• Tentang Kami
Friday, July 31, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Mahasiswa UII Gelar Aksi di Titik Nol Kilometer Malioboro, Bawa Enam Tuntutan ke Pemerintah

Ratusan mahasiswa Universitas Islam Indonesia menggelar aksi di Titik Nol Yogyakarta dengan menuntut perbaikan kebijakan ekonomi, reformasi Polri, dan evaluasi sejumlah program pemerintah.

byredaksi
June 15, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Suasana Titik Nol Kilometer Malioboro Kota Yogyakarta saat ratusan massa aksi dari mahasiswa UII mengungkapkan enam tuntutan untuk pemerintah, Senin (15/6/2026).

Suasana Titik Nol Kilometer Malioboro Kota Yogyakarta saat ratusan massa aksi dari mahasiswa UII mengungkapkan enam tuntutan untuk pemerintah, Senin (15/6/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Ratusan mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar aksi demonstransi di Titik Nol Kilometer Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Senin (15/6/2026). Mereka membawa enam tuntutan untuk pemerintah Republik Indonesia dalam tuntutan tersebut.

Pantauan Populi.id, ratusan massa mahasiswa beralmamater biru itu memenuhi kawasan Titik Nol Kilometer Malioboro sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka tampak membuat lingkaran di tengah Simpang Empat Malioboro.

BERITA MENARIK LAINNYA

Viral Dugaan Pelecehan di Malioboro, Polisi: CCTV Tak Temukan Bukti

Pakar Hukum Kritik Komcad Kawal Demo, Sebut Mahasiswa Bukan Ancaman Nasional

Satu per satu perwakilan mahasiswa maju menyampaikan orasi dan kekecewaan terhadap kondisi negara saat ini. Lagu Ibu Pertiwi pun sempat terdengar dinyanyikan para massa mahasiswa di tengah aksi tersebut.

Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum UII, Muhammad Radin Nabil Akbar, mengatakan dalam aksi itu ada enam tuntutan yang disampaikan. Fokus utama dalam tuntutan aksi itu menitikberatkan pada sektor ekonomi.

“Kami membawa enam tuntutan yang difokuskan pada ekonomi, seperti tajuk yang kami bawakan menuju Indonesia Bangkrut. Salah satu (tuntutan) yang kami bawakan mengenai melemahnya nilai tukar rupiah. Itukan akhirnya berpengaruh sebagai efek domino hingga meningkatnya harga BBM (Pertamax). Saat ini bisa kita lihat bagaimana susahnya mendapatkan subsidi Pertalite,” jelas Radin, Senin (15/6/2026).

Selain itu, poin tuntutan juga membahas terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), pola komunikasi pemerintah yang satu arah, hingga reformasi Polri. Dia menilai pola komunikasi pemerintah saat ini buruk dan sering menimbulkan masalah di ruang publik.

Sebab, banyak pejabat negara yang sering melontarkan gaya komunikasi yang konfrontatif, meremehkan kritik, atau bahkan menyalahkan pihak lain ketika muncul masalah. Pendekatan itu dinilai tidak solutif, cenderung melindungi citra institusi, dan memperlebar jarak antara pemerintah dan rakyat.

Oleh karena itu, tuntutan mengubah pola komunikasi menjadi lebih terbuka, transparan, dan akuntabel sangat mendesak. Sebab, masyarakat tidka hanya membutuhkan pernyataan yang terkesan menenangkan kondisi, namun langkah konkret dalam menyelesaikan masalah.

Begitu juga terkait dibentuknya tim Reformasi Polri, namun ujung-ujungnya disahkan Undang-Undang baru tanpa ada keterlibatan masyarakat. Dia menilai prinsip meaningful participation (partisipasi yang bermakna) telah diabaikan oleh pemerintah dan parlemen. Masyarakat pun merasa dirugikan karena regulasi disahkan tanpa mendengarkan suara serta kekhawatiran warga.

“Kami merasa sangat dirugikan. Apalagi saat ini masyarakat secara umum sedang kesulitan mendapatkan pekerjaan akibat ekonomi tak menentu, ditambah maraknya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para buruh. Tapi pemerintah malah membuat lapangan pekerjaan seluas-luasnya untuk kepolisian dan memperlebar kekuasaan mereka. Yang kami inginkan, bagaimana reformasi Polri benar-benar berjalan,” ujarnya.

Lebih lanjut, enam tuntutan yang disuarakan oleh ratusan massa mahasiswa UII itu antara lain:

Pertama, menuntut pemberhentian total MBG dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kedua, turunkan harga BBM dan bahan pokok. Ketiga, menuntut pemerintah untuk memperbaiki tata kelola kebijakan fiskal dan keuangan negara.

Keempat, menuntut kejelasan progres reformasi Polri dan Revisi UU Polri. Kelima, hentikan militerisme di ranah sipil. Keenam, menuntut perbaikan pola komunikasi pemerintah dan mengakui kesalahan. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: aksi demomahasiswaTitik Nol KilometerUniversitas Islam Indonesia (UII)unjuk rasa

Related Posts

Viral Dugaan Pelecehan di Malioboro, Polisi: CCTV Tak Temukan Bukti

Viral Dugaan Pelecehan di Malioboro, Polisi: CCTV Tak Temukan Bukti

July 6, 2026
Pakar hukum tata negara, Bivitri Susanti.

Pakar Hukum Kritik Komcad Kawal Demo, Sebut Mahasiswa Bukan Ancaman Nasional

June 30, 2026
Puluhan massa aksi dari Forum BEM DIY berdialog dengan sejumlah anggota DPRD DIY pada Selasa (23/6/2026).

Massa Forum BEM DIY Kembali Geruduk DPRD, Tagih Janji Bertemu Anggota Dewan

June 25, 2026
Puluhan massa mahasiswa yang tergabung Forum BEM DIY menggelar aksi di Kantor DPRD DIY, Jumat (19/6/2026).

Forum BEM DIY Gelar Aksi di DPRD, Sampaikan Delapan Tuntutan

June 19, 2026
Anggota Intel Polda DIY Diamankan Mahasiswa UMY, Begini Penjelasan Kampus dan Polisi

Anggota Intel Polda DIY Diamankan Mahasiswa UMY, Begini Penjelasan Kampus dan Polisi

June 22, 2026
Ratusan mahasiswa UMY menggelar aksi demonstrasi di Titik Nol Kilometer Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Rabu (17/6/2026).

Merahkan Titik Nol Kilometer, Mahasiswa UMY Suarakan Delapan Tuntutan ke Pemerintah

June 19, 2026
Next Post
Badan Penanggulagan Bencanan Daerah (BPBD) dan Polresta Sleman dan tim peneliti rumah kebakaran secara misterius di Seyegan saat ditemui di Lobby Kantor Bupati, Setda Sleman, Senin (15/6/2026).

Kasus kebakaran di Kasuran Seyegan Bakal Diambil alih Polisi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.