BANTUL, POPULI.ID – Kasus dugaan perusakan rumah warga di Padukuhan Jeblog, Kalurahan Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, menjadi sorotan setelah foto dan video kondisi rumah yang mengalami kerusakan beredar luas di media sosial. Insiden tersebut diduga terjadi saat proses penagihan kendaraan oleh sekelompok debt collector.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan pihak kepolisian langsung merespons setelah menerima informasi mengenai keributan di lokasi.
“Begitu mendapat laporan, anggota segera menuju tempat kejadian untuk mengamankan situasi dan memastikan kondisi tetap kondusif,” ujar Rita, Kamis (23/7/2026).
Peristiwa itu diketahui terjadi pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di Dusun Jeblog RT 03, Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengamanan sekaligus meminta keterangan awal dari sejumlah pihak yang berada di tempat kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah situasi berkembang menjadi lebih besar.
Rita menjelaskan korban kini telah melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke Polres Bantul. Dengan adanya laporan itu, penyidik mulai melakukan proses hukum sesuai prosedur yang berlaku.
“Laporan korban sudah kami terima dan saat ini sedang kami tindak lanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya.
Menurutnya, penyidik kini fokus mengumpulkan alat bukti, memeriksa para saksi, dan mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
“Seluruh fakta akan kami dalami secara profesional dan objektif. Semua pihak yang berkaitan dengan perkara ini akan dimintai keterangan,” tegasnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya maupun membuat kesimpulan sendiri sebelum penyelidikan selesai.
Berdasarkan hasil pendalaman awal, kasus tersebut diduga berkaitan dengan tunggakan pembayaran angsuran kendaraan roda empat.
“Dugaan sementara masih mengarah pada persoalan tunggakan kredit kendaraan. Namun, penyebab pasti dan rangkaian kejadiannya masih kami selidiki,” ungkap Rita.
Dalam laporan yang diterima polisi, korban berinisial YW (37), warga Dusun Jeblog, mengaku didatangi sejumlah orang yang hendak menarik kendaraan sekaligus meminta sejumlah uang. Korban juga melaporkan dugaan pengancaman serta perusakan terhadap beberapa barang di dalam rumahnya.
Rita memastikan seluruh laporan masyarakat akan diproses sesuai ketentuan hukum. Penyidik akan menentukan langkah selanjutnya berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang berhasil dikumpulkan. (populi.id/Hadid Pangestu)








![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)



