Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, memastikan sejumlah jalan alternatif layak dilalui pemudik Lebaran 2026 agar masyarakat merasa nyaman dan aman saat berkendara.
Pelaksana Tugas Bupati Pekalongan Sukirman di Pekalongan, Rabu, mengatakan pihaknya berkomitmen menjadikan sektor infrastruktur jalan sebagai program prioritas pembangunan ke depan.
“Saat ini percepatan perbaikan jalan difokuskan pada ruas-ruas yang menjadi jalur arus mudik pada H-3 (Rabu ini) bisa dilalui pemudik. Perbaikan jalan ini, kami prioritaskan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat khususnya menjelang arus mudik Lebaran,” katanya.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah jalan di tingkat desa maupun poros lainnya yang memerlukan penanganan secepatnya.
Namun, kata dia, perbaikan sejumlah jalan lain akan dilakukan secara bertahap setelah Lebaran dengan mempertimbangkan skala prioritas.
“Yang jelas, setelah Lebaran akan kami prioritaskan. Akan tetapi, yang saat ini sudah dikerjakan adalah ruas jalan yang memang menghubungkan antarkecamatan dan menghubungkan antarkabupaten seperti ruas jalan Pait-Sragi dan Kesesi-Kajen,” katanya.
Ia menargetkan kondisi jalan di daerah ini dapat mencapai minimal 80 persen atau dalam kondisi mantap pada 2027.
“Kami berkomitmen menjadikan sektor infrastruktur sebagai program prioritas pembangunan ke depan,” katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pekalongan Mudiarso mengatakan pihaknya tengah mengerjakan sejumlah ruas jalan dalam rangka persiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026.
“Perbaikan difokuskan pada seluruh ruas yang menjadi jalur alternatif terutama jalan protokol dan jalan kabupaten yang mengalami kerusakan akibat curah hujan dan banjir,” katanya.












