• Tentang Kami
Monday, May 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

7 Fakta Penemuan Belasan Bayi di Pakem Sleman: Bermula dari Slametan hingga Titipan Mahasiswi

Informasi menyebutkan bahwa keberadaan bayi-bayi tersebut terendus saat pemilik rumah mengadakan acara slametan, di mana masyarakat melihat banyak bayi di dalam rumah

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
May 11, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi penampungan bayi di kawasan Pakem

Ilustrasi penampungan bayi di kawasan Pakem, Sleman. [pexels/ Frans van Heerden ]

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Warga di Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman baru-baru ini digemparkan penemuan 11 bayi di sebuah rumah tinggal yang beralih fungsi menjadi tempat penampungan.

Aparat kepolisian bersama lintas instansi segera bergerak melakukan evakuasi pada Jumat (8/5/2026) setelah adanya laporan terkait aktivitas pengasuhan yang mencurigakan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Polresta Sleman Dalami Kasus Penitipan 11 Bayi di Pakem, Mayoritas Lahir di Luar Nikah

Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 88 Anak Korban Little Aresha Pindah ke Daycare Terverifikasi

Berikut ini adalah fakta-fakta di balik kasus yang kini tengah ditangani oleh Polresta Sleman tersebut:

1. Berawal dari Kecurigaan Warga Saat Acara Slametan

Kasus ini mencuat setelah warga setempat mencurigai adanya aktivitas pengasuhan bayi dalam jumlah banyak di sebuah rumah permanen yang biasanya sepi.

Informasi menyebutkan bahwa keberadaan bayi-bayi tersebut terendus saat pemilik rumah mengadakan acara slametan, di mana masyarakat melihat banyak bayi di dalam rumah dan segera melaporkannya ke lurah serta panewu. Bayi-bayi tersebut diketahui baru dipindahkan ke lokasi tersebut sekitar sepuluh hari sebelum dievakuasi.

2. Bukan Daycare Resmi dan Tanpa Izin

Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman menegaskan bahwa lokasi tersebut tidak memiliki izin resmi sebagai tempat penitipan anak (daycare) maupun satuan pendidikan. Pemerintah Kalurahan Hargobinangun juga memastikan bahwa tidak ada pemberitahuan atau izin yang masuk ke pihak kalurahan terkait aktivitas penampungan anak di rumah tersebut.

3. Diduga Menjadi Tempat Penitipan Bayi Hasil Hubungan Terlarang

Berdasarkan keterangan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, bayi-bayi tersebut diduga merupakan anak dari para ibu yang sebagian besar masih berstatus mahasiswi.

Banyak dari orang tua bayi ini disebut belum siap secara mental maupun finansial untuk mengasuh anak mereka sendiri, bahkan banyak yang merahasiakan kelahiran anak tersebut dari keluarga besar di daerah asal mereka. Para mahasiswa ini dilaporkan membayar biaya pengasuhan, termasuk kebutuhan susu dan popok.

4. Melibatkan Seorang Bidan asal Gamping

Operasional pengasuhan ini diduga dikelola oleh seorang bidan yang memiliki klinik praktik di Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping. Rumah di Pakem yang digerebek petugas tersebut ternyata merupakan milik orang tua dari sang bidan. Awalnya, aktivitas pengasuhan dilakukan di Gamping, namun dipindahkan sementara ke Pakem karena klinik di lokasi lama sudah penuh atau adanya urusan keluarga.

5. Tiga Bayi Dilarikan ke RS

Dari 11 bayi yang ditemukan, tim medis dari puskesmas segera melakukan pemeriksaan kesehatan di lokasi. Hasilnya tiga bayi dinyatakan sakit dan harus dirujuk ke rumah sakit karena mengalami gangguan kesehatan serius, termasuk indikasi penyakit jantung dan kondisi kulit kuning. Sementara itu, delapan bayi lainnya dinyatakan dalam kondisi sehat.

6. Fasilitas Pengasuhan yang Tidak Layak

Saat petugas mendatangi lokasi, ditemukan bahwa bayi-bayi tersebut dirawat dengan fasilitas seadanya. Beberapa bayi ditemukan sedang tidur hanya beralaskan kasur tipis dan tikar. Meski demikian, di area rumah terlihat adanya pembangunan fasilitas baru seperti kamar mandi, sumur, dan tempat cuci popok, yang memicu dugaan bahwa tempat tersebut memang tengah dipersiapkan untuk menjadi fasilitas penampungan bayi yang lebih permanen.

7. Prioritas pada Keselamatan Anak dan Tindak Lanjut Hukum

Fokus utama pihak kepolisian dan dinas terkait saat ini adalah menjamin keselamatan dan kesehatan para bayi. Setelah evakuasi, enam bayi dibawa ke Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak (BRSPA) Bimomartani untuk mendapatkan perawatan layak, sementara sebagian kecil lainnya telah dijemput oleh orang tua mereka. Polresta Sleman kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan apakah ada unsur pidana atau kategori penelantaran anak dalam kasus ini.

Tags: daycarefaktaHargobinangunpakempenampunganpenemuan bayiPolresta SlemanSleman

Related Posts

Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiyadi.

Polresta Sleman Dalami Kasus Penitipan 11 Bayi di Pakem, Mayoritas Lahir di Luar Nikah

May 11, 2026
Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 88 Anak Korban Little Aresha Pindah ke Daycare Terverifikasi

Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 88 Anak Korban Little Aresha Pindah ke Daycare Terverifikasi

May 10, 2026
SMA Negeri 1 Godean masuk dalam deretan SMA Negeri terbaik di Kabupaten Sleman tahun 2026

10 SMA Negeri Terbaik di Kabupaten Sleman Versi TKAD 2026

May 10, 2026
Kebocoran Gas di Pabrik Es Kalasan Sleman Sebabkan Warga Alami Sesak Napas

Kebocoran Gas di Pabrik Es Kalasan Sleman Sebabkan Warga Alami Sesak Napas

May 9, 2026
Kondisi usai kecelakaan beruntun di Jalan Jogja-Solo, Maguwoharjo, Depok, Sleman, DIY, Kamis (7/5/2026). (Polresta Sleman).

Kecelakaan Beruntun Terjadi di Jalan Jogja-Solo, Libatkan Enam Kendaraan

May 7, 2026
Kepala Disdukcapil Kabupaten Sleman Arifin memaparkan terobosan pelayanan lewat Laskar Prima

Sleman Percepat Transformasi Digital Administrasi Kependudukan Lewat Laskar Prima, Aktivasi IKD Terus Digenjot

May 7, 2026
Next Post
Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiyadi.

Polresta Sleman Dalami Kasus Penitipan 11 Bayi di Pakem, Mayoritas Lahir di Luar Nikah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.