• Tentang Kami
Friday, March 6, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Pernyataan Sikap UNISA atas Kekerasan yang Melibatkan Mahasiswanya

UNISA menyatakan keprihatinannya atas tindakan kekerasan yang melibatkan mahasiswanya

byGalih Priatmojo
February 5, 2026
in Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pernyataan Sikap UNISA atas Kekerasan yang Melibatkan Mahasiswanya
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan kasus kekerasan yang melibatkan dua mahasiswa UNISA Yogyakarta.

Kampus menilai peristiwa tersebut dinilai bertentangan dengan nilai kemanusiaan, etika, serta budaya akademik yang menjunjung tinggi rasa aman dan saling menghormati di lingkungan kampus.

BERITA MENARIK LAINNYA

Serempak dalam Satu Harmoni, Populi.id Rayakan Haul ke-1

7 Fakta Terkini Sidang Hibah Pariwisata Sleman: Dari Kesaksian Rival Pilkada hingga Salah Kamar Hukum

Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Bidang Kemahasiswaan UNISA Yogyakarta, Prof. Wantonoro mengatakan bahwa kejadian tersebut merupakan hal yang tidak diharapkan oleh institusi.

“Sebagai bentuk tanggung jawab kami, karena keduanya merupakan mahasiswa kami, kami turut prihatin dan tentu menyesalkan kejadian ini,” ujar Prof. Wantonoro dalam pernyataannya, Rabu (4/2/2026).

Ia menjelaskan, pihak kampus telah melakukan respons cepat dengan memberikan dukungan kepada korban, baik secara fisik maupun psikologis.

Dukungan tersebut dilakukan melalui kunjungan langsung ke kediaman korban dan keluarga, serta dilanjutkan dengan upaya rehabilitasi sesuai kebutuhan korban.

“Kami memberikan dukungan baik secara fisik maupun psikologis dengan berkunjung langsung ke keluarga dan korban, serta melanjutkan upaya rehabilitasi sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Wantonoro menyampaikan saat ini fokus utama UNISA Yogyakarta adalah memastikan korban mendapatkan pendampingan secara optimal, baik dari sisi kesehatan fisik maupun psikologis, melalui fasilitas yang dimiliki kampus, salah satunya Biro Layanan Psikologis (BLP).

“Harapan kami korban sehat dan semoga bisa melanjutkan kuliah dengan aman dan nyaman,” lanjutnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, UNISA Yogyakarta juga telah memanggil terduga pelaku untuk dimintai klarifikasi.

Dalam pertemuan tersebut, terduga pelaku mengakui perbuatannya dan menyadari bahwa tindakannya tidak pantas serta tidak dapat dibenarkan.

“Pelaku sudah kami panggil ke kampus dan mengakui perbuatannya serta menyadari bahwa perilaku tersebut merupakan hal yang tidak pantas,” ungkap Prof. Wantonoro.

Pihak kampus juga mendorong terduga pelaku untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada korban dan keluarga. Meski demikian, UNISA Yogyakarta menegaskan bahwa penegakan tata aturan tetap akan diberlakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami sebagai institusi pendidikan memiliki aturan yang harus ditegakkan untuk pelaku, dan saat ini prosesnya masih dalam koordinasi internal,” tegasnya.

Penanganan kasus tersebut kini dilakukan melalui koordinasi internal bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT).

UNISA Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan berkeadaban, serta tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan.

Selain itu, UNISA Yogyakarta juga akan melakukan evaluasi internal serta memperkuat upaya pencegahan kekerasan di lingkungan kampus, termasuk edukasi tentang relasi sehat dan penyediaan mekanisme pelaporan yang mudah diakses, guna memastikan kampus menjadi ruang aman bagi seluruh sivitas akademika.

Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun menyampaikan pihaknya telah menerima laporan terkait kekerasan yang dialami oleh mahasiswi UNISA Yogyakarta.

“Perkara sudah ditangani oleh Satreskrim Polresta Sleman. Proses masih tahap Penyelidikan. Demikian,” katanya.

Sebelumnya, viral di akun media sosial X dengan nama @Agikristianto yang memposting video dimana seseorang diduga pelaku kekerasan memohon maaf kepada keluarga korban.

Dalam utas lanjutannya, pemiliki akun juga memperlihatkan potongan percakapan melalui WhatsApp dimana terduga korban mengalami kekerasan. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: kekerasanmahasiswapernyataanSlemanUnisaWantorono

Related Posts

ulang tahun populi.id

Serempak dalam Satu Harmoni, Populi.id Rayakan Haul ke-1

March 5, 2026
Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman yang digelar di Pengadilan Tipikor PN Yogyakarta, Rabu (4/3/2025)

7 Fakta Terkini Sidang Hibah Pariwisata Sleman: Dari Kesaksian Rival Pilkada hingga Salah Kamar Hukum

March 5, 2026
kondisi sungai Bedog, Ngaglik, Sleman, Selasa (3/3/2026)

Kualitas Air Sejumlah Sungai di Sleman Memprihatinkan, FKSS Dorong Semua Pihak Peduli

March 3, 2026
SMP Negeri 1 Sleman satu di antara SMP favorit di wilayah Sleman tengah berdasar ASPD 2025

10 SMP Favorit di Wilayah Sleman Tengah Versi ASPD 2025

February 26, 2026
Terdakwa kasus pembakar tenda polisi di Mapolda DIY, Perdaa Arie Putra Veroasa resmi dibebaskan pada Selasa (24/2/2026).

Hirup Udara Bebas, Perdana Arie Veriasa: Rasanya Campur Aduk

February 24, 2026
Ilustrasi polisi

5 Skandal Oknum Polisi di Awal Tahun 2026, Terbaru Tewaskan Pelajar Tual

February 24, 2026
Next Post
Ilustrasi gempa

Gempa Pacitan Magnitudo 6,4 Guncang Yogyakarta, Belasan Orang Luka hingga Perjalanan Kereta Terhenti

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.