• Tentang Kami
Tuesday, April 7, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Wali Kota Yogyakarta Reformasi Sektor Pendidikan, Targetkan PPDB SD Tampung 3.700 Siswa Baru

SD negeri di Yogyakarta saat ini hanya menampung sekitat 2.700 siswa Kelas 1. Padahal siswa Kelas 1 SD swasta bisa mencapai 4.700 siswa. Ketimpangan itu yang berupaya direformasi oleh Pemkot Yogyakarta

byredaksi
April 7, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan mengambil langkah berani untuk mereformasi sektor pendidikan di Kota Yogyakarta.

Satu upaya yang dilakukan yakni menargetkan penambahan 1.000 siswa baru dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang sekolah dasar (SD) pada Juni mendatang.

BERITA MENARIK LAINNYA

Pemkot Yogyakarta Akan Terapkan Kebijakan WFH Mulai Jumat Pekan Ini

PLN Siagakan Layanan Listrik Berlapis Kawal IHR Triple Crown 2026 di Bantul

Target tersebut ditetapkan untuk mendongkrak jumlah siswa SD negeri di Kota Yogyakarta bisa meningkat dari 2.700 menjadi 3.700 siswa pada tahun ajaran baru mendatang.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengungkapkan, langkah tersebut menjadi bagian dari pembenahan pendidikan dasar agar sekolah negeri kembali diminati masyarakat.

Target itu muncul dipicu oleh temuan rendahnya daya tampung SD negeri yang berbanding terbalik dengan sekolah swasta.

Dikatakan, SD negeri di Yogyakarta saat ini hanya menampung sekitat 2.700 siswa Kelas 1. Padahal siswa Kelas 1 SD swasta bisa mencapai 4.700 siswa.

Ketimpangan itulah yang memicu keprihatinan Pemkot Yogyakarta. Apalagi banyak masyarakat yang rela merogoh kocek untuk menyekolahkan anak ke SD swasta, padahal SD negeri yang tersedia itu gratis.

“Saya target (PPDB siswa baru di SD negeri) naik 1.000 siswa. Saat ini siswa Kelas 1 SD negeri hanya 2.700 murid. Besok pada penerimaan peserta didik baru Juni mendatang, targetnya 3.700 siswa,” ucap Hasto.

Para kepala SD negeri di Kota Yogyakarta pun diminta lebih aktif mempromosikan sekolah ke lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman kanak-kanak (TK) yang berada di wilayah Kota Yogyakarta. Para kepala sekolah SD negeri juga diminta menandatangani fakta integritas terkait indikator capaian kinerja.

“Kepala sekolah harus bergerak keliling PAUD dan TK untuk mempromosikan bahwa SD negeri itu gratis dan kualitas gurunya bagus. Kalau kapasitas kelas belum penuh, maka kepala sekolah harus mengejar itu,” katanya.

Selain promosi ke PAUD dan TK, pemerintah juga bakal menerapkan evaluasi kinerja kepala sekolah menggunakan sistem rapor dengan kategori penilaian warna merah, kuning, dan merah. Bagi kepala sekolah yang mendapatkan penilaian merah dan tidak menunjukkan perbaikan dalam waktu tiga bulan, maka berpotensi diusulkan untuk diturunkan dari jabatannya.

Pihaknya juga berencana mengadopsi keunggulan sekolah swasta semisal dalam pembelajaran agama dan peningkatan kedisiplinan untuk meningkatkan daya tarik sekolah negeri.

“Saya kira reformasi pendidikan perlu dilakukan. Karena di Kota Yogyakarta banyak yang berdarah-darah bayar ke sekolah swasta, padahal SD negeri kosong, terus SMP overload,” paparnya.

Dia juga meminta sekolah tidak membatasi jumlah siswa apabila fasilitas yaang dimiliki masih memungkinkan untuk menampung peserta didik tambahan. Selain itu, sekolah juga didorong memanfaatkan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Dikatakan, anggaran tersebut dapat digunakan untuk menghadirkan guru honorer yang memiliki kemampuan mengajar mengaji atau Iqra bagi siswa Muslim. Serta pendalaman kitab suci bagi siswa Kristen Protestan dan Katolik. Nilai budaya Mataram juga akan dimasukkan dalam kurikulum pembelajaran untuk memperkuat pendidikan berbasis budaya lokal. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: daya tampunghasto wardoyopendidikanPPDBreformasiSD negeriwali kota yogyakartaYogyakarta

Related Posts

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, Dedi Budiono, mengatakan kebijakan WFH akan diterapkan mulai Jumat pekan ini, Senin (6/4/2026).

Pemkot Yogyakarta Akan Terapkan Kebijakan WFH Mulai Jumat Pekan Ini

April 7, 2026
PLN Siagakan Layanan Listrik Berlapis Kawal IHR Triple Crown 2026 di Bantul

PLN Siagakan Layanan Listrik Berlapis Kawal IHR Triple Crown 2026 di Bantul

April 6, 2026
Satu di antara koleksi yang dimiliki di Museum Sonobudoyo. Museum ini satu di antara sejumlah museum di Yogyakara yang menarik untuk dikunjungi

6 Rekomendasi Museum Hits di Yogyakarta untuk Wisata Edukasi dan Estetik

April 4, 2026
menu kuliner di Parot Siramami yang terletak tak jauh dari kawasan Pakualaman.

8 Rekomendasi Kuliner Ikonik di Kawasan Pakualaman, dari yang Legendaris hingga Hidden Gem

April 3, 2026
Warung Pojok Mbak Yuni, satu di antara kuliner menarik untuk dicicipi di kawasan Kotabaru

8 Rekomendasi Kuliner Menarik di Kotabaru Yogyakarta, dari Kaki Lima hingga Restoran Legendaris

April 3, 2026
Sri Sultan HB X jalani prosesi jejak banon yang dilakukan tiap delapan tahun sekali jelang digelarnya Hajad Dalem Sekaten, Kamis (4/9/2025) malam

Belasan Ribu Lurah dan Pamong se-DIY Bakal Sowan ke Keraton Yogyakarta Peringati HUT ke-80 Sri Sultan Hamengku Buwono X

April 1, 2026
Next Post
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, Dedi Budiono, mengatakan kebijakan WFH akan diterapkan mulai Jumat pekan ini, Senin (6/4/2026).

Pemkot Yogyakarta Akan Terapkan Kebijakan WFH Mulai Jumat Pekan Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.