• Tentang Kami
Monday, January 12, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

NU dan Muhammadiyah Sayangkan Ada Pihak Catut Nama Organisasi Laporkan Pandji Pragiwaksono

Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan oleh dua kelompok massa yang mengatasnamakan Muhammadiyah dan NU sebagai penista agama gegara materi stand up comedy bertajuk Mens Rea

byredaksi
January 10, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pertunjukan stand up comedy oleh Pandji Pragiwaksono bertajuk Mens Rea yang kini dilaporkan oleh sejumlah kelompok massa mengatasnamakan Muhammadiyah dan NU

Pertunjukan stand up comedy oleh Pandji Pragiwaksono bertajuk Mens Rea yang kini dilaporkan oleh sejumlah kelompok massa mengatasnamakan Muhammadiyah dan NU. [Instagram/Pandji Pragiwaksono]

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

JAKARTA, POPULI.ID – Kesuksesan pertunjukan stand up comedy bertajuk Mens Rea yang dibawakan Pandji Pragiwaksono belakangan berbuntut pelaporan ke aparat hukum.

Satu di antara perintis pertunjukan stand up comedy di tanah air itu dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Aliansi Muda Muhammadiyah serta Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU).

BERITA MENARIK LAINNYA

Kenang Wafatnya Muhammad Jazir, Haedar Nashir: Teladan Dakwah Masjid

Muhammadiyah Desak Status Bencana Nasional untuk Wilayah Sumatra

Mereka melaporkan Pandji Pragiwaksono atas dugaan penghasutan dan penistaan agama sebagaimana tertera dalam pasal 300 dan 301 KUHP.

Alih-alih dapat dukungan, dua kelompok massa yang mengatasnamakan Muhammadiyah dan NU tersebut justru mendapat respon balik yang tak diduga.

Ketua Biro Komunikasi dan Pelayanan Umum PP Muhammadiyah Edy Kuscahyanto secara tegas menyatakan Aliansi Muda Muhammadiyah bukan bagian dari organisasi resmi Muhammadiyah.

“Itu bukan organisasi resmi Muhammadiyah dan laporan yang disampaikan mereka juga bukan sikap resmi dari kami,” terangnya.

Senada, Ketua Pengurus Besar NU, KH Ulil Abshar Abdalla juga tegas menyebut Angkatan Muda NU bukan bagian dari Nahdlatul Ulama.

“Itu bukan representasi dari PBNU,” tegasnya.

Gus Ulil juga menyoroti pentingnya ruang humor di tengah kehidupan masyarakat.

Ia menyayangkan apabila seorang komedian yang bertugas menghibur publik justru harus berhadapan dengan proses hukum.

“Kita butuh banyak ketawa di negeri ini. Kasihan kalau komedian yang bikin banyak orang tertawa harus dilaporkan ke aparat hukum. Humor adalah koentji,” tulisnya.

Humor Medium Kritik Sosial

Sosiolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Arie Sudjito menilai bahwa humor merupakan medium kritik sosial yang lumrah digunakan warga sipil dalam kehidupan demokrasi.

“Menurut saya, komedi semacam itu hal yang lumrah. Bahkan semestinya humor dapat dijadikan media kritik sosial untuk menjaga keseimbangan dalam proses kekuasaan,” ujar Arie dilansir dari NU Online.

Arie menegaskan, tradisi humor justru dapat mendorong kematangan berpikir masyarakat dalam menyikapi kondisi pemerintahan.

“Jika dicerna dengan pikiran sehat, kritik sosial yang dikemas dalam humor lebih mudah dipahami masyarakat. Pemerintah bisa membaca keresahan warga, lalu melakukan evaluasi agar sistem berjalan sebagaimana mestinya,” imbuhnya.

Secara sosiologis, Arie menilai pertunjukan Mens Rea tidak mengandung niat jahat, melainkan menjadi ruang refleksi bagi para pemangku kebijakan.

“Ketika fakta sosial disampaikan melalui humor sebagai kritik, itu seharusnya menjadi tantangan bagi pemegang kekuasaan untuk berbenah jika memang benar adanya, bukan justru merespons secara represif,” katanya.

Menurutnya, ketegangan sosial yang muncul justru berpotensi memunculkan persepsi bahwa pemerintah anti-kritik.

“Jika kita melihat sejarah Indonesia, pencekalan dan pembatasan kebebasan berpendapat adalah catatan kelam. Hal itu seharusnya tidak terulang. Cara negara merespons kritik akan menjadi penilaian publik terhadap kematangan demokrasi kita,” jelas Arie.

Ia menambahkan, respons negara terhadap kritik publik menjadi tolok ukur kualitas demokrasi di Indonesia.

“Masih banyak praktik oligarki, korupsi, dan diskriminasi. Kritik melalui humor dapat menjadi jembatan komunikasi antara warga sipil dan pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan,” terangnya.

Arie menegaskan, pembungkaman ekspresi kritik justru berpotensi memperkeruh iklim demokrasi. “Kalau kritik lewat humor, puisi, atau seni justru dibungkam, apa bedanya dengan praktik pemerintahan otoriter di masa lalu,” tegasnya.

 

Tags: Arie SudjitoMens ReaMuhammadiyahNUPandji PragiwaksonoUlil Abshar

Related Posts

KH Muhammad Jazir yang merupakan ketua dewan syuro Masjid Jogokariyan,Senin (22/12/2025) wafat

Kenang Wafatnya Muhammad Jazir, Haedar Nashir: Teladan Dakwah Masjid

December 22, 2025
Alat berat dikerahkan untuk percepatan perbaikan Jalan Nasional Padang-Bukittinggi, Senin (15/12). (Bidang Komunikasi Kebencanaan / Muhammad Andhika Rivaldi)

Muhammadiyah Desak Status Bencana Nasional untuk Wilayah Sumatra

December 19, 2025
Nahdliyyim DIY menyampaikan pernyataan sikap soal perpecahan elit pengurus Nahdlatul Ulama (NU), Jumat (28/11/2025).

Konflik Elite Memanas, Nahdliyin Yogyakarta Serukan Tabayyun: Jangan Ada Saling Dominasi

November 28, 2025
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo

Luncurkan Jatayu, Hasto Wardoyo Curhat Soal Banyak Program Hanya Seremonial Semata

August 20, 2025
Wali Kota Yogyakarta Dukung Fatwa Muhammadiyah Larangan Merokok lewat Program Pendidikan Karakter

Wali Kota Yogyakarta Dukung Fatwa Muhammadiyah Larangan Merokok lewat Program Pendidikan Karakter

August 20, 2025
Bupati Sleman Dukung Program Ketahanan Pangan Kokam–Polri, Siap Sediakan Lahan

Bupati Sleman Dukung Program Ketahanan Pangan Kokam–Polri, Siap Sediakan Lahan

July 20, 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.