SPANYOL, POPULI.ID – Pebalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, terus menunjukkan grafik performa yang meningkat tajam pada hari kedua tes pramusim Moto3 2026 yang digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (15/2/2026).
Rider besutan Honda Team Asia tersebut berhasil mencuri perhatian setelah sukses memangkas catatan waktunya secara signifikan dibandingkan hari pertama.
Lonjakan Performa yang Masif
Veda Ega, pebalap asal Gunungkidul, mengawali sesi hari kedua dengan ritme balap 1 menit 48,828 detik. Namun, seiring berjalannya pengujian, pembalap berusia 17 tahun ini tampil kian agresif dan terus mempertajam catatan waktunya hingga menembus angka 1 menit 44,968 detik pada akhir hari kedua.
Pencapaian ini menandai peningkatan luar biasa sekitar dua detik dibandingkan hasil hari pertama, di mana ia mencatatkan waktu 1 menit 46,628 detik dan berada di posisi ke-21. Progres ini dianggap sebagai pencapaian yang sangat signifikan dalam dunia balap Moto3 yang sangat kompetitif. Dengan hasil tersebut, Veda kini hanya berselisih sekitar 1,038 detik dari pembalap tercepat, Maximo Quiles.
Ungguli Rekan Setim dan Rival Regional
Salah satu sorotan utama dalam tes ini adalah keberhasilan Veda mengungguli rekan setimnya di Honda Team Asia, Zen Mitani. Pebalap asal Jepang tersebut tampak masih kesulitan dan harus puas berada di posisi ke-20 (dalam satu sesi) atau ke-25 secara keseluruhan dengan waktu 1 menit 46,271 detik.
Selain itu, Veda juga kembali menunjukkan dominasinya atas rivalnya dari Malaysia, Hakim Danish. Jika Veda terus merangsek ke papan tengah, Hakim Danish yang membela MSi Racing Team justru terpuruk di posisi terbuncit atau urutan ke-26 dengan waktu terbaik 1 menit 47,738 detik. Veda pun tercatat lebih cepat dari juara Red Bull Rookies Cup 2025, Brian Uriarte, yang menempati posisi ke-18 pada hari kedua.
Adaptasi dan Faktor Cuaca
Peningkatan tajam ini tidak lepas dari kondisi cuaca di Jerez yang sangat ideal dengan langit cerah dan suhu musim semi yang hangat, kontras dengan sesi penuh badai yang terjadi sebelumnya di Portimao. Veda mengaku bahwa dua hari tes di Jerez sangat krusial untuk membangun rasa percaya diri dan memahami karakteristik motor Moto3 yang jauh lebih kaku dibandingkan motor yang ia gunakan sebelumnya.
“Dua hari hasil tes positif di Jerez! Menantikan balapan pertama musim ini di Thailand,” tulis Veda melalui akun Instagram pribadinya. Meskipun menunjukkan progres cepat, putra dari pembalap nasional Sudarmono ini enggan memasang target terlalu tinggi di musim debutnya karena menyadari level persaingan dunia yang sangat ketat.
Setelah menuntaskan tes di Jerez, fokus Veda kini tertuju pada seri pembuka musim 2026, yaitu Thailand Grand Prix yang akan berlangsung di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026. Karakteristik sirkuit Buriram yang lebih familiar bagi pebalap Asia diharapkan menjadi keuntungan tambahan bagi Veda untuk meraih poin di awal musim.







![Sidang lanjutan gugatan Citizen Lawsuit terkait ijazah Jokowi di Pengadilan Negeri Surakarta. [tangkapan layar dari YouTube Sentana TV]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/sidang-lanjutan-jokowi-2-75x75.png)




