• Tentang Kami
Monday, August 3, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Terganggu Tumpukan Sampah, Omzet Penjual Angkringan di Pasar Giwangan Anjlok

Sampah yang menggunung di kawasan pasar induk buah dan sayuran Giwangan dikeluhkan sejumlah pedagang termasuk penjaja angkringan yang biasa mangkal di lokasi

byGalih Priatmojo
January 28, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Terganggu Tumpukan Sampah, Omzet Penjual Angkringan di Pasar Giwangan Anjlok
0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Puji (42), duduk terdiam menunggu pelanggan datang ke warung angkringannya pada Selasa (27/1/2026). Sesekali ia menyeruput segelas teh hangat sambil memandang jauh di antara aktivitas pedagang Pasar Induk Buah dan Sayur Giwangan, Kota Yogyakarta, DIY.
Pandangannya tampak sayu melihat kursi angkringan yang masih saja kosong, padahal saat itu sudah memasuki jam makan siang. Biasanya, kursi-kursi tersebut sudah dipenuhi jejeran pelanggan yang memesan minum untuk melepas dahaga.
Alih-alih keramaian pelanggan, justru tumpukan sampah buah dan sayuran lah yang memenuhi pandangan mata Puji.
Bagaimana tidak? Warung angkringan Puji berada tepat di samping depo sampah Pasar Induk Buah dan Sayur Giwangan.
Depo yang seharusnya menjadi tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS 3R) itu kini penuh tumpukan karung sampah. Saking penuhnya, penampungan sampah tersebut tampak meluber sampai bahu jalan.
“Sudah sebulan lebih sampah-sampah tidak diangkut. Padahal dulu setiap pagi pasti diangkut, tapi mulai sebulan ini menumpuk,” ungkap Puji kepada Populi.id, Selasa (27/1/2026).
Dia mengaku tak tahu alasan pasti tumpukan sampah di Pasar Induk Giwangan itu tidak segera diangkut.
Dia merasa tumpukan sampah itu sangat mengganggu aktivitas jualannya. Lantaran, bau tak sedap yang bersumber dari tumpukan sampah membuat pelanggannya berpikir dua kali untuk mampir.
“Ya sangat berpengaruh, sekarang jadi sepi. Pelanggan yang mau makan pasti mikir-mikir lagi kalau baunya begini. Jangankan pelanggan, kami yang nunggu juga agak mual, pernapasannya juga agak engap,” katanya.
Sejak tumpukan sampah tak diangkut, Puji mengaku mengalami penurunan pemasukan. Jika biasanya bisa menjual 50 gelas minuman per hari. Kini dia hanya bisa menjual minuman di bawah 20 gelas per hari.
“Ya kebanyakan dibungkus bawa pulang. Kalau diminum di sini pada tidak mau. Saya juga jadi sering libur karena mikirin sampah itu, daripada tidak laku,” tutur dia.
Sementara itu, Pengawas Kebersihan Pasar Induk Giwangan, Sugeng, mengungkapkan ada sebanyak tujuh titik tumpukan sampah yang muncul di Pasar Induk Giwangan.
Kondisi yang berlangsung sebulan terakhir itu muncul karena pada 2025 armada pengangkut sampah tidak pasti datang.
Ditambah, pada awal 2026 TPA Piyungan sudah benar-benar ditutup, sehingga semakin memperparah tumpukan sampah di pasar rakyat tersebut.
“Dari dinas sudah berkoordinasi dan masih mencari cara untuk menyelesaikan masalah ini,” kata dia.
Sugeng menyebut, sebagian besar tumpukan itu berupa sampah organik dari sisa sayur dan buah-buahan busuk. Bahkan sebesar 70 persen berupa buah jeruk busuk atau tak layak jual (BS).
“Kalau semua sampah mau diangkut dalam sehari, membutuhkan 7 armada karena beratnya bisa sampai 30-an ton. Kalau kondisi sampah dari awal nol ton, paling 3 hari diangkut satu armada bisa cukup,” pungkasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)
Tags: angkringanGiwanganpasar induk dan buah giwangansampahTPA PiyunganYogyakarta

Related Posts

Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

July 27, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo.

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

July 27, 2026
Wamen UMKM, Helvi Moraza, saat menghadiri perjanjian kerja sama Kementerian UMKM dan Aprindo untuk menghapus biaya listing fee produk usaha mikro masuk ke ritel modern, di Teras Malioboro 1 Kota Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam.

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

July 19, 2026
Sejumlah penumpang mengantre di gate tiket setelah menggunakan layanan KAI Bandara YIA PSO, belum lama ini.

Tren Meningkat, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Januari-Juni 2026

July 19, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ditemui di SMPN 10 Yogyakarta, Senin (13/7/2026).

Minat Pendaftar SMP Negeri di Kota Yogyakarta Melonjak, Pemkot Tambah Rombel Baru

July 14, 2026
Kebakaran melanda Vrama Billiard and Cafe serta Kanaya Munch & Migle, Jumat (3/7/2026) pagi.

Tempat Nongkrong dan Billiard di Mergangsan Kebakaran, Diduga Korsleting

July 3, 2026
Next Post
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes

Bukan ke Persib, Maarten Paes Mau Ukir Sejarah Bersama Ajax

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.