• Tentang Kami
Rabu, Oktober 28, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, EPPOS UGM Soroti Tren Pidato Bernada Antagonisme

byredaksi
Oktober 27, 2026
in Sleman
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, EPPOS UGM Soroti Tren Pidato Bernada Antagonisme

Koordinator Electoral Politics & Public Opinion Studies (EPPOS) Polgov Universitas Gadjah Mada (UGM) PolGov UGM Arya Budi. (Hadid Pangestu)

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID–Electoral Politics & Public Opinion Studies (EPPOS) Polgov Universitas Gadjah Mada (UGM) menyoroti kecenderungan meningkatnya penggunaan retorika antagonisme dalam pidato Presiden Prabowo Subianto selama dua tahun kepemimpinannya. Pola komunikasi tersebut terlihat dari ungkapan yang menyudutkan pihak-pihak yang mengkritik pemerintah.

Temuan itu tertuang dalam kajian ilmiah bertajuk Dua Tahun di Podium yang dirilis EPPOS Polgov UGM, Senin (26/10/2026). Kajian tersebut dilakukan selama dua bulan melalui sejumlah tahapan dengan menelusuri berbagai sumber, terutama rekaman pidato di kanal YouTube.

BERITA MENARIK LAINNYA

Mahfud MD Soroti Istilah Londo Ireng Prabowo, Ingatkan Pentingnya Kritik dalam Demokrasi

Soroti RUU Sisdiknas, Akademisi: Momentum Atur Ulang Visi Pendidikan Tanah Air

Koordinator EPPOS Polgov UGM, Arya Budi, mengatakan kajian tersebut dilatarbelakangi sejumlah insiden dalam pidato presiden, termasuk penggunaan ungkapan yang dinilai kurang pantas disampaikan di hadapan publik. Berdasarkan hasil kajian, Prabowo tercatat berpidato di podium sebanyak 166 kali selama dua tahun kepemimpinannya. Total durasi rekaman pidato tersebut mencapai 80,6 jam.

“Jadi pertama ada kecenderungan dalam dua tahun ini pidato presiden semakin banyak. Itu angkanya naik terus angkanya sekitar puluhan, sekitar belasan sampai 90-an di tahun kedua,” kata Arya.

Selain frekuensi pidato yang meningkat, EPPOS mencatat bertambahnya penggunaan ungkapan yang dianggap tidak pantas secara sosial maupun dalam komunikasi publik. “Persoalannya, ada beberapa insiden dan kita istilahkan ada kata kaya yang dianggap secara sosial atau secara publik tidak pantas muncul itu jumlahnya juga naik,” ujarnya.

Menurut Arya, salah satu kecenderungan yang ditemukan dalam kajian tersebut ialah penggunaan bahasa yang mengarah pada serangan terhadap pihak-pihak yang menyampaikan kritik kepada pemerintah. Pola itu dianalisis sebagai bentuk antagonisme dalam retorika politik presiden.

Sejumlah pihak, mulai dari lembaga swadaya masyarakat (LSM), kalangan akademisi, hingga wartawan, disebut menjadi bagian dari kelompok yang disinggung dalam pidato presiden. Kajian tersebut juga menyoroti penggunaan pelabelan negatif, termasuk istilah londo ireng.

“Jadi antagonisme itu terjadi karena pidato presiden menyalahkan pihak lain atau membenturkan antara dirinya dan rakyat oleh pihak, seperti para orang pintar, LSM, termasuk wartawan itu dibenturkan,” kata Arya.

EPPOS juga mengidentifikasif kecenderungan penggunaan retorika populis yang membenturkan satu kelompok dengan kelompok lainnya. Menurut Arya, pola antagonisme dan komunikasi semacam itu menunjukkan tren peningkatan dalam periode yang diteliti.

Ia menilai kritik masyarakat semestinya menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk memperbaiki kebijakan. Dengan demikian, kritik tidak hanya direspons melalui pernyataan atau pidato, tetapi juga ditindaklanjuti dengan langkah konkret untuk mengatasi persoalan yang dihadapi masyarakat.

Arya turut membandingkan gaya retorika Prabowo dengan presiden sebelumnya, termasuk Soeharto. Ia menilai gaya komunikasi Prabowo cenderung lebih eksplisit dalam penggunaan ungkapan keras di podium.

“Presiden Soeharto tidak pernah mencaci, melabeli smiling general, nah Presiden Prabowo ini agak ekstrem secara retorik, karena umpatan keluar di atas podium,” jelasnya.

Komunikasi Presiden
Berdasarkan temuan tersebut, EPPOS Polgov UGM mendorong Prabowo mengevaluasi cara berkomunikasi di hadapan publik. Arya menilai komunikasi seorang presiden perlu memberi ruang bagi kritik dan tidak menjadikan pihak yang berbeda pandangan sebagai lawan.

Selain perbaikan komunikasi, EPPOS mendorong pemerintah melakukan reformasi kebijakan. Menurut Arya, kepuasan masyarakat terhadap pemerintah tidak cukup dibangun melalui pidato mengenai program, tetapi juga bergantung pada pengalaman masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Karena kepuasan itu lahir bukan dari ruang kosong, tapi lahir dari pengalaman publik kesulitan hidupnya, harga bahan pokok mahal kemudian ada rupiah yang turun, ini berimplikasi pada harga pokok, kemudian lapangan kerja yang semakin berkurang,” tuturnya.

Arya juga menyoroti program pemerintah yang menyerap anggaran besar, seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut dia, kedua program tersebut perlu dievaluasi agar penggunaan anggaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak. “Harus direformasi atau bisa dihentikan dulu, perlu ada evaluasi total,” katanya.

Kajian Dua Tahun di Podium tersebut menjadi sorotan EPPOS terhadap perkembangan gaya komunikasi politik presiden selama dua tahun pemerintahan. Selain frekuensi pidato, penelitian itu menekankan pentingnya memperhatikan penggunaan bahasa dalam komunikasi publik serta dampaknya terhadap hubungan pemerintah dengan kelompok-kelompok yang menyampaikan kritik. (Hadid Pangestu)

 

Tags: londo irengpodiumSuhartoUGM

Related Posts

Pakar hukum tata negara sekaligus mantan Menko Polhukam, Mahfud MD.

Mahfud MD Soroti Istilah Londo Ireng Prabowo, Ingatkan Pentingnya Kritik dalam Demokrasi

Juli 31, 2026
Ilustrasi anak sekolah. [Pexels]

Soroti RUU Sisdiknas, Akademisi: Momentum Atur Ulang Visi Pendidikan Tanah Air

Juli 27, 2026
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (23/7/2026).

Viral Usai Disebut Prabowo, Ini Asal Usul dan Sejarah Londo Ireng

Juli 30, 2026
komunitas pers mahasiswa dan AJI Yogyakarta gelar aksi di bunderan UGM kritik penyataan Presiden Prabowo, Minggu (26/7/2026).

AJI Yogyakarta Soroti Pernyataan “Londo Ireng”, Nilai Berpotensi Menggerus Kebebasan Pers

Juli 27, 2026
Ilustrasi perempuan terkena autoimun

Perempuan Rentan Terpapar Autoimun, Pakar Reumatologi: Perlu Manajemen Stres

Juli 21, 2026
Ilustrasi kerusakan lingkungan

Kerusakan Lingkungan di Indonesia Kian Parah, Arqom: Akibat Manusia Serakah

Juli 12, 2026
Next Post
Belasan Anak Muda di Jogja Ikuti Uji Kompetensi

Belasan Anak Muda di Jogja Ikuti Uji Kompetensi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.