SLEMAN, POPULI.ID – Kecelakaan beruntun melibatkan enam kendaraan terjadi di Jalan Jogja-Solo, tepatnya di depan Harmoni Furniture, Padukuhan Rejoinangun, Kalongan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Kamis (7/5/2026) pagi sekitar pukul 06.45 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan satu unit Bus Hino, dua mobil pribadi, serta tiga sepeda motor. Akibat insiden itu, sejumlah pengendara mengalami luka-luka dan beberapa kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro mengatakan pihak kepolisian langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan kejadian.
“Petugas telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengecek kondisi korban di RS Hermina dan RS Hardjolukito,” kata Argo.
Bus Hino yang terlibat kecelakaan dikemudikan REP (28), warga Karangjati, Ngawi. Sementara pengemudi Toyota Calya berinisial LRP (37), warga Banguntapan, Bantul, mengalami luka melepuh di kedua lengan.
Selain itu, pengemudi Honda BR-V berinisial AI (48), warga Berbah, Sleman, mengalami lecet pada lengan kiri dan memar di bagian betis. Penumpangnya berinisial L (42) mengalami pembengkakan pada kepala.
Korban lainnya yakni pengendara Honda Vario berinisial ASZ (19), warga Kalasan, Sleman, yang mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuh. Pengendara Honda Beat berinisial AKA (17) mengalami lecet pada lutut dan kaki, sedangkan pengendara Honda CB berinisial APA (26) mengalami patah tulang pada betis kiri dan luka lecet pada tangan maupun lutut.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula ketika seluruh kendaraan melaju dari arah timur menuju barat. Di depan rombongan kendaraan terdapat kendaraan lain yang belum diketahui identitasnya melaju di lajur kiri.
“Saat berada di dekat lokasi kejadian, pengendara Honda Vario diduga mencoba mendahului dari sisi kanan. Namun karena jarak terlalu dekat dan kehilangan kendali, sepeda motor tersebut menyentuh kendaraan di depannya hingga pengendara terjatuh,” katanya.
Toyota Calya yang berada di belakang masih sempat mengerem dan menghindar ke kanan. Honda BR-V di belakangnya juga melakukan pengereman. Namun Bus Hino yang melaju di belakang BR-V diduga tidak mampu mengurangi kecepatan sehingga menabrak mobil tersebut.
Benturan itu membuat Honda BR-V terdorong ke depan hingga menabrak Toyota Calya. Honda Beat yang berada di sisi kiri depan BR-V ikut terjatuh, sedangkan Honda CB dari belakang juga menabrak BR-V karena tidak sempat menghindar.
Akibat kecelakaan tersebut, Toyota Calya mengalami kerusakan cukup berat di bagian depan dan belakang, termasuk pecahnya kaca belakang serta mengembangnya airbag. Kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta.
Honda BR-V mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang dengan estimasi kerugian sekitar Rp20 juta. Sementara Bus Hino mengalami kerusakan pada bemper depan dan kaca depan retak dengan kerugian sekitar Rp5 juta.
Tiga sepeda motor yang terlibat juga mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian masing-masing sekitar Rp500 ribu.
Argo mengingatkan para pengendara untuk selalu berhati-hati saat berkendara, menjaga jarak aman, serta tidak melaju dengan kecepatan tinggi.
“Keselamatan adalah prioritas utama dan menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas,” ujarnya. (populi.id/Hadid Pangestu)











