• Tentang Kami
Wednesday, August 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Merasakan Sensasi Berburu Takjil di Pasar Sore Ramadan Kauman yang Sudah Berusia 30 Tahun

Pasar Sore Ramadan Kauman mulai dikelola RW pada 1 Ramadan 1416 Hijriyah atau 22 Januari 1996.

byredaksi
February 25, 2026
in headline, Lifestyle
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suasana pasar sore Ramadan Kauman menjelang berbuka puasa, Selasa (24/2/2026)

Suasana pasar sore Ramadan Kauman menjelang berbuka puasa, Selasa (24/2/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Matahari masih tinggi ketika sebuah gang di Kampung Kauman, Kelurahan Ngupasan, Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta, ramai dikunjungi warga. Gang selebar 1,5-2 meter dekat kawasan Nol Kilometer Malioboro itu mendadak jadi lautan manusia pada sore hari setiap bulan suci Ramadan.

Tak terkecuali pada Selasa (24/2/2026). Puluhan meja tertata berbagai jenis makanan dan minuman mengundang selera berjajar rapi di sepanjang jalan gang Pasar Sore Ramadan Kauman. Para pedagang terlihat sibuk melayani pembeli meskipun matahari masih bersinar terang.

BERITA MENARIK LAINNYA

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

Semakin sore, gang kecil di tengah Kota Yogyakarta itu semakin padat didatangi pengunjung. Mereka rela berdesak-desakan memburu kudapan tradisional hingga modern yang dijajakan di Pasar Sore Ramadan Kauman.

Pasar Sore Ramadan Kauman adalah salah satu pasar tiban yang eksis diserbu warga Yogyakarta ketika memasuki bulan suci Ramadan. Pasar Ramadan yang berada di kampung lahirnya organisasi Muhammadiyah itu rupanya sudah berusia 30 tahun.

Ketua RW 10 Kampung Kauman, Muhammad Chawari, mengungkapkan Pasar Sore Ramadan Kauman mulai dikelola RW pada 1 Ramadan 1416 Hijriyah atau 22 Januari 1996. Sebelum dikelola, Pasar Sore Ramadan itu memang dikenal dengan nama pasar tiban lantaran ada sejumlah pedagang dadakan yang berjualan saat ramadan.

“Waktu itu kami masih pengurus RW baru. Saya sekretaris RW dan Pak Iban (Almarhum) sebagai Ketuanya. Kami sore-sore duduk di sana (lokasi pasar tiban) melihat ada Ibu-ibu memasang tenda sendiri. Lalu kami bantu. Setelah itu kami berdiskusi bagaimana kalau Ibu-ibu itu kami koordinir,” ceritanya kepada Populi.id, Selasa (24/2/2026).

Dia mengaku kala itu belum berpikiran bahwa Pasar Sore Ramadan Kauman akan sebesar sekarang. Sebab, awal mengelola Pasar Sore Ramadan Kauman dikatakan hanya ada lima sampai 10 pedagang. Adapun di luar bulan Ramadan, di tempat itu memang sudah ada tiga orang pedagang sayur dan lauk pauk.

“Alhamdulillah sekarang berkembang dan kalau dilihat ada 60 stan pedagang,” ujarnya.

“Kalau dulu lapaknya masih pakai tenda biru dan tiang bambu. Setelah kami kelola terus, akhirnya bisa membikin tenda dan diberi atap seng (galvalum). Untuk sengnya bantuan dari masjid,” tambahnya.

Chawari melanjutkan, puluhan pedagang di Pasar Sore Ramadan Kauman separuhnya berasal dari warga setempat. Sedangkan, sebagian lainnya merupakan warga luar kampung semisal dari Ngampilan, Pakuncen, Sleman, Imogiri, Bantul, dan Jalan Wates.

“Antusias pedagang sangat tinggi, terbukti saat pandemi Covid-19 kami sempat dua tahun libur. Nah itu banyak yang tanya kapan digelar lagi,” katanya.

Menurutnya, Pasar Sore Ramadan Kauman cukup spesial karena beberapa pedagang menjual makanan khas Kauman yang hanya ada saat Ramadan. Di antaranya kicak dan sangga buwana.

“Awalnya memang visi misi kami untuk melestarikan makanan khas Kauman. Ada sekitar 15-20 jenis makanan khas Kauman semisal kicak, sangga buwana, jadah manten, semar mendem, dan nyahlukar. Rata-rata makanan itu hanya ada saat puasa Ramadan, atau pesan dulu,” ujarnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: KaumanMuhammad ChawariPasar Sore RamadanYogyakarta

Related Posts

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, pada Rabu (5/8/2026).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

August 5, 2026
Sejumlah titik sekitar Pakuwon Mall dilakukan pemasangan pagar, Senin (3/7/2026).

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

August 5, 2026
Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

July 27, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo.

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

July 27, 2026
Wamen UMKM, Helvi Moraza, saat menghadiri perjanjian kerja sama Kementerian UMKM dan Aprindo untuk menghapus biaya listing fee produk usaha mikro masuk ke ritel modern, di Teras Malioboro 1 Kota Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam.

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

July 19, 2026
Sejumlah penumpang mengantre di gate tiket setelah menggunakan layanan KAI Bandara YIA PSO, belum lama ini.

Tren Meningkat, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Januari-Juni 2026

July 19, 2026
Next Post
Pemprov Jateng menggelar operasi pasar dengan menyalurkan cabai rawit bersubsidi di 15 Kabupaten/Kota

Tekan Kenaikan Harga Cabai Rawit, Pemprov Jateng Gelar Operasi Pasar di 15 Titik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.