• Tentang Kami
Wednesday, January 28, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Gempa Pacitan M 5,7 dan Bantul M 4,5, Pakar Ingatkan Potensi Longsor dan Likuifaksi

Dalam sehari kemarin, Yogyakarta diguncang dua gempa yang berpusat di Pacitan dan Bantul

byGalih Priatmojo
January 28, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gempa Pacitan M 5,7 dan Bantul M 4,5, Pakar Ingatkan Potensi Longsor dan Likuifaksi
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

Hari Ini Yogyakarta dan Sekitarnya Tercatat Digoyang Gempa 2 Kali

Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Bantul Siang Ini, Pegawai DLH Kota Yogyakarta Berlarian

BANTUL, POPULI.ID – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, dan dirasakan hingga Kabupaten Bantul serta wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa (27/1/2026), dipicu oleh aktivitas patahan aktif di kawasan selatan Pulau Jawa.
Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa utama di Pacitan tercatat berkekuatan magnitudo 5,7, sementara gempa dangkal yang berpusat di wilayah Bantul berkekuatan magnitudo 4,5.
Direktur Pusat Penelitian Penanggulangan Bencana Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Eko Teguh Paripurno, menjelaskan bahwa berdasarkan lokasi episentrum, gempa berkaitan dengan aktivitas sesar.
“Kalau dari sisi lokasinya, episentrumnya menunjukkan bahwa gempa dipicu oleh patahan karena memang berada di zona Sesar Opak. Sesar ini tidak hanya lokal, tapi regional, dari Bantul sampai ke Klaten,” kata Eko.
Ia menjelaskan, gempa yang tergolong dangkal akan menimbulkan guncangan yang lebih kuat di permukaan.
“Gempa dangkal itu akan terasa kuat karena energinya sampai ke permukaan. Gelombang gempa masih bisa terasa, dan sebaran dampaknya ke masing-masing tempat akan berbeda tergantung litologi dan struktur tanah. Akan ada efek getaran atau amplifikasi,” jelasnya.
Menurut Eko, gempa juga berpotensi memicu bencana turunan, seperti longsor dan likuifaksi, terutama di wilayah dengan kondisi tanah tertentu.
“Kalau bicara gempa, sekarang bisa dicek potensi turunannya. Generasi pertama dari daya getaran bisa memicu longsoran, dan juga bisa memicu amplifikasi,” ujarnya.
Khusus untuk wilayah Bantul, Eko mengingatkan adanya kecenderungan likuifaksi, terutama di daerah dengan muka air tanah dangkal.
“Kami ketahui di Bantul ada kecenderungan likuifaksi ketika air dangkal dan ada getaran yang cukup. Pemetaan kerawanan likuifaksi tinggi, sedang, dan rendah sepertinya juga belum ada kegiatan lanjutan secara menyeluruh,” katanya.
Sementara itu, pengamat pariwisata Universitas Sanata Dharma, Ike Janita Dewi, menilai rangkaian gempa yang terjadi di Pacitan dan Bantul belum berdampak signifikan terhadap aktivitas pariwisata di Bantul dan Gunungkidul.
“Secara umum, bencana alam seperti gempa dan gunung meletus, serta bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem, merupakan ancaman terhadap pariwisata. Orang akan cenderung menunda bahkan membatalkan perjalanan,” ujar Ike.
Meski demikian, ia menilai gempa yang terjadi pada Selasa (27/1/2026) belum secara langsung memengaruhi kunjungan wisata.
“Gempa yang terjadi kemarin saya kira belum akan berdampak pada perjalanan wisata ke Bantul maupun Gunungkidul. Akan tetapi, ini menjadi wake-up call bagi pemerintah dan industri untuk membangun sistem informasi kebencanaan,” tegasnya.
Ia menambahkan, banyak destinasi wisata berada di wilayah rawan bencana, sehingga pengelola perlu dibekali kesiapsiagaan.
“Merespon gempa kemarin, semua pengelola daya tarik wisata harus diberi informasi dan diarahkan untuk selalu siap siaga dalam mitigasi dampak bencana,” pungkasnya. (populi.id/Hadid Pangestu)
Tags: bantulBMKGEko Teguh ParipurnogempaIke Janita DewiPacitan

Related Posts

Ilustrasi gempa

Hari Ini Yogyakarta dan Sekitarnya Tercatat Digoyang Gempa 2 Kali

January 27, 2026
Sejumlah pegawai DLH Kota Yogyakarta keluar ruangan usai merasakan guncangan gempa yang cukup besar, Selasa (27/1/2026). Menurut BMKG pusat gempa berada di wilayah Bantul.

Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Bantul Siang Ini, Pegawai DLH Kota Yogyakarta Berlarian

January 27, 2026
Kantor Bupati Bantul

Pemkab Bantul Ajukan Usulan Perbaikan Sarpras Pendidikan yang Tak Layak

January 25, 2026
Pohon randu tumbang yang tewaskan pengendara motor kakek dan cucu di Jalan Lembah UGM, Karangmalang, Kalurahan Caturtunggal, Depok, Sleman, Sabtu (24/1/2026).

Angin Kencang di Sleman, Kakek dan Cucu Tewas Tertimpa Pohon Randu di Kawasan UGM

January 24, 2026
Satu diantara area gumuk pasir yang ada di kawasan pesisir selatan Bantul

Meski Anggaran Terbatas, Pemkab Bantul akan Percepat Restorasi Gumuk Pasir Tahun Ini

January 23, 2026
destinasi wisata Pantai Parangtritis yang menjadi satu di antara andalan pariwisata Kabupaten Bantul

Pemkab Bantul Bidik Pendapatan dari Sektor Pariwisata Rp29 Miliar pada 2026

January 21, 2026
Next Post
Terganggu Tumpukan Sampah, Omzet Penjual Angkringan di Pasar Giwangan Anjlok

Terganggu Tumpukan Sampah, Omzet Penjual Angkringan di Pasar Giwangan Anjlok

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.