• Tentang Kami
Saturday, January 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Aliansi Buruh Desak Pemda DIY Revisi UMP 2026 ke Angka Rp4 Juta

aksi massa buruh kali ini membawa tuntutan utama yakni meminta Gubernur DIY merevisi besaran UMP-UMK se-DIY tahun 2026.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
January 8, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Massa buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD DIY, Kamis (8/1/2026).

Massa buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD DIY, Kamis (8/1/2026). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Massa dari sejumlah aliansi buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD DIY, Kamis (8/1/2026).

Dalam aksi tersebut, mereka menyampaikan berbagai tuntutan. Mereka mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk merevisi penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026.

BERITA MENARIK LAINNYA

Tuntut Upah Layak, MPBI DIY Tegaskan Satu Pekerja Harus Mampu Hidupi Keluarga

Kapolda DIY Sebut Kasus Perdana Arie Tidak Terkait Unjuk Rasa

Koordinator MPBI DIY, Irsad Ade Irawan, menyebut aksi massa buruh kali ini membawa tuntutan utama yakni meminta Gubernur DIY merevisi besaran UMP-UMK se-DIY tahun 2026. Menurut para buruh, besaran upah minimum yang ditetapkan jauh di bawah realitas kebutuhan hidup layak (KHL).

“UMP naik hanya kurang dari 6 persen. Karena itu kami menggelar unjuk rasa agar Pemda DIY merevisi UMP sesuai KHL yang angkanya Rp4 juta,” kata Irsad.

Irsad menuturkan, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut Yogyakarta merupakan satu di antara kota dengan biaya hidup yang tinggi di Indonesia. Dengan besaran UMP dan UMK se-DIY yang masih di bawah Rp3 juta, Irsad menilai angka itu tidak bisa mencukupi untuk hidup layak.

“Minimal Rp4 juta, kalau UMP-nya. Kemudian kalau UMK-nya ada di sekitar Rp4,1 juta sampai Rp4,6 juta. Itu berdasarkan survei dari Kemnaker RI,” ujar Irsad.

Ia menyebut tingginya biaya hidup di DIY, di antaranya dari kebutuhan pangan, hunian, hingga pendidikan dan kesehatan, yang terus mengalami kenaikan.

“Hidup butuh makan, butuh rumah dan semua semakin mahal, akan tetapi upah kami naiknya sedikit. Karena itu kami gelar aksi agar Pemda mau merevisi mencapai KHL,” tegas Irsad.

Selain itu, ia juga mendesak Pemda DIY untuk turun tangan secara serius dalam menyelesaikan berbagai perselisihan hubungan industrial di sejumlah perusahaan.

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) DIY, Kirnadi, meminta agar Pemda DIY melakukan peninjauan ulang terhadap penetapan UMP 2026. Ia menyampaikan, kalangan buruh berencana mendatangi Kantor Gubernur DIY di Kompleks Kepatihan untuk menyampaikan aspirasi tersebut secara langsung.

Menurut Kirnadi, kewenangan penetapan UMP berada di tangan Gubernur DIY. Oleh karena itu, ia berharap Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dapat mengambil kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan pekerja.

“Gubernur DIY punya kewenangan penuh dalam menetapkan UMP sesuai konstitusi. Kami mengingatkan bahwa keputusan tersebut menentukan apakah pekerja dapat hidup sejahtera atau justru sebaliknya. Namun kenaikan UMP saat ini dinilai keliru karena hanya sekitar enam persen,” ucap Kirnadi.

Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menyampaikan penetapan UMP DIY tidak dilakukan secara sepihak oleh pemerintah daerah. Proses perhitungannya dilakukan melalui mekanisme Dewan Pengupahan yang melibatkan berbagai unsur terkait.

“Jika dilihat dari dua sisi, baik pekerja maupun pengusaha sama-sama memiliki kepentingan. Karena itu kami berupaya mencari titik temu di antara keduanya,” ujar Ni Made.

Ia menjelaskan, penentuan upah minimum juga mempertimbangkan indikator kelayakan hidup yang dirilis oleh BPS. Terkait besaran KHL yang disampaikan massa buruh, Ni Made menyebut masih diperlukan kejelasan mengenai dasar perhitungannya.

“Kami belum mendapatkan kejelasan terkait angka sekitar Rp 4 juta tersebut, termasuk parameter apa saja yang digunakan. Sementara ini, indikator yang kami pakai sudah menyesuaikan dengan ketentuan dan acuan dari pemerintah pusat,” tuturnya.

Tags: aliansi buruhDPRD DIYgubernur DIYIrsad Ade IrawankenaikanKirnadiunjuk rasaupah

Related Posts

Sejumlah buruh di melakukan aksi damai di halaman DPRD DIY menubtut revisi aturan Upah Minimum Kabupaten-Kota (UMK) direvisi, Kamis (8/1/2026).

Tuntut Upah Layak, MPBI DIY Tegaskan Satu Pekerja Harus Mampu Hidupi Keluarga

January 8, 2026
Terdakwa pembakaran tenda Polda DIY Perdana Arie Veriasa saat berbicara dengan penasehat hukumnya sebelum persidangan di Pengadilan Negeri Sleman, Senin (22/12/2025).

Kapolda DIY Sebut Kasus Perdana Arie Tidak Terkait Unjuk Rasa

December 31, 2025
Sejumlah karyawan dari PT Harimau melakukan unjuk rasa di Kantor Disnakertrans DIY, Rabu (17/12/2025).

Gaji Tak Dibayarkan Beberapa Bulan, Ratusan Buruh PT Harimau Laporkan Perusaan ke Disnakertrans DIY

December 17, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X (tiga dari kiri), menyerahkan bantuan uang tunai secara simbolis dari Pemprov DIY untuk Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat di Kompleks Kepatihan, Selasa (9/12/2025).

Pemda DIY Salurkan Rp 3 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor di Tiga Provinsi Sumatra

December 9, 2025
Jembatan Kewek di Kota Yogyakarta.

Gubernur DIY Tak Ikut Campur Penataan Jembatan Kewek, Minta Pemkot Yogyakarta Sampaikan Laporan Dulu

November 24, 2025
Next Post
Tangkapan video Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih bersama Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto jawab soal hubungan keduanya yang diisukan renggang

Bupati Endah Subekti Beri Jawaban Menohok Usai Diisukan Hubungannya Retak dengan Wabup

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.