• Tentang Kami
Saturday, March 21, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Ivan Kolev Kritik Keras Proyek Naturalisasi Timnas Indonesia Jelang FIFA Series

Mantan pelatih Timnas Indonesia Ivan Kolev melontarkan kritik tajam terhadap skuad yang pernah dibesutnya. Ia menyayangkan kebijakan PSSI melakukan naturalisasi besar-besaran

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
March 21, 2026
in headline, Sports
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ivan Kolev Kritik Keras Proyek Naturalisasi Timnas Indonesia Jelang FIFA Series
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

JAKARTA, POPULI.ID – Menjelang perhelatan FIFA Series 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada akhir Maret ini, mantan pelatih Timnas Indonesia asal Bulgaria, Ivan Kolev, memberikan kritik terhadap arah kebijakan sepak bola tanah air.

Dalam sebuah wawancara dengan media Bulgaria, Darik Radio dan DSport, Kolev menyoroti pergeseran nilai dalam skuad Garuda yang kini sangat bergantung pada pemain naturalisasi, sangat berbeda dengan prinsip yang ia pegang saat menahkodai Indonesia pada periode 2002-2004 dan 2007.

BERITA MENARIK LAINNYA

Potensi Luke Vickery, Penyerang Macarthur FC Berdarah Sumatra yang Siap Pertajam Lini Depan Garuda

Pangkas 17 Nama, John Herdman Umumkan 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Kolev, yang kini melatih klub kasta kedua Bulgaria, FC Chernomorets Burgas, mengaku terkejut melihat banyaknya pemain asing di level klub serta dominasi pemain naturalisasi di Timnas Indonesia.

Ia menegaskan bahwa pada eranya, ia secara sadar menentang kebijakan naturalisasi demi menjaga panggung bagi talenta lokal.

“Di masa saya, atas desakan saya sendiri, saat masih di tim nasional, saya sangat peduli dengan pemain lokal dan menentang naturalisasi lebih banyak pemain asing. Saya sudah melihat ada 5-6 pemain asing di klub-klub. Tim nasional juga penuh dengan pemain โ€˜asingโ€™,โ€ kata Kolev dikutip dari Dsport, Jumat (20/3/2026).

Kolev menilai bahwa meskipun otoritas sepak bola Indonesia saat ini menganggap kebijakan tersebut bermanfaat, pencapaian yang diraih belum bisa memuaskan ekspektasi publik.

“Mereka berpikir ini berhasil bagi mereka. Hasilnya tidak sesuai dengan harapan masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Selain urusan komposisi pemain, juru taktik 68 tahun ini juga menyayangkan minimnya kepercayaan PSSI terhadap pelatih domestik. Menurut Kolev, otoritas sepak bola Indonesia cenderung mencari pelatih asing karena alasan “wibawa” atau otoritas yang dianggap tidak dimiliki oleh pelatih lokal.

“Mereka mencari pelatih yang memiliki otoritas lebih besar. Mungkin pelatih lokal dianggap tidak cukup berwibawa, yang tentu saja merupakan kesalahan, tetapi itulah penilaian mereka,โ€ ucapnya.

Kolev juga memberikan pandangan mengenai transisi kepelatihan di Timnas Indonesia. Ia sempat menyentil rezim pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong, yang dinilainya jarang memberikan menit bermain bagi pemain lokal. Namun, ia memberikan apresiasi kepada pelatih saat ini, John Herdman, yang mulai memanggil banyak talenta dari liga domestik untuk ajang FIFA Series 2026.

Kolev melihat ajang FIFA Series sebagai momentum tepat untuk mengevaluasi pemain lokal karena sifat pertandingannya yang tidak terlalu berisiko secara poin.

“Ini adalah pertandingan di mana pelatih bisa mengandalkan lebih banyak pemain lokal. Karena pertandingan-pertandingan ini tidak terlalu berarti,” tuturnya.

Kritik Kolev ini memiliki bobot tersendiri, mengingat rekam jejak panjangnya di sepak bola Indonesia. Selain dua kali melatih Timnas, ia juga pernah menangani sejumlah klub besar seperti Persija Jakarta, Persipura Jayapura, Sriwijaya FC, hingga Mitra Kukar.

Menjelang potensi duel antara negaranya, Bulgaria, melawan Indonesia di final FIFA Series nanti, Kolev mengaku penasaran melihat bagaimana komposisi pemain yang akan diturunkan oleh John Herdman.

“Saya sangat penasaran untuk melihat bagaimana kedua tim akan disusun,” tandasnya.

Tags: FIFA SeriesIvan kolevKritiknaturalisasiPSSITimnas Indonesia

Related Posts

Luke Vickery saat masih membela Western United FC di A-League.

Potensi Luke Vickery, Penyerang Macarthur FC Berdarah Sumatra yang Siap Pertajam Lini Depan Garuda

March 21, 2026
Skuad Timnas Indonesia saat menghadapi Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pangkas 17 Nama, John Herdman Umumkan 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

March 21, 2026
Timnas U-23 Indonesia dipastikan mengunci tiket semifinal usai menahan imbang Malaysia pada laga terakhir Grup A ASEAN Cup U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (21/7/2025) malam WIB.

Malaysia Kena Sanksi Berat, Timnas Indonesia Ketiban Untung Peringkat Meroket

March 21, 2026
John Herdman Tunjuk Asisten Patrick Kluivert Tukangi Timnas Indonesia

John Herdman Tunjuk Asisten Patrick Kluivert Tukangi Timnas Indonesia

March 19, 2026
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

Rapor Debut Pelatih Timnas Indonesia, Tantangan John Herdman di FIFA Series

March 16, 2026
Simon Grayson ditunjuk John Herdman sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia

Spesialis Promosi dari Inggris: Mengenal Simon Grayson, Tangan Kanan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

March 16, 2026
Next Post
Pernak-pernik Pemain PSIM Yogyakarta Mengisi Waktu Libur Lebaran

Pernak-pernik Pemain PSIM Yogyakarta Mengisi Waktu Libur Lebaran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ยฉ2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ยฉ2025. populi.id - All Right Reserved.