• Tentang Kami
Saturday, August 8, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Pengamat Kritik Pelibatan Tentara di Kopdes Merah Putih: Sekarang TNI Jadi Lembaga Palugada

Pengamat Indonesia Risk Centre, Julius Ibrani, mengkritik pelibatan TNI dalam pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih karena dinilai melanggar fungsi pertahanan, merusak prinsip koperasi, dan mengancam demokrasi.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
July 31, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Logo Koperasi Desa Merah Putih

Logo Koperasi Desa Merah Putih. [Dok Simpkopdes]

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

POPULI.ID – Penempatan personel TNI dalam pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) memicu kritik dari kalangan pengamat. Kebijakan ini dinilai bukan hanya melanggar konstitusi, tetapi juga berisiko menghancurkan nilai dasar koperasi dan tatanan demokrasi di Indonesia.

Ketua Badan Pengurus Indonesia Risk Centre (IRC), Julius Ibrani, menegaskan bahwa fenomena ini menunjukkan pergeseran peran TNI menjadi lembaga yang mengurusi segala hal di luar fungsi pertahanan.

BERITA MENARIK LAINNYA

7 Fakta Perda Keamanan Pangan Terbaru: DIY Resmi Larang Perdagangan Daging Anjing

6 Fakta Kabinet Bayangan Bentukan Masyarakat Sipil untuk Kawal Pemerintahan

“TNI sekarang sudah jadi lembaga palugada (apa lu mau, gua ada). Ketika lembaga ini menjadi palugada, maka kita pastikan demokrasi tidak ada checks and balances, tidak ada penindakan,” ujar Julius dalam kanal YouTube Fristian Griec Media, dikutip Kamis (30/7/2026).

Keterlibatan TNI dalam KDMP, yang memiliki kewenangan besar hingga pengelolaan tambang, dinilai bertentangan dengan Pasal 30 ayat 4 Konstitusi yang membatasi peran TNI pada pertahanan negara. Julius menyebut langkah ini sebagai kebijakan yang koruptif secara sistemik.

“Ini kebijakan yang koruptif. Penempatan yang sudah tidak sesuai dengan tupoksinya sudah pasti koruptif. Bukan hanya membuka celah koruptif, tapi pertanyaannya apakah itu sesuai dengan prinsip OMSP (Operasi Militer Selain Perang)? Tidak,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti benturan antara sistem komando militer dengan prinsip dasar koperasi yang seharusnya bersifat partisipatif.

“Ide koperasi itu gotong royong, kekeluargaan, partisipasi aktif. Dan itu oleh masyarakat, dari masyarakat, untuk masyarakat. Bukan negara dengan kekuasaan komando. Komando di Koperasi Desa Merah Putih itu sendiri merusak marwah fundamental,” jelas Julius.

Julius mensinyalir bahwa pelibatan TNI di berbagai program prioritas lebih didorong oleh motivasi anggaran daripada kesuksesan program itu sendiri. Ia mengibaratkan kondisi prajurit saat ini seperti sedang “diijonkan” pada program-program sipil.

“Prajurit kita sedang diijonkan dengan program-program yang menempel pada anggaran tapi tanpa tujuan. Dia akan terseret dengan kebutuhan anggaran lewat program-program ini,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah seolah mencarikan pekerjaan tambahan bagi TNI.

“Keterlibatan TNI di berbagai program pemerintah itu dengan kata lain adalah mencarikan pekerjaan buat mereka sehingga kemudian ada anggaran yang bisa diterima,” tambahnya.

Ia menyebtu penggunaan pendekatan komando dalam koperasi dinilai sangat tidak tepat. Koperasi, menurut prinsip dasarnya, seharusnya bersifat dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat melalui partisipasi aktif, bukan melalui instruksi dari atas ke bawah (top-down). Julius memberikan contoh kegagalan pengelolaan lahan oleh Agrinas yang melibatkan militer sebagai bukti bahwa gaya komando tidak cocok untuk manajemen usaha.

“Mereka dilatih hanya untuk power, untuk management conflict, bukan manajemen bisnis atau manajemen usaha,” tegasnya.

Julius menambahkan bahwa jika pendekatan kekuasaan dan paksaan digunakan dalam ruang sipil, hal itu hanya akan memicu resistensi.

Risiko paling fatal dari pelibatan militer dalam pengelolaan sumber daya di desa adalah potensi benturan langsung dengan masyarakat di tingkat akar rumput (grassroot). Julius mengingatkan bahwa intervensi militer dalam masalah tanah atau hak ekonomi warga desa bisa menjadi pemantik kerusuhan atau bahkan revolusi sosial.

“Jangan kembali ke masa-masa gelap lagi di mana rakyat jadi korban hanya karena untuk mencapai haknya sendiri. Stop program yang namanya pelibatan tentara di dalam program-program sipil,” katanya.

Julius mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menarik kembali TNI ke fungsi asalnya dan mengoptimalkan instrumen sipil yang sudah ada seperti kementerian, BPN, BPS, dan parlemen.

“Stop program yang namanya pelibatan tentara di dalam program-program sipil. Kembalikan anggota TNI ke barak. Pastikan prajurit kita kuat tanpa perlu mengais-ngais pekerjaan di tempat yang lain,” pungkasnya.

Related Posts

Ilustrasi anjing jalanan.

7 Fakta Perda Keamanan Pangan Terbaru: DIY Resmi Larang Perdagangan Daging Anjing

August 7, 2026
Para menteri yang terpilih dalam Kabinet Bayangan berfoto bersama seusai menggelar rapat perdananya, di Jakarta, Senin (27/7/2026).

6 Fakta Kabinet Bayangan Bentukan Masyarakat Sipil untuk Kawal Pemerintahan

August 7, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, pada Rabu (5/8/2026).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

August 5, 2026
Kepala Seksi Pengendalian Operasional Satpol PP Kota Yogyakarta, Yudho Bangun Pamungkas, menunjukkan plang portabel milik oknum fotografer di Jalan Malioboro yang disita dan diamankan ke Kantor Satpol PP Kota Yogyakarta, Selasa (4/8/2026).

Satpol PP Kota Yogyakarta Amankan 7 Plang Milik Oknum Fotografer di Jalan Malioboro

August 5, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

August 5, 2026
Bupati Sleman, Harda Kiswaya.

Bupati Sleman Pastikan Anggaran Penanganan Kekeringan Masih Cukup

August 5, 2026
Next Post
Pakar hukum tata negara sekaligus mantan Menko Polhukam, Mahfud MD.

Mahfud MD Soroti Istilah Londo Ireng Prabowo, Ingatkan Pentingnya Kritik dalam Demokrasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.