• Tentang Kami
Sunday, April 12, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Merasakan Sensasi Berburu Takjil di Pasar Sore Ramadan Kauman yang Sudah Berusia 30 Tahun

Pasar Sore Ramadan Kauman mulai dikelola RW pada 1 Ramadan 1416 Hijriyah atau 22 Januari 1996.

byredaksi
February 25, 2026
in headline, Lifestyle
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suasana pasar sore Ramadan Kauman menjelang berbuka puasa, Selasa (24/2/2026)

Suasana pasar sore Ramadan Kauman menjelang berbuka puasa, Selasa (24/2/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Matahari masih tinggi ketika sebuah gang di Kampung Kauman, Kelurahan Ngupasan, Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta, ramai dikunjungi warga. Gang selebar 1,5-2 meter dekat kawasan Nol Kilometer Malioboro itu mendadak jadi lautan manusia pada sore hari setiap bulan suci Ramadan.

Tak terkecuali pada Selasa (24/2/2026). Puluhan meja tertata berbagai jenis makanan dan minuman mengundang selera berjajar rapi di sepanjang jalan gang Pasar Sore Ramadan Kauman. Para pedagang terlihat sibuk melayani pembeli meskipun matahari masih bersinar terang.

BERITA MENARIK LAINNYA

Dubes Inggris Kunjungi Yogyakarta, GKR Mangkubumi: Bahas Penataan Transportasi

Dubes Inggris Berkunjung ke Stasiun Yogyakarta, Pererat Hubungan Inggris dan Yogyakarta

Semakin sore, gang kecil di tengah Kota Yogyakarta itu semakin padat didatangi pengunjung. Mereka rela berdesak-desakan memburu kudapan tradisional hingga modern yang dijajakan di Pasar Sore Ramadan Kauman.

Pasar Sore Ramadan Kauman adalah salah satu pasar tiban yang eksis diserbu warga Yogyakarta ketika memasuki bulan suci Ramadan. Pasar Ramadan yang berada di kampung lahirnya organisasi Muhammadiyah itu rupanya sudah berusia 30 tahun.

Ketua RW 10 Kampung Kauman, Muhammad Chawari, mengungkapkan Pasar Sore Ramadan Kauman mulai dikelola RW pada 1 Ramadan 1416 Hijriyah atau 22 Januari 1996. Sebelum dikelola, Pasar Sore Ramadan itu memang dikenal dengan nama pasar tiban lantaran ada sejumlah pedagang dadakan yang berjualan saat ramadan.

“Waktu itu kami masih pengurus RW baru. Saya sekretaris RW dan Pak Iban (Almarhum) sebagai Ketuanya. Kami sore-sore duduk di sana (lokasi pasar tiban) melihat ada Ibu-ibu memasang tenda sendiri. Lalu kami bantu. Setelah itu kami berdiskusi bagaimana kalau Ibu-ibu itu kami koordinir,” ceritanya kepada Populi.id, Selasa (24/2/2026).

Dia mengaku kala itu belum berpikiran bahwa Pasar Sore Ramadan Kauman akan sebesar sekarang. Sebab, awal mengelola Pasar Sore Ramadan Kauman dikatakan hanya ada lima sampai 10 pedagang. Adapun di luar bulan Ramadan, di tempat itu memang sudah ada tiga orang pedagang sayur dan lauk pauk.

“Alhamdulillah sekarang berkembang dan kalau dilihat ada 60 stan pedagang,” ujarnya.

“Kalau dulu lapaknya masih pakai tenda biru dan tiang bambu. Setelah kami kelola terus, akhirnya bisa membikin tenda dan diberi atap seng (galvalum). Untuk sengnya bantuan dari masjid,” tambahnya.

Chawari melanjutkan, puluhan pedagang di Pasar Sore Ramadan Kauman separuhnya berasal dari warga setempat. Sedangkan, sebagian lainnya merupakan warga luar kampung semisal dari Ngampilan, Pakuncen, Sleman, Imogiri, Bantul, dan Jalan Wates.

“Antusias pedagang sangat tinggi, terbukti saat pandemi Covid-19 kami sempat dua tahun libur. Nah itu banyak yang tanya kapan digelar lagi,” katanya.

Menurutnya, Pasar Sore Ramadan Kauman cukup spesial karena beberapa pedagang menjual makanan khas Kauman yang hanya ada saat Ramadan. Di antaranya kicak dan sangga buwana.

“Awalnya memang visi misi kami untuk melestarikan makanan khas Kauman. Ada sekitar 15-20 jenis makanan khas Kauman semisal kicak, sangga buwana, jadah manten, semar mendem, dan nyahlukar. Rata-rata makanan itu hanya ada saat puasa Ramadan, atau pesan dulu,” ujarnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: KaumanMuhammad ChawariPasar Sore RamadanYogyakarta

Related Posts

Dubes Inggris Kunjungi Yogyakarta, GKR Mangkubumi: Bahas Penataan Transportasi

Dubes Inggris Kunjungi Yogyakarta, GKR Mangkubumi: Bahas Penataan Transportasi

April 8, 2026
Dubes Inggris Berkunjung ke Stasiun Yogyakarta, Pererat Hubungan Inggris dan Yogyakarta

Dubes Inggris Berkunjung ke Stasiun Yogyakarta, Pererat Hubungan Inggris dan Yogyakarta

April 8, 2026
Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, Bantul saat beberapa waktu lalu ditinjau sejumlah anggota DPRD DIY

Pasca Libur Lebaran 2026, WALHI Nilai Pengelolaan Sampah Yogyakarta Belum Optimal

April 8, 2026
Suasana toko plastik di belakang Pasar Kranggan, Kota Yogyakarta, Selasa (7/4/2026). Sejumlah penjual mengeluhkan naiknya harga plastik hingga memengaruhi penjualan

Harga Plastik di Yogyakarta Melonjak 100 Persen, Pedagang: Penjualan Menurun

April 7, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Wali Kota Yogyakarta Reformasi Sektor Pendidikan, Targetkan PPDB SD Tampung 3.700 Siswa Baru

April 7, 2026
PLN Siagakan Layanan Listrik Berlapis Kawal IHR Triple Crown 2026 di Bantul

PLN Siagakan Layanan Listrik Berlapis Kawal IHR Triple Crown 2026 di Bantul

April 6, 2026
Next Post
Pemprov Jateng menggelar operasi pasar dengan menyalurkan cabai rawit bersubsidi di 15 Kabupaten/Kota

Tekan Kenaikan Harga Cabai Rawit, Pemprov Jateng Gelar Operasi Pasar di 15 Titik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.