• Tentang Kami
Sabtu, September 5, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Pemkab Sleman Siapkan SK Siaga Darurat Kekeringan, Antisipasi Kemarau Panjang

Pemkab Sleman segera menetapkan SK Siaga Darurat Kekeringan untuk mengantisipasi potensi kemarau panjang hingga awal 2027.

byredaksi
Juli 21, 2026
in Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Bambang Kuntoro.

Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Bambang Kuntoro. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman segera menetapkan Surat Keputusan (SK) Siaga Darurat Kekeringan sebagai upaya menghadapi potensi musim kemarau yang diprediksi berlangsung lebih lama tahun ini. Dokumen tersebut telah ditandatangani Bupati Sleman Harda Kiswaya dan kini tinggal menunggu proses administrasi di Bagian Hukum.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Bambang Kuntoro, mengatakan penerbitan SK dilakukan sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BERITA MENARIK LAINNYA

Bupati Sleman Pastikan Anggaran Penanganan Kekeringan Masih Cukup

Menakar Potensi Bencana di Sleman, BPBD Soroti Silent Hazard hingga Penguatan Mitigasi

“SK sudah ditandatangani Bupati. Saat ini masih berproses di Bagian Hukum dan segera kami ambil,” kata Bambang, Selasa (21/7/2026).

Ia menjelaskan, BMKG sebelumnya memprediksi adanya pengaruh El Nino dan angin Monsun Australia yang membawa massa udara kering sehingga berpotensi memperparah musim kemarau. Kondisi tersebut diperkirakan menyebabkan curah hujan menurun dengan puncak kemarau terjadi pada Agustus hingga September.

Jika anomali cuaca semakin menguat, awal musim hujan diperkirakan baru datang pada November.

Menurut Bambang, keberadaan SK tersebut akan mempermudah koordinasi lintas instansi dalam penanganan dampak kekeringan.

“Dengan adanya SK ini seluruh pemangku kepentingan dapat bergerak bersama, mulai BPBD, Dinas Sosial, BBWSSO, PMI hingga Baznas untuk mengantisipasi dampak kekeringan,” ujarnya.

Selain menjadi dasar koordinasi, SK juga dibutuhkan untuk mengakses anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) apabila kondisi darurat benar-benar terjadi.

Hasil pemetaan BPBD menunjukkan sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami dampak paling besar meliputi Kapanewon Tempel, Turi, Minggir, dan Moyudan. Bambang menilai wilayah barat Sleman akan semakin rentan apabila pasokan air dari Selokan Mataram maupun Van der Wijck dihentikan.

“Wilayah seperti Minggir, Moyudan, dan Tempel berpotensi mengalami dampak serius jika aliran irigasi tersebut tidak mengalir,” katanya.

Meski demikian, hingga kini BPBD belum menerima permohonan distribusi air bersih dari masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman, Liem Astuti, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah antisipatif sejak Maret 2026 dengan menerbitkan surat edaran kepada pemerintah kalurahan menyusul informasi dari Kementerian Pertanian dan BMKG mengenai potensi kemarau panjang.

Menurut Liem, informasi terbaru menunjukkan musim kemarau kemungkinan berlangsung lebih lama dari prediksi awal dan bahkan bisa berlanjut hingga awal 2027.

Sebagai langkah mitigasi, DP3 mengimbau petani menyesuaikan pola tanam, menggunakan varietas tanaman yang lebih tahan kekeringan, serta menerapkan budidaya yang lebih hemat air.

Di sektor perikanan, pembudidaya diminta mengurangi kepadatan tebar dan memilih jenis ikan yang mampu bertahan pada kondisi kadar oksigen rendah, seperti lele dan patin. Sementara peternak diimbau menyiapkan pakan alternatif agar kebutuhan air dapat ditekan.

Berdasarkan pemetaan BMKG dan BNPB DIY, kawasan yang dinilai paling rawan terdampak kekeringan di sektor pertanian berada di Pakem, Turi, Cangkringan bagian utara, Prambanan sisi timur, dan Seyegan bagian selatan. Kendati demikian, sosialisasi penghematan air dan penyesuaian pola budidaya tetap dilakukan di seluruh wilayah Sleman.

Untuk mendukung upaya mitigasi, Pemkab Sleman telah menyiapkan berbagai infrastruktur sumber air, meliputi sembilan unit pompa air, empat sumur dangkal, 27 unit irigasi tersier, serta 13 unit irigasi perpompaan yang didanai melalui APBD dan APBN 2026.

Liem mengakui potensi penurunan hasil pertanian hingga gagal panen tetap ada apabila kemarau berlangsung ekstrem.

Namun, ia berharap dampaknya dapat ditekan melalui perencanaan usaha tani, peternakan, dan perikanan yang lebih matang sesuai kondisi cuaca yang diperkirakan BMKG. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: Bambang KuntoroBPBD SlemanDP3 SlemankekeringanLiem Astutimusim kemarau

Related Posts

Bupati Sleman, Harda Kiswaya.

Bupati Sleman Pastikan Anggaran Penanganan Kekeringan Masih Cukup

Agustus 5, 2026
Kepala Pelaksana BPBD Sleman Bambang Kuntoro berdiskusi bersama dengan Sekretaris Komisi C DPRD Sleman Untung Basuki Rachmad bersama lurah Sumberarum Sukamto dalam kegiatan SEMEJA

Menakar Potensi Bencana di Sleman, BPBD Soroti Silent Hazard hingga Penguatan Mitigasi

Juni 22, 2026
Badan Penanggulagan Bencanan Daerah (BPBD) dan Polresta Sleman dan tim peneliti rumah kebakaran secara misterius di Seyegan saat ditemui di Lobby Kantor Bupati, Setda Sleman, Senin (15/6/2026).

Kasus kebakaran di Kasuran Seyegan Bakal Diambil alih Polisi

Juni 15, 2026
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Bambang Kuntoro.

Api Misterius di Kasuran Sudah Muncul Lebih dari 150 Kali, BPBD Sleman Masih Tunggu Hasil Kajian Ahli

Juni 9, 2026
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Bambang Kuntoro.

Fenomena Api Misterius di Seyegan, BPBD Sleman Masih Tunggu Hasil Kajian Ahli

Juni 4, 2026
Kantor PDAM Tirta Sembada Sleman

Masuki Musim Kemarau, PDAM Sleman Upayakan Kecukupan Air Bersih

Mei 21, 2026
Next Post
Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Status Tersangka Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Berpotensi Gugur, Pakar Hukum: Ada Celah Prosedur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.