• Tentang Kami
Wednesday, February 25, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

PSIM Yogyakarta dan Persis Solo Mandul di Lima Laga Terakhir, Ini Musababnya

Baik PSIM Yogyakarta maupun Persis Solo dalam lima laga terakhir urung sekalipun meraih kemenangan di putaran kedua BRI Super League 2025/2026

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
February 25, 2026
in headline, Liga, Sports
Reading Time: 2 mins read
A A
0
logo PSIM Yogyakarta dan Persis Solo. Dua tim trah Mataram tersebut dalam lima laga terakhir urung meraih kemenangan

logo PSIM Yogyakarta dan Persis Solo. Dua tim trah Mataram tersebut dalam lima laga terakhir urung meraih kemenangan

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

POPULI.ID – Kondisi dua tim sepak bola trah Mataram tengah dirundung awan mendung. PSIM Yogyakarta dan Persis Solo, sama-sama gagal mencatatkan satu pun kemenangan sejak memasuki putaran kedua BRI Super League 2025/2026.

Hingga pekan ke-22, baik PSIM maupun Persis masih berjuang untuk memutus tren negatif yang mengancam target mereka musim ini.

BERITA MENARIK LAINNYA

Bikin Geleng-geleng, Statistik PSIM Yogyakarta Saat Lakoni Drama 3-3 Hadapi Bali United

Sama-Sama Haus Kemenangan, PSIM dan Bali United Usung Misi Putus Tren Negatif

PSIM Yogyakarta: Masalah Struktural dan Keterbatasan Skuad

PSIM mencatatkan lima laga beruntun tanpa kemenangan di awal putaran kedua. Rinciannya dua kekalahan dari Persebaya Surabaya (0-3) dan Borneo FC (1-2), serta tiga hasil imbang melawan Persis Solo (0-0), Persik Kediri (2-2), dan Bali United (3-3). Meski masih tertahan di posisi ketujuh klasemen dengan 33 poin, posisi Laskar Mataram sangat riskan untuk terus merosot.

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, mengungkapkan beberapa indikasi dan penyebab keterpurukan ini. Van Gastel mengakui adanya kendala mendasar atau masalah struktural dalam tim yang harus segera diperbaiki.

Menurutnya, setiap laga memiliki kesulitan berbeda, seperti saat melawan Persebaya di mana pemain harus bermain di luar posisi aslinya (Rakhmatzoda dan Rio sebagai bek tengah), serta kebobolan di menit akhir saat melawan Borneo FC.

Berbeda dengan tim lain yang melakukan perombakan besar, PSIM hanya mendatangkan satu pemain baru, Jop van der Avert, karena keterbatasan anggaran. Manajemen dan pelatih kini lebih fokus pada target realistis, yaitu bertahan dengan nyaman di kasta tertinggi dan menghindari zona degradasi.

Analisis Lini Serang PSIM: Melempemnya Para Predator

Satu di antara faktor utama PSIM Yogyakarta sulit menang adalah tumpulnya barisan penyerang mereka di putaran kedua. Data statistik dari situs Transfermarkt menunjukkan penurunan efektivitas yang signifikan:

* Nermin Haljeta: Mencatatkan 22 laga dengan koleksi 4 gol dan 5 assist. Namun gol terakhirnya tercipta di pekan ke-11.

* Deri Corfe: Hanya mampu menyumbangkan 1 gol dari 18 penampilan.

* Anton Fase: Baru mencetak 2 gol dari 9 laga dan saat ini harus menepi karena cedera fraktur ibu jari kaki.

* Ketiadaan Predator: Tidak ada nama pemain PSIM di jajaran pencetak gol terbanyak liga. Serangan PSIM justru lebih banyak bergantung pada shadow attacker seperti Fahreza Sudin, Ezequiel ‘Pulga’ Vidal, atau Ze Valente.

Keputusan Van Gastel melepas Rafinha, top skor Liga 2 musim lalu, ke PSIS Semarang juga disorot karena ia merupakan striker murni. Sementara striker yang ada saat ini dianggap kurang garang di kotak penalti lawan.

