POPULI.ID – Menjelang bergulirnya ajang FIFA Series 2026 pada akhir Maret ini, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memanggil 41 pemain untuk masuk ke dalam skuad sementara. Dari puluhan nama tersebut, sektor lini serang menjadi sorotan tajam karena Herdman memboyong sebanyak 11 pemain berposisi penyerang.
Namun di balik pemanggilan ini, terdapat fakta yang cukup mengkhawatirkan. Berdasarkan statistik penampilan mereka bersama klub di semua ajang musim 2025/2026, tidak ada satu pun penyerang yang memiliki catatan gol fantastis.
Berikut adalah bedah detail posisi, statistik, dan performa para juru gedor pilihan John Herdman:
- Lima Penyerang Tengah
John Herdman memanggil lima pemain yang difungsikan sebagai penyerang tengah atau target man. Sayangnya, mayoritas dari mereka sedang dalam kondisi lesu di level klub.
- Ole Romeny (Oxford United): Pemain yang merumput di kasta kedua Liga Inggris ini memiliki catatan yang paling mengecewakan. Dari 16 laga, ia belum menyumbangkan satu pun gol maupun assist.
- Ramadhan Sananta (DPMM FC): Bermain di liga Malaysia, Sananta mencatatkan 4 gol dan 2 assist dari 23 pertandingan.
- Hokky Caraka (Persita Tangerang): Penyerang muda ini tampil cukup lumayan dengan torehan 4 gol dan 1 assist dari 22 laga di BRI Super League musim ini.
- Jens Raven (Bali United): Raven masih terus berjuang mengasah ketajamannya. Sejauh ini, ia baru mengemas 1 gol dan 2 assist dari 17 partai.
- Mauro Zijlstra (Persija Jakarta): Zijlstra memiliki catatan unik karena baru bergabung dengan Persija dari FC Volendam pada awal tahun ini. Bersama FC Volendam ia mencetak 3 gol dari 3 laga.Namun sejak di Persija, ia baru bermain 2 kali (21 menit) tanpa torehan gol.
- Enam Pemain Sayap dan Second Striker
Selain penyerang tengah, enam pemain lainnya dipanggil untuk mengisi posisi penyerang sayap atau bermain lebih ke dalam sebagai penyerang lubang alias second striker.
- Yakob Sayuri (Malut United): Yakob menjadi pemain dengan statistik paling menonjol di antara seluruh penyerang yang dipanggil. Sebagai winger, ia sukses membukukan 6 gol dan 3 assist dari 19 laga.
- Beckham Putra (Persib Bandung): Menjadi salah satu pilar penting di Persib, Beckham mencetak 2 gol dan 4 assist dari 30 pertandingan, termasuk penampilannya di kompetisi Asia (ACL Two).
- Stefano Lilipaly (Dewa United): Meski sudah berusia 36 tahun, Lilipaly menunjukkan konsistensi dengan kontribusi 2 gol dan 6 assist dalam 26 laga.
- Ragnar Oratmangoen (FCV Dender): Langganan starter Timnas ini masih kesulitan mendapat menit bermain di Liga Belgia. Ia baru bermain 11 kali (mayoritas sebagai pengganti) dengan koleksi 1 gol.
- Miliano Jonathans (FC Utrecht/Excelsior): Sebelum dipastikan absen karena cedera ACL, Miliano mencatatkan 3 gol dan 1 assist dari 28 laga musim ini.
- Adrian Wibowo (Los Angeles FC): Pemain muda yang merumput di Major League Soccer (MLS) ini memiliki catatan yang memprihatinkan karena belum mencatatkan menit bermain sama sekali di tim utama LAFC musim ini.
Kontribusi dan Tantangan
Secara keseluruhan, kontribusi lini depan Timnas Indonesia menjelang FIFA Series 2026 ini tergolong minim. Kombinasi dari 11 penyerang tersebut hanya menghasilkan statistik yang tidak terlalu mentereng jika dibandingkan dengan penyerang tim-tim pesaing di kancah internasional.
John Herdman memiliki tugas berat untuk meramu strategi agar para pemain yang “dingin” di level klub ini bisa tampil meledak saat berseragam Merah-Putih. Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat, 27 Maret 2026, dalam turnamen yang digelar di tanah air tersebut.












