• Tentang Kami
Monday, June 15, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Gerakan Anak Cinta Masjid Tanamkan Nilai Bakti ke Orang Tua Lewat Program Pro-Bahagia

kegiatan religi tersebut diinisiasi oleh takmir Masjid Al-Ikhlas Karangsari Kulon, Kotagede, Kota Yogyakarta.

byredaksi
March 16, 2026
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gerakan Anak Cinta Masjid Tanamkan Nilai Bakti ke Orang Tua Lewat Program Pro-Bahagia
0
SHARES
53
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Puluhan anak mengikuti Pesantren Ramadan Beradab, Bahagiakan Orang Tua (Pro-Bahagia), sebuah kegiatan religi yang diinisiasi oleh takmir Masjid Al-Ikhlas Karangsari Kulon, Kotagede, Kota Yogyakarta.

Program ini merupakan bagian dari kegiatan Gerakan Anak Cinta Masjid (GACM) dan dilaksanakan oleh Remaja Islam Masjid Al Ikhlas (Rismail) yang diselenggarakan selama dua hari satu malam, Sabtu–Minggu, 14–15 Maret 2026 di Masjid Al Ikhlas.

BERITA MENARIK LAINNYA

10 SD Muhammadiyah Terbaik di Kota Yogyakarta

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

GACM dipelopori oleh pasangan suami istri Hj. Ninoek Sriyani dan H. Moch Arif Toto Rahardjo, yang memiliki perhatian besar terhadap pendidikan akhlak anak melalui kegiatan berbasis masjid.

Sedangkan Rismail, selama ini berperan aktif dalam mendampingi serta membimbing anak-anak dalam berbagai kegiatan pembinaan keislaman di masjid.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari
upaya pembinaan karakter anak melalui kegiatan masjid dengan menanamkan nilai birrul walidain, yaitu berbakti kepada orang tua,”ujar Hj. Ninoek Sriyani, Minggu (15/3/2026).

Dijelaskan, pesantren Ramadan Pro-Bahagia 1447 H dirancang sebagai kegiatan pembinaan intensif yang memadukan ibadah, pembelajaran Al-Qur’an, pendidikan akhlak, serta aktivitas kebersamaan.

Pada hari pertama (Sabtu, 14 Maret 2026) kegiatan dimulai dengan registrasi peserta dan pembagian kelompok, dilanjutkan dengan pembukaan resmi, tilawah Al-Qur’an, serta sambutan pembina kegiatan.

“Selanjutnya peserta mengikuti materi tentang birrul walidain melalui pemutaran video edukatif yang menggambarkan pentingnya menghormati dan membahagiakan orang tua,” jelasnya.

Lantas, menjelang waktu Maghrib, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama, dilanjutkan peserta melaksanakan shalat Maghrib berjamaah, makan malam bersama, serta penyampaian kontrak belajar dan tata tertib kegiatan.

Malam harinya peserta melaksanakan shalat Isya dan Tarawih berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan kajian parenting bagi para orang tua. Kegiatan malam dilanjutkan dengan murajaah, tadabbur, dan tadarus Al-Qur’an secara berkelompok, dengan fokus pada Surat Al-Isra ayat 23–24 yang menegaskan kewajiban seorang anak untuk berbuat baik kepada kedua orang tua.

“Salah satu sesi yang paling dinanti peserta adalah “Kak Ari Berkisah”, yang dibawakan langsung oleh Kak Ari Berkisah. Dalam sesi ini, Kak Ari menyampaikan kisah-kisah inspiratif tentang keteladanan Nabi, akhlak mulia, serta pentingnya menghormati orang tua,” tuturnya.

Di hari ke-2, kegiatan dimulai sejak dini hari dengan shalat tahajud berjamaah dan sahur bersama. Setelah itu peserta melaksanakan shalat Subuh berjamaah, kajian Subuh bertema parenting dan pembentukan karakter anak. Memasuki pagi hari peserta mengikuti olahraga bersama, kemudian melanjutkan kegiatan murajaah Al-Qur’an serta penyelesaian tugas kelompok dan individu yang berkaitan dengan materi yang telah dipelajari.

“Sebagai penutup kegiatan, peserta mengikuti lomba cerdas cermat antar kelompok yang menguji pemahaman mereka terhadap materi Al-Qur’an dan nilai akhlak yang telah dipelajari
selama pesantren Ramadan, peserta terbaik berhak atas hadiah,” sebutnya.

Ia menandaskan, bahwa pendidikan akhlak anak merupakan fondasi penting bagi masa depan generasi muda.

Anak-anak yang dibiasakan mencintai masjid, menghormati orang tua, dan memahami nilai Islam sejak kecil akan tumbuh menjadi generasi yang kuat secara moral.

“Anak yang saleh adalah investasi akhirat bagi orang tua,” sambungnya.

Moch Arif Toto Rahardjo, yang juga Pembina Gerakan Anak Cinta Masjid, menyampaikan bahwa masjid harus menjadi pusat pembinaan generasi muda. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga tempat membangun karakter anak-anak.

“Melalui program Pro-Bahagia ini, kami ingin menjadikan masjid sebagai ruang pendidikan akhlak yang menyenangkan bagi generasi muda,” tutur Toto.

Kak Ari Berkisah menambahkan bahwa pendidikan akhlak anak perlu disampaikan dengan metode yang menyenangkan dan mudah dipahami. Menurutnya, anak-anak belajar paling efektif melalui cerita, keteladanan, dan pengalaman langsung.

“Jika masjid bisa menjadi tempat yang menyenangkan bagi mereka, maka kecintaan kepada masjid, Al-Qur’an, dan nilai-nilai Islam akan tumbuh dengan sendirinya,” ungkap pria yang bernama asli Ari Prabowo ini.

Ari berharap kegiatan Pro-Bahagia 1447 H dapat terus dilaksanakan setiap Ramadan sebagai bagian dari gerakan membangun generasi muda yang beriman, berakhlak mulia
dan mencintai masjid sejak dini.

Tags: Gerakan Anak Cinta MasjidKotagedeNinoek SriyaniPro-BahagiaRamadanYogyakarta

Related Posts

Ilustrasi sekolah SD di Sleman

10 SD Muhammadiyah Terbaik di Kota Yogyakarta

June 11, 2026
Sejumlah pengayuh becak sedang mangkal atau menunggu penumpang di kawasan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Senin (8/6/2026).

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

June 9, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, saat berbincang dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada Kamis (4/6/2026).

Menteri PKP Maruarar Sirait Klaim Realisasi Program KUR Perumahan dan Bedah Rumah di DIY Tertinggi pada 2026

June 5, 2026
Sejumlah Menteri dan Gubernur saat berjalan menuju ruang pertemuan bersama Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, Kamis (4/6/2026).

Menteri dan Kepala Daerah se-Jawa Bali Berkumpul di Kantor Gubernur DIY, Bahas Identifikasi Masalah Lokal

June 5, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, secara simbolis menyerahkan TNKTB kepada perwakilan komunitas bentor Kota Yogyakarta dalam kegiatan penyaluran 50 unit becak listrik dan pemusnahan 50 bentor di KUPT Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Rabu (3/6/2026).

Pemkot Yogyakarta Salurkan 50 Unit Becak Listrik Bantuan CSR PT KAI kepada Pengayuh Bentor

June 3, 2026
Next Post
Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dana hibah pariwisata Sleman dengan terdakwa mantan Bupati Sleman Sri Purnomo

Sri Purnomo Dituntut Pidana 8 Tahun, Ini Kilas Balik Sidang Dugaan Korupsi Hibah Pariwisata Sleman

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.