• Tentang Kami
Sunday, March 29, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

2 Petani di Sleman Tewas Tersambar Petir, Polisi Olah TKP

Dua petani asal Padukuhan Barak, Seyegan dilaporkan tewas usai tersambar petir saat tengah bertani. Satu korban lainnya dinyatakan selamat

byredaksi
February 9, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
petugas kepolisian hingga BPBD Sleman melakukan pengecekan di lokasi kejadian petani tewas tersambar petir di Padukuhan Barak, Seyegan, Senin (9/2/2026)

petugas kepolisian hingga BPBD Sleman melakukan pengecekan di lokasi kejadian petani tewas tersambar petir di Padukuhan Barak, Seyegan, Senin (9/2/2026). [Polresta Sleman]

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Dua petani di Padukuhan Barak, Kalurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman dilaporkan tewas akibat tersambar petir, Senin siang (9/2/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat para korban sedang bertani di sawah.

BERITA MENARIK LAINNYA

BPBD Bantul Rekomendasikan Warga di Desa Sriharjo yang Terancam Longsor untuk Relokasi

Polresta Sleman Anak di Gamping Terkait Petasan Ilegal, Beli Bahan Lewat Marketplace

“Awalnya ada tiga orang yang sedang menanam di sawah. Karena hujan, mereka berteduh di sebuah gubuk kecil, kemudian tersambar petir,” ujarnya.

Akibat kejadian itu, dua orang yakni Wakinah (63) dan Samiyah (64) dinyatakan tewas. Sementara satu korban lainnya, Sarinten (72), selamat. Ketiganya diketahui merupakan warga Padukuhan Barak.

Bambang menambahkan, BPBD Sleman telah melakukan asesmen di sejumlah lokasi setelah hujan lebat disertai petir melanda wilayah tersebut.

“Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang ini juga menyebabkan kerusakan di beberapa titik, seperti pohon tumbang, serta menimbulkan korban jiwa,” jelasnya.

Olah TKP

Polresta Sleman pun membenarkan adanya peristiwa petani tewas yang diduga akibat tersambar petir yang terjadi di area persawahan Bulak Barak, Margoluwih, Seyegan, Sleman, pada Senin, 9 Februari 2026 sekitar pukul 12.30 WIB.

Hal tersebut terjadi setelah sebelumnya terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun menyampaikan peristiwa tersebut terjadi saat tiga orang perempuan yang merupakan buruh tani sedang melakukan aktivitas menanam padi di sawah.

“Ketika hujan turun disertai petir, ketiganya berteduh di sebuah gubuk sawah. Tidak berselang lama, petir menyambar area sekitar gubuk tersebut,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, dua orang korban berinisial Wakinah (62) dan Samiyah (63) dinyatakan meninggal dunia.

Sementara satu korban lainnya berinisial Sarinten (71) selamat dan segera meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Selanjutnya, dua korban yang meninggal dunia dievakuasi ke RS At Taurot Seyegan dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.

Sedangkan korban selamat tidak mengalami luka fisik, namun mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Pihak keluarga korban telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Salamun menyampaikan saat ini situasi di lokasi kejadian saat ini telah kondusif.

Polresta Sleman menghimbau kepada masyarakat, khususnya yang beraktivitas di area terbuka seperti persawahan.

“Kami meminta agar masyarakat lebih waspada, terutama saat terjadi hujan disertai petir, serta segera mencari tempat aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Petir Merambat

Staff Bidang Kedaruratan dan Logistik Tri Tukijo menyampaikan dari hasil asesmen yang dilakukan, 2 korban meninggal yakni Wakinah dan Sariyah saat itu hendak berteduh di gubuk.

“Saat sudah mau sampai ke gubuk, 2 korban tiba-tiba tersambar petir,” katanya. Ia menyampaikan bahwa petir tersebut mengenai kondisi korban dengan merambat di sawah.

Sementara untuk Sarinten sudah berada di gubuk terlebih dahulu sehingga tidak terkena petir dan berhasil selamat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Bambang Kuntoro menyampaikan haknya telah melakukan asesmen di sejumlah lokasi pasca terjadinya hujan lebat disertai petir.

Ia menyebut hujan tersebut berkekuatan sedang hingga lebat disertai dengan petir dan angin kencang.

Dari laporan yang diterima hujan kali ini telah menimbulkan kerusakan di sejumlah wilayah, seperti pohon tumbang dan adanya korban jiwa. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: BPBDPadukuhan BarakpetaniPolresta SlemanSeyegantersambar petirtewas

Related Posts

Ilustrasi longsor di Bantul

BPBD Bantul Rekomendasikan Warga di Desa Sriharjo yang Terancam Longsor untuk Relokasi

March 25, 2026
Polresta Sleman mengungkap kepemilikan petasan ilegal seorang anak di Sleman, Jumat (13/3/2026)

Polresta Sleman Anak di Gamping Terkait Petasan Ilegal, Beli Bahan Lewat Marketplace

March 13, 2026
Kombes Pol Adhitya Panji Anom saat dilantik sebagai Kapolresta Sleman, Rabu (11/3/2026).

Profil dan Rekam Jejak Kombes Pol Adhitya Panji Anom, Nakhoda Baru Polresta Sleman

March 12, 2026
lahar dingin mengalir di Sungai Gendol, Selasa (3/3/2026)

Banjir Lahar Dingin Merapi Terjang Magelang: 3 Orang Tewas, 2 Masih Hilang

March 4, 2026
Mantan Kapolresta Sleman, Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo.

Profil dan Rekam Jejak Kombes Pol Edy Setyanto, Eks Kapolresta Sleman yang Disanksi Demosi Buntut Kasus Hogi Minaya

February 28, 2026
Warga di Desa Candisari, Kecamatan Purwodadi menerabas banjir yang terjadi Senin (16/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB

Sebanyak 14 Desa di Grobogan Terendam Banjir, Sebagian Sudah Mulai Surut

February 16, 2026
Next Post
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.