• Tentang Kami
Senin, November 2, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Pemkot Yogyakarta Libatkan OPD untuk Koperasi Merah Putih

byredaksi
November 2, 2026
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pemkot Yogyakarta Libatkan OPD untuk Koperasi Merah Putih

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disperinkopukm) Kota Yogyakarta Tri Karyadi Riyanto Raharjo. (Hadid Pangestu)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID–Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyiapkan strategi pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Setiap koperasi nantinya didorong mengembangkan kegiatan usaha yang sesuai dengan karakteristik dan potensi wilayahnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disperinkopukm) Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto Raharjo, menjelaskan bahwa proses aktivasi KKMP akan melibatkan dinas-dinas yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Aktivasi. Satgas tersebut berada di bawah kepemimpinan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo.

BERITA MENARIK LAINNYA

KDMP Sinduadi Khawatir Soal Pajak

Fakta Sidang Korupsi Hibah Pariwisata Sleman: Sunat Rp3 Juta untuk Pokdarwis

Totok, sapaan akrabnya, menyampaikan hal tersebut saat dihubungi pada Minggu (1/11/2026). Ia menyebutkan, salah satu sektor yang berpeluang dikembangkan melalui KKMP adalah pariwisata. Koperasi yang berada di lingkungan kampung wisata dapat diarahkan untuk bekerja sama dengan Dinas Pariwisata melalui pemanfaatan potensi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

“Misal kita ada KKMP potensi dari Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), ada kampung pariwisata yang mengaktivasi Dinas Pariwisata,” katanya.

Adapun untuk sektor perdagangan, aktivasi dapat dilakukan dengan mengembangkan konsep Warung Milik Rakyat (Wamira) yang telah memiliki prototipe.”Dinas Perdagangan bagaimana aktivasinya? Karena kita ada prototype dengan Wamira (Warung Milik Rakyat), itu bisa dilakukan aktivasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan OPD dalam proses tersebut tidak dimaksudkan untuk membuat program baru di luar kebijakan Koperasi Merah Putih. Sebaliknya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menggerakkan koperasi melalui potensi yang sudah tersedia di setiap kelurahan.

Menurut Totok, penerapan konsep KKMP di wilayah perkotaan memiliki tantangan tersendiri. Salah satunya menyangkut keterbatasan lahan untuk membangun gerai sekaligus memenuhi standar operasional yang ditentukan pemerintah. Sampai sekarang, belum terdapat gerai KKMP di Kota Yogyakarta yang beroperasi di bangunan mandiri. Koperasi masih memanfaatkan lokasi milik pengurus atau tempat yang tersedia di lingkungan masing-masing.

Dengan kondisi tersebut, Pemkot Yogyakarta menilai pengembangan usaha KKMP tidak bisa dilakukan secara seragam. Terlebih, terdapat sejumlah jenis usaha yang dinilai kurang memungkinkan jika diterapkan secara menyeluruh di kawasan perkotaan. “Secara mandatori presiden, KKMP ada tujuh unit bisnis. Ada klinik, ada cold storage, dan seterusnya. Kalau mandatory itu dipaksakan di kota tidak bisa berjalan,” ungkapnya.

Ia mencontohkan sektor apotek. Menurutnya, jumlah apotek di Kota Yogyakarta sudah cukup banyak. Selain itu, pembukaan usaha apotek juga membutuhkan pemenuhan ketentuan dan persyaratan khusus. Oleh sebab itu, pengembangan unit bisnis KKMP perlu mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta peluang usaha yang benar-benar tersedia di masing-masing wilayah.

Meski demikian, Totok memastikan Pemkot Yogyakarta tetap menjalankan arahan pemerintah pusat. Hanya saja, pelaksanaannya akan mengutamakan penguatan potensi lokal dengan dukungan Satgas dan OPD terkait.

“Kalau tetap letteleg, yang penting potensi lokal kita dorong dengan menggerakkan Satgas yang dipunyai. Kami menggunakan diksinya itu potensi, jadi nanti akan sangat beragam KKMP di Kota Yogyakarta,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pengurus KKMP di Kota Yogyakarta akan memperoleh arahan mengenai tahapan aktivasi. Kegiatan tersebut akan melibatkan Satgas bersama Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan. (Hadid Pangestu)

Tags: apotekkoperasi merah putihpokdarwis

Related Posts

KDMP Sinduadi Khawatir Soal Pajak

KDMP Sinduadi Khawatir Soal Pajak

Oktober 6, 2026
Fakta Sidang Korupsi Hibah Pariwisata Sleman: Sunat Rp3 Juta untuk Pokdarwis

Fakta Sidang Korupsi Hibah Pariwisata Sleman: Sunat Rp3 Juta untuk Pokdarwis

Februari 13, 2026
Terungkap, Dana Hibah Pariwisata untuk Pokdarwis Disunat Rp2,5 Juta

Terungkap, Dana Hibah Pariwisata untuk Pokdarwis Disunat Rp2,5 Juta

Februari 12, 2026
Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dana hibah dengan terdakwa Sri Purnomo di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Rabu (4/2/2026)

7 Fakta Terbaru Sidang Hibah Pariwisata Sleman: Dari Peran Rumah Dinas Bupati hingga Nego Harga di Hotel

Februari 5, 2026
Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menandatangani kesepakatan pengharmonisasian Rancangan Peraturan Wali Kota tentang Penyelenggaraan Koperasi Kelurahan Merah Putih.

Pemkot Yogyakarta Siap Bentuk 45 Koperasi Merah Putih di Tingkat Kelurahan

Juni 16, 2025
penyerahan Surat Keputusan (SK) Badan Hukum Koperasi Merah Putih di Kantor Kalurahan Tamanmartani, Kabupaten Sleman, pada Sabtu (15/6/2025). (dok.prokopim)

Menteri Koperasi dan UKM Resmikan KMP di Sleman, Yogyakarta Jadi Model Pengembangan Koperasi Desa Tingkat Nasional

Juni 15, 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.