YORDANIA, POPULI.ID – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membagikan momen kedekatan masa lalu antara Presiden Prabowo Subianto bersama Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al-Hussein.
Dalam unggahan akun Instagram @sekretariat.kabinet pada Kamis (26/2/2026), terdapat foto lawas yang menunjukkan kedua pemimpin negara tengah berjalan beriringan.
Foto tersebut memperlihatkan Prabowo muda yang mengenakan blazer berwarna hitam, dasi merah dan celana abu-abu. Sedangkan Raja Abdullah II menggunakan blazer cokelat, kaos berkerah biru dan celana hitam.
Keduanya berjalan sambil bercengkerama di Pangkalan Udara Angkatan Udara Kerajaan Yordania (Lanud) Marka, Kota Amma.
Teddy mengatakan bahwa Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II memang telah menjalin persahabatan yang begitu dekat sejak lama.
“Raja Abdullah II yang telah lama menjalin persahabatan dekat dengan Presiden Prabowo, secara langsung mengantar Presiden menuju bandara dengan menyetir sendiri kendaraan kepresidenan. Gestur tersebut mencerminkan kedekatan personal kedua pemimpin sekaligus hubungan hangat antara Indonesia dan Yordania,” kata Teddy.
Unggahan tersebut pun menuai beragam komentar dari netizen.
“Pak pulang pak. Anak-anaknya menunggu di tanah air, pak,” tulis Wiratsongko.
“Persahabatan yang tak kunjung padam,” tulis Andicony.
“Gimana tarif impor tu kok sampai 100 persen lebih jadi badut ya,” kata last.
“Pak umumin atuh kapan THR ASN cair…,” kata tria.
“Negeri carut marut ayo Prabowo cepet pulang,” kata fuitera.
Raja Yordania dan Presiden Prabowo sejatinya secara pribadi telah menjalin persahabatan cukup lama sejak keduanya masih berusia muda.
Kedua tokoh tersebut sama-sama merupakan alumni sekolah ranger prestisius Angkatan Darat Amerika Serikat Fort Benning.
Keduanya bertemu untuk pertama kali pada 4 Desember 1995 saat acara pelantikan Prabowo sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Kedua tokoh tersebut juga sama-sama pernah memimpin pasukan khusus, di mana Prabowo menduduki jabatan sebagai Danjen Kopassus dan Raja Yordania menduduki jabatan sebagai Komandan Pasukan Khusus Yordania tahun 1994.
Persahabatan keduanya berlanjut saat Prabowo meninggalkan Indonesia pada tahun 1998 dan mengasingkan diri ke Yordania.
Diketahui, Presiden Prabowo baru saja melakukan kunjungan ke Yordania pada Rabu (25/2). Ia melakukan pertemuan bilateral dengan Raja Abdullah II yang secara khusus menindaklanjuti rapat pertama Board of Peace (BoP) bersama Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UAE), Qatar, Kuwait, Bahrain, serta negara-negara timur tengah lainnya yang tergabung dalam forum tersebut.
Kedua pemimpin membahas langkah-langkah lanjutan untuk menjaga momentum perdamaian dan mendorong stabilitas kawasan.
Yordania memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu masuk bantuan kemanusiaan melalui jalur darat, laut, dan udara, sehingga koordinasi yang erat dinilai krusial untuk memastikan efektivitas distribusi bantuan serta mendukung proses de-eskalasi.
Selain itu, kedua pemimpin turut membahas pentingnya mendorong two-state solution sebagai solusi yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina dan Israel. Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus konsisten berada di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina dan perdamaian regional.












