• Tentang Kami
Thursday, June 25, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Pariwisata Berbasis Masyarakat Jadi Arah Pengembangan Wisata Sleman

pengembangan pariwisata di Sleman saat ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menitikberatkan pada konsep community based tourism atau pariwisata berbasis masyarakat.

byredaksi
June 25, 2026
in Sleman
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Kepala Dinas Pariwisata Sleman Edy Winarya berbincang bersama pelaku wisata di Gamplong membahas arah pembangunan pariwisata di Kabupaten Sleman ke depan

Kepala Dinas Pariwisata Sleman Edy Winarya berbincang bersama pelaku wisata di Gamplong membahas arah pembangunan pariwisata di Kabupaten Sleman ke depan

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Pemerintah Kabupaten Sleman terus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat sebagai strategi utama memperkuat daya saing destinasi wisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga. Pendekatan tersebut dinilai mampu menciptakan destinasi yang lebih berkelanjutan dan tahan terhadap berbagai dinamika di sektor pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman, Edy Winarya, mengatakan pembangunan destinasi wisata harus diawali dengan niat dan komitmen kuat dari para pengelola. Selain itu, aspek kelembagaan, kesiapan destinasi, infrastruktur, hingga strategi pemasaran juga menjadi faktor penting yang perlu dipersiapkan.

BERITA MENARIK LAINNYA

UMKM Sleman Didorong Naik Kelas, Penguatan Legalitas hingga Digitalisasi Jadi Fokus

Pasar Tiban Ngijon Viral, Pemkab Sleman Siap Bantu Berdayakan UMKM

“Kalau ingin membangun tempat wisata atau rekreasi, yang pertama harus dikuatkan dulu niat dan tekad pengelolanya. Kemudian kelembagaannya harus jelas, biasanya berada di bawah naungan kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Setelah destinasi dan infrastrukturnya siap, tinggal menentukan strategi pemasaran dan pangsa pasarnya,” ujar Edy.

Menurutnya, pengembangan pariwisata di Sleman saat ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menitikberatkan pada konsep community based tourism atau pariwisata berbasis masyarakat. Konsep tersebut diwujudkan melalui pengembangan desa wisata yang melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama, bukan sekadar penonton.

“Kalau didukung masyarakat, destinasi wisata akan lebih tahan lama. Dalam konsep desa wisata, keterlibatan masyarakat harus lebih dominan,” katanya.

Untuk mendukung pengembangan tersebut, Dispar Sleman menjalankan berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), mulai dari pelatihan pelayanan wisata, sertifikasi kompetensi, hingga pendampingan pemasaran digital dan penyusunan paket wisata bekerja sama dengan biro perjalanan.

Meski demikian, Edy mengakui masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan. Salah satunya adalah keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki komitmen tinggi dalam mengembangkan destinasi wisata berbasis masyarakat.

“Membangun destinasi wisata berbasis masyarakat tidak bisa instan. Dalam satu tahun belum tentu hasilnya terlihat. Yang sulit justru menemukan orang-orang yang militan untuk menggerakkannya,” ujarnya.

Selain itu, persaingan antar destinasi wisata di Indonesia semakin ketat sehingga inovasi menjadi kebutuhan mutlak. Pemanfaatan teknologi juga dinilai penting untuk menjawab kebutuhan wisatawan, terutama dalam hal reservasi dan promosi.

Dari 82 desa wisata yang ada di Sleman, sebanyak tujuh desa wisata telah berstatus mandiri. Menurut Edy, desa wisata dengan tingkat kunjungan tinggi umumnya merupakan desa yang mampu memanfaatkan teknologi dan menghadirkan inovasi.

Ia juga menyoroti perubahan perilaku wisatawan yang kini cenderung memilih konsep micro tourism, yakni perjalanan wisata dengan durasi lebih singkat dan lokasi yang relatif dekat dari tempat tinggal.

Ke depan, Edy berharap sektor pariwisata mampu memberikan dampak ekonomi yang semakin besar bagi masyarakat. Saat ini, kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Sleman telah mencapai lebih dari 30 persen atau sekitar Rp289 miliar.

“Wisata Sleman tidak akan berkembang tanpa kolaborasi berbagai pihak. Kami ingin dalam 10 tahun ke depan wajah pariwisata Sleman semakin baik dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi C DPRD Sleman, Untung Basuki Rachmad, menegaskan bahwa pembangunan destinasi wisata, termasuk yang memanfaatkan tanah kas desa, tetap dimungkinkan selama mengikuti aturan dan prosedur yang berlaku.

