• Tentang Kami
Monday, May 25, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Oknum Guru SLB di Yogyakarta Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pelecehan Seksual Murid Difabel

Pelaporan ini terkait dugaan pelecehan seksual oleh oknum guru di salah satu SLB di Yogyakarta.

byredaksi
February 20, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual

Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual. [vecteezy/ipopba ipopba]

0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Dugaan tindak pelecehan seksual yang melibatkan seorang guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di sebuah Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Yogyakarta resmi dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Yogyakarta pada Jumat (20/2/2026).

Kuasa hukum korban, Hilmi Miftahzen, menyampaikan bahwa laporan tersebut berkaitan dengan dugaan perbuatan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum tenaga pendidik terhadap muridnya.

BERITA MENARIK LAINNYA

Satu Dosen UPN Veteran Dihukum Berat Terkait Kekerasan Seksual di Kampus

Kronologi Pembacokan Pelajar di Kawasan Kotabaru

Namun, ia belum dapat menjelaskan secara detail kronologi kejadian karena perkara masih dalam proses penyelidikan oleh penyidik PPA.

“Pelaporan ini terkait dugaan pelecehan seksual oleh oknum guru di salah satu SLB di Yogyakarta. Untuk kronologi belum bisa kami sampaikan karena masih dalam penanganan penyidik,” ujar Hilmi.

Berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa tersebut diduga terjadi dalam rentang waktu November hingga Desember 2025. Korban diketahui lahir pada 2009 dan saat ini masih duduk di kelas 2 SLB.

Hilmi menjelaskan, korban merupakan anak berkebutuhan khusus yang mengalami keterbatasan sejak kecil. Kondisi itu menyebabkan proses pendalaman keterangan harus dilakukan dengan pendekatan khusus.

“Korban mengalami trauma dan memiliki kebutuhan khusus. Untuk menggali detail seperti tanggal kejadian cukup sulit. Namun dari keterangan korban dan keluarga, memang ada tindakan tidak pantas yang dilakukan oknum guru tersebut,” jelasnya.

Dugaan perbuatan tersebut disebut terjadi lebih dari satu kali, meski jumlah pastinya masih dalam pendalaman. Informasi awal menyebut kejadian diduga berlangsung di ruang kelas maupun di luar kelas.

Bahkan, berdasarkan keterangan sementara, saat peristiwa terjadi diduga ada murid lain di sekitar lokasi.

Kasus terungkap setelah korban sempat menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orang tua, meski belum secara rinci.

Detail peristiwa kemudian terungkap lebih jauh saat korban dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Pihak keluarga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke LSM Harimau yang kemudian menghubungkan dengan tim kuasa hukum.

Rekan kuasa hukum korban, Arter Lukas Tulia, berharap penanganan perkara ini dapat dikawal bersama agar berjalan transparan hingga tuntas.

“Klien kami seorang difabel. Ini sangat memprihatinkan jika benar dilakukan oleh oknum pendidik. Kami berharap Kanit PPA memproses sesuai hukum yang berlaku hingga persidangan dan jika terbukti, pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya,” tegasnya.

Tim kuasa hukum juga meminta dukungan media untuk turut mengawal proses hukum agar tidak terhenti di tengah jalan. Selain penegakan hukum terhadap terduga pelaku yang merupakan laki-laki, mereka juga menekankan pentingnya pendampingan dan rehabilitasi bagi korban guna memulihkan trauma.

Sementara itu, Kanit PPA Polresta Yogyakarta, Ipda Apri Sawitri, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Baru membuat laporan terkait dugaan perbuatan cabul terhadap anak. Nanti kalau laporan polisi (LP) sudah kami terima secara administrasi lengkap, akan kami sampaikan kembali,” ujarnya.

Saat ini laporan telah diterima dan tengah dalam tahap pendalaman oleh penyidik PPA. Pihak kuasa hukum menyatakan perkembangan selanjutnya akan disampaikan setelah proses pemeriksaan berjalan lebih lanjut. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: Hilmi Miftahzenoknum gurupelecehan seksualPolresta YogyakartaSLBYogyakarta

Related Posts

Satu Dosen UPN Veteran Dihukum Berat Terkait Kekerasan Seksual di Kampus

Satu Dosen UPN Veteran Dihukum Berat Terkait Kekerasan Seksual di Kampus

May 24, 2026
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, dan Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Riski Adrian, menunjukkan barang bukti dan foto pelaku pembacokan yang menewaskan seorang pelajar, Jumat (22/5/2026).

Kronologi Pembacokan Pelajar di Kawasan Kotabaru

May 24, 2026
Ketua Satgas PPKS UPN Veteran Yogyakarta, Iva Rachmawati, mengatakan telah meminta keterangan dari 13 orang korban atau pelapor dan 12 saksi dalam dugaan kasus kekerasan seksual di UPN Veteran Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).

13 Korban Adukan 7 Oknum Dosen Soal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta

May 22, 2026
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, saat ditemui Rabu (20/5/2026).

Polisi Ringkus 3 Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Pelajar di Kotabaru, Tiga Lainnya Masih Buron

May 21, 2026
Polresta Yogyakarta ungkap kasus pengoplosan isi LPG subsidi ke tabung non subsidi, Rabu (20/5/2025).

4 Pengoplos LPG Subsidi ke Tabung Non Subsidi Ditangkap, Polisi: Pelaku Raup Untung Rp75 Juta Per Bulan

May 21, 2026
Kepala BNNP DIY, Faried Zulkarnain, menunjukkan barang bukti dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis yang dilakukan tersangka MIJS (23), di kantor BNNP DIY, Rabu (20/5/2026).

Samarkan Narkotika dalam Speaker, Mahasiswa Jakarta Pengedar Tembakau Sintetis Ditangkap di Bantul

May 20, 2026
Next Post
Oke Gas Oke Gas Mana Gasnya?

Pemkab Bantul Ajukan Tambahan Pasokan Elpiji untuk Kebutuhan Awal Ramadan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.