• Tentang Kami
Minggu, September 27, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Nasib Terkini Perajin Genteng Asal Sleman di Tengah Kampanye Gentengisasi Prabowo

Sebelumnya Presiden Prabowo sempat mendorong agar masyarakat Indonesia menggunakan genting sebagai atap rumah ketimbang seng

byredaksi
Februari 6, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sunardi (62) pengrajin genteng Sokka di Godean Sleman

Sunardi (62) pengrajin genteng Sokka di Godean Sleman. [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
40
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Kondisi sulit tengah dialami para perajin genteng di Sleman akibat semakin terbatasnya sumber bahan baku.

Alih fungsi lahan menjadi kawasan perumahan membuat tanah lempung yang selama ini menjadi bahan utama genteng kian susah didapat.

BERITA MENARIK LAINNYA

Sleman Siapkan Generasi Baru Dalang Lewat SEPADAN

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

Situasi tersebut dirasakan langsung oleh Sunardi (62), perajin genteng sokka asal Padukuhan Kwagon, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Godean, Sleman, DIY. Ia menyebut, tren penurunan ketersediaan bahan baku sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

“Paling sudah tiga tahunan ini bahan baku susah. Wilayah yang selama ini menjadi pemasok bahan baku sebagian besar sudah jadi perumahan,” kata Sunardi saat ditemui, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, tanah dari pegunungan di wilayah Godean yang dulu menjadi andalan kini hampir habis.

Kondisi itu memaksa sebagian perajin genteng di sekitarnya beralih profesi menjadi pembuat batu bata yang dinilai lebih fleksibel dalam hal bahan baku.

“Kayak gunung sekitar sini sudah digusur. Banyak dibangun perumahan sekarang. Banyak yang sudah ganti jualan batu bata,” ujarnya.

Sunardi menjelaskan, bahan baku genteng membutuhkan kualitas tanah tertentu. Tanah lempung biasanya diambil dari sekitar wilayah Godean, bantaran Kali Progo, sawah, kebun, atau gumuk yang lebih tinggi. Namun tidak semua tanah cocok untuk genteng.

“Kalau batu bata, bahan asal tanah bisa jadi. Tapi kalau genteng, kalau kurang bagus ya pecah. Belum dijemur saja sudah pada pecah,” jelasnya.

Dalam kondisi normal, ia mengaku hanya mampu memproduksi paling banyak sekitar 300 buah genteng dalam satu kali proses. Dari sisi kualitas, genteng produksinya berada di kelas menengah.

“Kalau kualitas ini masih menengah. Yang lebih bagus mungkin Kebumen, soalnya di sana mengandung pasir besi jadi lebih kuat,” katanya.

Soal pemasaran, Sunardi menyebut permintaan biasanya meningkat saat ada program bedah rumah atau proyek tertentu. Namun, pada bulan puasa penjualan cenderung sepi. Dalam enam bulan terakhir, aktivitas produksi kembali sedikit ramai meski terkendala cuaca.

“Ini baru rame lagi setengah tahun ini. Tapi kalau hujan ya susah keringnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses produksi genteng tergolong melelahkan dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Omzet pun tidak menentu karena bergantung pada siklus produksi.

“Kalau omzet enggak tentu, Mas. Saya kan satu kali bakar. Biasanya dua minggu baru bisa bakar, dijemur dulu, ditumpuk, baru dibakar,” ungkap Sunardi.

Untuk biaya produksi, ia mengaku harus mengeluarkan Rp220 ribu per rit tanah. Dalam satu kali pembakaran, ia membutuhkan sekitar 13 hingga 15 rit tanah.

“Ini semua beli tanahnya. Satu rit Rp220 ribu. Kalau dua kali bakar ya tinggal dikalikan saja,” katanya.

Sambut Baik Gentengisasi Presiden Prabowo

Terkait rencana program Gentengisasi yang digaungkan Presiden Prabowo, Sunardi menyambut baik kebijakan tersebut. Menurutnya, penggunaan genteng lebih tahan lama dibandingkan bahan atap lain seperti seng atau galvalum.

“Kalau buat perajin ya bagus. Seng sama galvalum itu bisa karatan, kalau genteng enggak. Selama enggak pecah ya aman,” tuturnya.

Ia berharap, jika program tersebut benar-benar direalisasikan, dapat memberi angin segar bagi para perajin genteng yang kini jumlahnya semakin sedikit, khususnya di wilayah Sleman. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: gentengisasiGodeanperajin gentengprabowoSleman

Related Posts

Sleman Siapkan Generasi Baru Dalang Lewat SEPADAN

Sleman Siapkan Generasi Baru Dalang Lewat SEPADAN

September 10, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

Agustus 5, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Tanggapi Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Bupati Sleman: Yang Saya Cari Amal Jariyah

Agustus 5, 2026
Anggota medis melakukan evakuasi jenazah pria lanjit usia yang tertemper di Timur Fly Over Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY, Minggu (3/8/2026). (Polresta Sleman)

Lansia Pencari Rongsok Tewas Tertemper Kereta Api di Janti, KAI Ingatkan Hal Ini

Agustus 3, 2026
Polisi melakukan penyelidikan kekerasan jalanan di Jalan Laksda Adi Sucipto, Maguwoharjo, Sleman, DIY, Minggu (2/8/2026). (Polresta Sleman)

Pelajar Asal Tangerang Selatan Jadi Korban Tembakan Air Softgun di Sleman

Agustus 3, 2026
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Mustadi.

Laptop bagi Siswa SMP Tak Wajib, Disdik Sleman: Hanya Berlaku bagi Kelas Digital Pilihan

Juli 28, 2026
Next Post
Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto.

Mengenang Benny Indra Ardhianto: Sosok Pengusaha Muda dan Wakil Bupati Klaten yang Tutup Usia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.