YOGYAKARTA, POPULI.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mencatat volume penumpang wisatawan mancanegara (wisman) atau warga negara asing (WNA) yang naik di wilayah Daop 6 mencapai 8.512 penumpang selama periode Januari 2026.
“Angka ini menunjukkan bahwa layanan kereta api masih menjadi moda transportasi pilihan wisatawan mancanegara dalam mendukung mobilitas dan aktivitas pariwisata di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih, Sabtu (22/2/2026).
Ia mengatakan, dari data yang dihimpun, lima stasiun dengan volume penumpang WNA tertinggi di Daop 6 Yogyakarta dan Januari 2026 meliputi Stasiun Yogyakarta sebanyak 6.259 penumpang, Stasiun Solo Balapan 1.022 penumpang, Stasiun Lempuyangan Yogyakarta 754 penumpang, Stasiun Wates Kulon Progo 108 penumpang.
“Dominasi Stasiun Yogyakarta, Solo Balapan, dan Lempuyangan mencerminkan tingginya minat wisatawan mancanegara terhadap destinasi wisata yang lengkap dengan panorama alam, keunikan budaya, sejarah, serta kemudahan akses transportasi di wilayah tersebut,” katanya.
Menurut dia, sebagai satu di antara gerbang utama menuju destinasi budaya dan alam di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sebagian wilayah Jawa Tengah, Daop 6 terus memperkuat citra sebagai penyedia transportasi publik mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, aman dan nyaman.
“Hal tersebut juga disertai dan dengan berbagai fasilitas yang terus ditingkatkan,” katanya.
Feni mengatakan, wisatawan dari kawasan Asia Tenggara hingga Eropa kini menjadikan kereta api sebagai pilihan utama untuk menjelajahi Indonesia.
“Ini menjadi sinyal positif bahwa KAI telah dipercaya sebagai transportasi andal oleh wisatawan asing. Kami melihat pergeseran tren dari transportasi pribadi ke moda massal, terutama karena integrasi layanan yang mendukung kenyamanan dan efisiensi,” jelas Feni.
Ia mengatakan, untuk menunjang kenyamanan wisatawan asing, Daop 6 terus melakukan inovasi berbasis digital dan peningkatan kualitas layanan.
“Mulai dari aplikasi pemesanan tiket dengan Bahasa Inggris, informasi wisata di area stasiun, penyediaan wifi gratis, maupun penyiaran informasi dengan Bahasa Inggris yang bertujuan untuk memudahkan para penumpang asing dalam menerima informasi,” terangnya.
Ia menambahkan bahwa KAI Daop 6 terus menjalin sinergi aktif dengan pemangku kepentingan sektor pariwisata dan pemerintah daerah untuk menciptakan kemudahan akses transportasi menuju destinasi unggulan.
“Kami ingin setiap penumpang, baik domestik maupun internasional, mendapatkan pengalaman terbaik selama berada di Indonesia melalui layanan kereta api yang prima,” katanya.
![Penumpang memasuki kereta api dari stasiun Yogyakarta. [Dok. PT KAI]](https://populi.id/wp-content/uploads/2025/03/pt-KAI.png)