“Batasannya hanya satu, yaitu harus sesuai aturan. Tanah dan sumber daya alam memang untuk kesejahteraan manusia, tetapi perlu diatur agar tidak terjadi benturan kepentingan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa wilayah Sleman telah memiliki zonasi pengembangan pariwisata yang jelas. Wisata alam, wisata perkotaan, hingga wisata berbasis pertanian telah memiliki kawasan pengembangan masing-masing.

Menurut Untung, wilayah Sleman Barat memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui konsep wisata pertanian. Salah satu contoh yang berkembang adalah wisata edukasi pertanian di Kampung Daratan yang menawarkan pengalaman menanam padi dan diminati wisatawan dari berbagai daerah, termasuk Jakarta.

“Setiap musim liburan bahkan tidak mampu menampung seluruh wisatawan yang datang. Mereka menginap di homestay milik warga setempat,” katanya.

Terkait pengembangan wilayah, DPRD Sleman juga menaruh perhatian pada kawasan Sleman Barat yang selama ini dianggap tertinggal dibanding wilayah lain. Kehadiran infrastruktur baru, termasuk akses jalan dan rencana pintu keluar utama jalan tol di kawasan tersebut, diharapkan dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.

“Selama ini Sleman Barat seperti berada di bagian belakang. Ke depan kami ingin mengubah kawasan yang dianggap terbelakang itu menjadi wajah depan Kabupaten Sleman,” ujarnya.

Untung juga menilai sektor pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta perlu mengembalikan identitas khasnya agar mampu bersaing dengan daerah tujuan wisata lain. Menurutnya, kekuatan utama Yogyakarta terletak pada wisata pendidikan, religi, budaya, dan alam.

“Jangan sampai modernitas justru menggeser identitas wisata yang menjadi ciri khas Yogyakarta. Jika kembali menguatkan wisata pendidikan, religi, budaya, dan alam, saya yakin pariwisata Sleman dan Yogyakarta bisa kembali berjaya,” katanya.

Tags: Destinasi WisataEdy WinaryaKepala Dinas PariwisataPariwisata SlemanUntung Basuki Rachmad

Related Posts

Kepala Disperindag Sleman Dwi Wulandari bersama Sekretaris Komisi C DPRD Sleman Untung Basuki Rachmad berbincang dalam SEMEJA mengenai UMKM naik kelas

UMKM Sleman Didorong Naik Kelas, Penguatan Legalitas hingga Digitalisasi Jadi Fokus

June 25, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Ketua Dekranasda Sleman Parmilah serta Sekretaris Komisi C DPRD Sleman Untung Basuki Rachmad berbincang mengenai pemberdayaan UMKM di kawasan Pasar Tiban Ngijon

Pasar Tiban Ngijon Viral, Pemkab Sleman Siap Bantu Berdayakan UMKM

June 25, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Junaidi bersama Sekretaris Komisi C DPRD Sleman Untung Basuki Rachmad berdiskusi tentang peran Kampung Iklim di tengah upaya merespon perubahan iklim

Hadapi Cuaca Tak Menentu, Pemkab Sleman Perkuat Kampung Iklim

June 22, 2026
Pemkab Sleman Revitalisasi Stadion Tridadi dan GOR Pangukan Demi Dongkrak Prestasi Atlet

Pemkab Sleman Revitalisasi Stadion Tridadi dan GOR Pangukan Demi Dongkrak Prestasi Atlet

June 5, 2026
Pemkab Sleman Tegaskan Arah Pembangunan ke Depan, Fokus Pemerataan terutama di Wilayah Barat

Pemkab Sleman Tegaskan Arah Pembangunan ke Depan, Fokus Pemerataan terutama di Wilayah Barat

June 2, 2026
DPC PPP Sleman Gelar Muscab ke-10, Untung: Target Raih 6 Kursi

DPC PPP Sleman Gelar Muscab ke-10, Untung: Target Raih 6 Kursi

April 27, 2026
Next Post
Kepala Bidang Pendataan, Pembinaan, dan Pengawasan Bangunan DPUPKP Sleman, Martinus Doni Purbo Kuncahyo memberi penjelasan terkait kepengurusan PBG saat berdiskusi di acara SEMEJA

Layanan PBG di Sleman Didorong Lebih Efisien, Doni: Warga Jangan Pakai Calo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.