POPULI.ID – Pebalap muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil menorehkan hasil signifikan dalam upayanya bersaing di papan atas klasemen Moto3 2026. Meski memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan, pebalap asal Gunungkidul ini sukses finis di posisi kedelapan pada ajang Moto3 Jerman yang digelar di Sirkuit Sachsenring, Minggu (12/7/2026).
Hasil ini menjadi sangat krusial bagi perjalanan karier Veda di Honda Team Asia. Berkat tambahan delapan poin dari Jerman, Veda kini mengoleksi total 90 poin dan berhak menempati peringkat keenam klasemen sementara. Pencapaian ini sekaligus menjadi momen Veda melampaui rival beratnya dari Malaysia, Hakim Danish, yang kini tertahan di posisi ketujuh dengan 86 poin setelah hanya mampu finis ke-12 di balapan yang sama.
Perjuangan Menembus 10 Besar
Balapan di Sachsenring bukanlah perkara mudah bagi Veda. Mengawali perlombaan dari grid ke-13, ia sempat mengalami kesulitan menemukan ritme di awal laga hingga tercecer ke urutan ke-16. Namun, perlahan tapi pasti, pebalap berusia 17 tahun ini mulai menunjukkan daya juangnya.
Memasuki lap kesembilan, Veda berhasil menembus posisi sepuluh besar. Drama terjadi pada lap-lap akhir ketika Veda sempat melorot ke posisi ke-12 saat balapan menyisakan tiga putaran saja. Namun, aksi comeback yang luar biasa ditunjukkannya pada lap terakhir, di mana ia berhasil menyalip empat pebalap sekaligus, termasuk Hakim Danish, Ryusei Yamanaka, dan Eddie O’Shea, untuk mengamankan finis kedelapan.
Adapun kemenangan Moto3 Jerman 2026 diraih oleh Brian Uriarte dari tim Red Bull KTM Ajo, diikuti Maximo Quiles di podium kedua dan Marco Morelli di posisi ketiga.
Target yang Belum Terpenuhi
Meski peringkat klasemennya melonjak, Veda Ega Pratama secara terbuka mengakui bahwa ia belum sepenuhnya puas dengan hasil di Jerman. Ekspektasi tinggi muncul setelah ia berhasil menjadi yang tercepat pada sesi Practice hari pertama.
“Finis kedelapan memang bukan hasil yang kami inginkan setelah kecepatan yang kami tunjukkan pada Jumat, tetapi tetap penting untuk meraih poin dan terus belajar,” ujar Veda dalam keterangan resminya melalui Honda Team Asia.
Ia menambahkan bahwa memulai balapan dari posisi ke-13 membuat segalanya jauh lebih sulit. Namun ia tetap bersyukur atas progres yang dicapai bersama timnya.
Jeda Musim Panas dan Menatap Silverstone
Kini, persaingan Moto3 akan memasuki jeda musim panas selama hampir satu bulan. Veda berencana memanfaatkan waktu ini untuk pemulihan kondisi fisik dan mengevaluasi performa motornya agar tampil lebih kompetitif di paruh kedua musim.
Veda bertekad untuk kembali lebih kuat pada seri selanjutnya yang akan dilangsungkan di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada 9 Agustus 2026.
“Setiap akhir pekan saya merasa semakin percaya diri di atas motor. Saya akan menggunakan jeda musim panas ini untuk bersiap dengan baik dan kembali lebih kuat di Silverstone,” katanya.
Hasil di Sachsenring ini menjadi modal berharga bagi Veda untuk tetap menjaga asa bersaing di jajaran lima besar klasemen dunia, mengingat ia kini hanya terpaut 19 poin dari David Almansa yang berada di peringkat kelima.







![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)



