• Tentang Kami
Thursday, May 14, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

2 Petani di Sleman Tewas Tersambar Petir, Polisi Olah TKP

Dua petani asal Padukuhan Barak, Seyegan dilaporkan tewas usai tersambar petir saat tengah bertani. Satu korban lainnya dinyatakan selamat

byredaksi
February 9, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
petugas kepolisian hingga BPBD Sleman melakukan pengecekan di lokasi kejadian petani tewas tersambar petir di Padukuhan Barak, Seyegan, Senin (9/2/2026)

petugas kepolisian hingga BPBD Sleman melakukan pengecekan di lokasi kejadian petani tewas tersambar petir di Padukuhan Barak, Seyegan, Senin (9/2/2026). [Polresta Sleman]

0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Dua petani di Padukuhan Barak, Kalurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman dilaporkan tewas akibat tersambar petir, Senin siang (9/2/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat para korban sedang bertani di sawah.

BERITA MENARIK LAINNYA

Polisi Ungkap Bidan Penitip 11 Bayi di Pakem Sleman Tak Kantongi Izin Daycare

Polresta Sleman Dalami Kasus Penitipan 11 Bayi di Pakem, Mayoritas Lahir di Luar Nikah

“Awalnya ada tiga orang yang sedang menanam di sawah. Karena hujan, mereka berteduh di sebuah gubuk kecil, kemudian tersambar petir,” ujarnya.

Akibat kejadian itu, dua orang yakni Wakinah (63) dan Samiyah (64) dinyatakan tewas. Sementara satu korban lainnya, Sarinten (72), selamat. Ketiganya diketahui merupakan warga Padukuhan Barak.

Bambang menambahkan, BPBD Sleman telah melakukan asesmen di sejumlah lokasi setelah hujan lebat disertai petir melanda wilayah tersebut.

“Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang ini juga menyebabkan kerusakan di beberapa titik, seperti pohon tumbang, serta menimbulkan korban jiwa,” jelasnya.

Olah TKP

Polresta Sleman pun membenarkan adanya peristiwa petani tewas yang diduga akibat tersambar petir yang terjadi di area persawahan Bulak Barak, Margoluwih, Seyegan, Sleman, pada Senin, 9 Februari 2026 sekitar pukul 12.30 WIB.

Hal tersebut terjadi setelah sebelumnya terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun menyampaikan peristiwa tersebut terjadi saat tiga orang perempuan yang merupakan buruh tani sedang melakukan aktivitas menanam padi di sawah.

“Ketika hujan turun disertai petir, ketiganya berteduh di sebuah gubuk sawah. Tidak berselang lama, petir menyambar area sekitar gubuk tersebut,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, dua orang korban berinisial Wakinah (62) dan Samiyah (63) dinyatakan meninggal dunia.

Sementara satu korban lainnya berinisial Sarinten (71) selamat dan segera meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Selanjutnya, dua korban yang meninggal dunia dievakuasi ke RS At Taurot Seyegan dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.

Sedangkan korban selamat tidak mengalami luka fisik, namun mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Pihak keluarga korban telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Salamun menyampaikan saat ini situasi di lokasi kejadian saat ini telah kondusif.

Polresta Sleman menghimbau kepada masyarakat, khususnya yang beraktivitas di area terbuka seperti persawahan.

“Kami meminta agar masyarakat lebih waspada, terutama saat terjadi hujan disertai petir, serta segera mencari tempat aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Petir Merambat

Staff Bidang Kedaruratan dan Logistik Tri Tukijo menyampaikan dari hasil asesmen yang dilakukan, 2 korban meninggal yakni Wakinah dan Sariyah saat itu hendak berteduh di gubuk.

“Saat sudah mau sampai ke gubuk, 2 korban tiba-tiba tersambar petir,” katanya. Ia menyampaikan bahwa petir tersebut mengenai kondisi korban dengan merambat di sawah.

Sementara untuk Sarinten sudah berada di gubuk terlebih dahulu sehingga tidak terkena petir dan berhasil selamat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Bambang Kuntoro menyampaikan haknya telah melakukan asesmen di sejumlah lokasi pasca terjadinya hujan lebat disertai petir.

Ia menyebut hujan tersebut berkekuatan sedang hingga lebat disertai dengan petir dan angin kencang.

Dari laporan yang diterima hujan kali ini telah menimbulkan kerusakan di sejumlah wilayah, seperti pohon tumbang dan adanya korban jiwa. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: BPBDPadukuhan BarakpetaniPolresta SlemanSeyegantersambar petirtewas

Related Posts

Ilustrasi penampungan bayi di kawasan Pakem

Polisi Ungkap Bidan Penitip 11 Bayi di Pakem Sleman Tak Kantongi Izin Daycare

May 11, 2026
Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiyadi.

Polresta Sleman Dalami Kasus Penitipan 11 Bayi di Pakem, Mayoritas Lahir di Luar Nikah

May 11, 2026
Ilustrasi penampungan bayi di kawasan Pakem

7 Fakta Penemuan Belasan Bayi di Pakem Sleman: Bermula dari Slametan hingga Titipan Mahasiswi

May 11, 2026
Kondisi usai kecelakaan beruntun di Jalan Jogja-Solo, Maguwoharjo, Depok, Sleman, DIY, Kamis (7/5/2026). (Polresta Sleman).

Kecelakaan Beruntun Terjadi di Jalan Jogja-Solo, Libatkan Enam Kendaraan

May 7, 2026
penemuan mayat di Balecatur, Gamping, Sleman, DIY, Kamis (24/4/2026). (Polresta Sleman)

Diduga karena Sakit Menahun, Warga Gamping Akhiri Hidup di Kebun Kosong

April 24, 2026
Polisi mendatangi lokasi seorang pria tersambar petir di Pundong, Bantul, DIY, Selasa (22/4/2026).

Warga Pundong Tewas Disambar Petir Saat Cari Jerami

April 22, 2026
Next Post
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.