• Tentang Kami
Wednesday, June 17, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Rapor Merah Program MBG: Deretan Pelanggaran SPPG yang Berujung Sanksi BGN

dalam perjalanannya menyelenggarakan MBG, sejumlah pengelola SPPG justru kedapatan melakukan pelanggaran serius yang mengancam kualitas gizi dan kenyamanan penerima manfaat.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
March 18, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Truk box pengangkut Makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Truk box pengangkut Makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
34
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

JAKARTA, POPULI.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) seharusnya memberikan layanan kualitas terbaik karena menggunakan anggaran negara.

Namun, dalam perjalanannya, sejumlah pengelola SPPG justru kedapatan melakukan pelanggaran serius yang mengancam kualitas gizi dan kenyamanan penerima manfaat. BGN pun tidak tinggal diam dan telah menjatuhkan berbagai sanksi mulai dari penangguhan operasional hingga pemecatan oknum yang terlibat.

BERITA MENARIK LAINNYA

Ribuan Massa di Gejayan Tuntut Prabowo-Gibran Turun, Kritik MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih

MBG Jadi Ladang Korupsi, Guru Besar UGM Desak Perbaikan Tata Kelola BGN

Berikut adalah daftar kasus dan ulah SPPG yang memicu tindakan tegas dari pemerintah:

1. Pembekuan Massal 62 Dapur SPPG Selama Ramadan

Langkah paling drastis baru saja diambil oleh BGN dengan menutup sementara 62 dapur SPPG di seluruh Indonesia selama bulan Ramadan. Keputusan ini diambil karena menu yang disajikan ditemukan tidak memenuhi standar kualitas dan kelayakan yang telah ditetapkan. Penutupan ini menjadi bagian dari proses pembinaan dan evaluasi total agar kualitas layanan meningkat setelah operasional diaktifkan kembali.

2. Sajian Lele Mentah dan Masih Hidup di Pamekasan

Insiden yang sangat viral terjadi di SMAN 2 Pamekasan, di mana pihak sekolah menolak 1.022 porsi menu MBG karena ditemukan ikan lele yang masih mentah, berbau amis, bahkan ada yang masih hidup dan bergerak di dalam kotak makanan. Ikan tersebut dimasukkan begitu saja tanpa dicuci bersih bersama tahu dan tempe. Akibatnya, BGN langsung menghentikan sementara operasional SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan untuk evaluasi mendalam.

3. Skandal “Cucu Menteri” dan Pemotongan Anggaran di Ponorogo

Pelanggaran berat ditemukan pada sebuah yayasan di Jawa Timur yang diduga menyunat anggaran makan dari Rp10.000 menjadi hanya Rp6.500 per porsi. Pemilik yayasan tersebut bahkan mengintimidasi pengelola dapur dengan mengaku sebagai cucu seorang menteri untuk menakut-nakuti mereka. Selain masalah dana, kondisi dapurnya pun ditemukan sangat tidak layak, kotor, jorok, dan berbau busuk, sehingga BGN memerintahkan penutupan dapur tersebut.

4. Menu Kelapa Utuh yang Tidak Lazim di Gresik

Di Kabupaten Gresik, BGN memberikan sanksi penghentian sementara kepada sembilan SPPG setelah viralnya penyajian menu berupa kelapa utuh dalam program MBG. BGN mengecam keras ketidaktelitian pengelola dan menegaskan bahwa dalih permintaan siswa tidak bisa diterima. Selain pembekuan izin, para kepala SPPG di wilayah tersebut juga terancam sanksi disipliner berupa mutasi jabatan.

5. Kasus Telur Busuk dan Gaji Karyawan Menunggak di Sanggau

Dua fasilitas SPPG di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, ditutup sementara karena masalah krusial yang berbeda. Di unit Desa Semuntai, ditemukan penggunaan bahan baku telur busuk. Sementara di unit Sanggau Permai, penutupan dipicu oleh laporan sekitar 20 karyawan yang gajinya belum dibayar, di mana oknum kepala SPPG justru merespons dengan nada tantangan saat ditagih haknya.

6. Penghinaan “Rakyat Jelata” oleh Pegawai di Purbalingga

Seorang staf SPPG di Purbalingga, Jawa Tengah, harus kehilangan pekerjaannya setelah menyindir penerima manfaat MBG sebagai “rakyat jelata yang kurang bersyukur” melalui status WhatsApp. Unggahan tersebut memicu kemarahan publik karena dianggap mencederai etika program pemerintah. Akibatnya, pegawai berinisial DF tersebut langsung dipecat secara tidak hormat oleh pihak yayasan.

Komitmen BGN Terhadap Kualitas

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pihaknya menerapkan mekanisme sanksi bertahap, mulai dari peringatan hingga penutupan permanen jika pelanggaran terus berulang. BGN juga telah menyediakan layanan pengaduan 24 jam bagi masyarakat untuk melaporkan setiap temuan ketidaksesuaian di lapangan demi memastikan seluruh penerima manfaat mendapatkan layanan yang layak.

Tags: BGNdapur SPPGMBGPelanggaranpemotongan anggaranPonorogorapor merahsanksi

Related Posts

Ribuan massa dari berbagai elemen ikut dalam Aksi Rakyat Memanggil di pertigaan Gejayan, Sleman, Sabtu (13/6/2026).

Ribuan Massa di Gejayan Tuntut Prabowo-Gibran Turun, Kritik MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih

June 15, 2026
Massa aksi yang diinisiasi oleh Suara Ibu Indonesia menggelar aksi menuntut evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bundaran UGM Yogyakarta, Jumat (17/10/2025) sore.

MBG Jadi Ladang Korupsi, Guru Besar UGM Desak Perbaikan Tata Kelola BGN

June 10, 2026
Mantan Menko Polhukam RI, Mahfud MD, menilai penangkapan mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, oleh Kejagung RI sebagai langkah tepat, di Kabupaten Bantul, Sabtu (6/6/2026).

Sebut Penangkapan Mantan Kepala BGN sebagai Langkah Tepat, Mahfud MD: Sejak Awal Sudah Ugal-Ugalan

June 8, 2026
Kantor Badan Gizi Nasional (BGN).

ICW Sebut Korupsi Program MBG Sistemik: Dari Konflik Kepentingan hingga Bagi-Bagi Proyek Politik

June 6, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang.

Resmi Pimpin Badan Gizi Nasional, Ini Profil dan Rekam Jejak Nanik S. Deyang

June 4, 2026
Next Post
Kuliner legendaris di sekitar Purwomartani yakni Sate Kambing Mbah Giran

6 Kuliner Legendaris Dekat Pintu Tol Purwomartani yang Tak Boleh Dilewatkan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.