Persis Solo: Ganti Pelatih Bukan Jaminan Solusi

Kondisi serupa dialami Persis Solo yang kini terjerembab sebagai juru kunci klasemen (peringkat 18) dengan hanya 13 poin. Meskipun telah mengganti pelatih ke Milomir Seslija, Laskar Sambernyawa tetap belum meraih kemenangan dalam lima laga putaran kedua. Mereka menderita 2 kalah dan 3 imbang.

Milomir berdalih bahwa kegagalan ini adalah konsekuensi dari pembentukan tim baru dan pembangunan chemistry yang baru berjalan empat pekan. Namun, manajemen Persis Solo tidak memiliki banyak kesabaran dan telah memberikan ultimatum tegas kepada Milo untuk meraih 6 poin dalam dua laga ke depan melawan Persik Kediri dan Persijap Jepara. Jika target ini gagal, posisi Milo berada di ujung tanduk.

Van Gastel Ikut Diultimatum?

Berbeda dengan kondisi Milomir Seslija yang sudah menerima ultimatum pemecatan, posisi Jean-Paul van Gastel saat ini relatif lebih aman, meskipun tekanan dari suporter mulai muncul. Hal ini disebabkan oleh:

1. Posisi Klasemen: PSIM masih berada di peringkat ketujuh, jauh lebih baik dibandingkan Persis Solo yang berada di dasar klasemen.

2. Apresiasi Manajemen: Van Gastel merasa didukung oleh manajemen meski anggaran terbatas. Ia masih optimistis bisa memperbaiki masalah struktural tim.

3. Realita Target: Target PSIM yang hanya ingin bertahan di posisi aman klasemen Super League membuat manajemen cenderung lebih realistis melihat performa tim di tengah persaingan bursa transfer yang masif dari tim rival.

Namun, jika PSIM terus gagal meraih kemenangan di laga-laga selanjutnya, bukan tidak mungkin tekanan untuk mengultimatum Van Gastel akan semakin menguat guna menyelamatkan tim dari ancaman papan bawah.

Tags: BRI Super League 2025/2026Jean-Paul Van GastelMataramMilomir SeslijaPersis SoloPSIM Yogyakarta

Related Posts

Pemain PSIM Yogyakarta merayakan gol ke gawang Bali United pada laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 yang digelar Senin (23/2/2026)

Bikin Geleng-geleng, Statistik PSIM Yogyakarta Saat Lakoni Drama 3-3 Hadapi Bali United

February 24, 2026
Penyerang sayap Bali United, Thijmen Goppel, (kanan) berduel dengan pemain PSIM Yogyakarta, Anton Fase, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (20/9/2025). Kedua tim kembali bentrok di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/2/2026).

Sama-Sama Haus Kemenangan, PSIM dan Bali United Usung Misi Putus Tren Negatif

February 21, 2026
penggawa PSIM Yogyakarta berlatih dalam persiapan menghadapi lanjutan Super League

5 Tim yang Belum Pecah Telur di Putaran Kedua Super League 2025/2026

February 17, 2026
Penggawa PSIM Yogyakarta berebut bola dengan pemain Persik Kediri dalam lanjutan BRI Super League, Jumat (13/2/2026). Dalam laga tersebut, Laskar Mataram hanya mampu membawa pulang satu poin setelah hanya bermain imbang 2-2

4 Catatan Usai PSIM Yogyakarta hanya Bermain Imbang Lawan Persik Kediri

February 15, 2026
Bek PSIM Yogyakarta Jop van der Avert berpeluang menjalani debut saat menghadapi tuan rumah Persik Kediri di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat mendatang

Menanti Debut Jop van der Avert pada Laga Krusial PSIM Yogyakarta Kontra Persik

February 11, 2026
Asisten pelatih PSIM Yogyakarta Erwan Hendarwanto di paruh musim ini dipinjamkan ke Garudayaksa

Asisten PSIM Erwan Hendarwanto Dipinjamkan ke Garudayaksa

February 10, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.