Sidang Dugaan Korupsi Hibah Pariwisata Sleman

March 16, 2026
Polresta Sleman mengungkap kepemilikan petasan ilegal seorang anak di Sleman, Jumat (13/3/2026)

Polresta Sleman Anak di Gamping Terkait Petasan Ilegal, Beli Bahan Lewat Marketplace

March 13, 2026
Persiapan pembukaan fungsional Tol Jogja-Solo segmen Purwomartani-Prambanan, Rabu (11/3/2026). (Hadid Pangestu)

Tol Jogja–Solo Segmen Purwomartani–Prambanan Dibuka Fungsional Satu Arah Saat Mudik Lebaran

March 13, 2026
Candi Prambanan merupakan satu di antara kawasan wisata unggulan di wilayah Kabupaten Sleman.

Kunjungan Wisata Sleman Turun 37 Persen, Dampak Ekonomi Akibat Konflik Timur Tengah Menghantui

March 11, 2026
Pemkab Sleman lakukan perbaikan jalan provinsi di ruas Klangon-Tempel, Senin (12/1/2026).

Jalan di Sleman 80 Persen Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran, DPUPKP Fokus Pemeliharaan

March 9, 2026
Next Post
Pernyataan Sikap UNISA atas Kekerasan yang Melibatkan Mahasiswanya

Pernyataan Sikap UNISA atas Kekerasan yang Melibatkan Mahasiswanya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.