POPULI.ID – FIFA secara resmi telah mengumumkan peluncuran turnamen baru bertajuk FIFA ASEAN Cup 2026, sebuah kompetisi sepak bola yang akan melibatkan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Turnamen edisi perdana ini dijadwalkan berlangsung pada periode 21 September hingga 6 Oktober 2026.
Kehadiran ajang ini menjadi angin segar bagi persaingan di kawasan, sekaligus memberikan tantangan baru bagi tim-tim tradisional seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia.
Berbeda dengan turnamen regional biasanya, FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki keunggulan strategis karena pelaksanaannya bertepatan dengan kalender resmi FIFA Matchday. Status ini mewajibkan klub-klub di seluruh dunia untuk melepas pemain mereka ke tim nasional masing-masing.
Situasi ini menjadi berkah besar bagi Timnas Indonesia yang kini memiliki banyak pemain berkualitas yang berkarier di Eropa atau pemain abroad. Skuad Garuda diprediksi dapat menurunkan kekuatan terbaiknya, termasuk nama-nama besar seperti Jay Idzes, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk.
Hal ini sangat berbeda dengan ASEAN Championship (Piala AFF) yang digelar pada Juli-Agustus 2026, di mana pemanggilan pemain dari klub-klub elite Eropa hampir mustahil dilakukan karena jadwal yang tidak sinkron dengan kalender internasional.
Dalam pernyataan resminya, FIFA mengungkapkan latar belakang kompetisi ini.
“Dewan FIFA menyetujui pengenalan Piala ASEAN FIFA, yang pertama kali dipresentasikan pada KTT ASEAN di Malaysia pada Oktober 2025 dan mendapat sambutan positif, dengan edisi pertama direncanakan pada September-Oktober 2026,” tulis pernyataan FIFA.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, juga menyebut turnamen ini sebagai simbol persatuan bagi 11 negara ASEAN dan berharap ajang ini dapat menginspirasi generasi muda serta menampilkan talenta terbaik dari kawasan tersebut.
Ambisi John Herdman Mengukir Sejarah
Tahun 2026 bisa menjadi tahun yang sangat bersejarah bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Pelatih asal Inggris yang ditunjuk sejak Januari 2026 ini berkesempatan untuk memecah kebuntuan gelar juara Indonesia di level senior yang sudah berlangsung cukup lama. Indonesia tercatat terakhir kali mengangkat trofi pada Piala Kemerdekaan 2008 dan medali emas SEA Games pada 1991.
Herdman memiliki peluang langka untuk memenangkan dua trofi regional sekaligus dalam tahun debutnya. Agenda tersebut meliputi AFF ASEAN Championship (Piala AFF) yang digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Serta FIFA ASEAN Cup yang digelar kurang dari sebulan setelahnya, yakni 21 September hingga 6 Oktober 2026.
Jika berhasil mengawinkan dua gelar ini, Herdman tidak hanya akan menciptakan sejarah baru bagi sepak bola tanah air, tetapi juga dipastikan akan memenangi hati para penggemar setia Timnas Indonesia. Selain mengejar trofi, dua turnamen ini akan menjadi sarana bagi Herdman untuk mematangkan strategi dan memilih skuad terbaik menjelang Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
Format dan Persaingan
Dalam FIFA ASEAN Cup 2026, setiap negara peserta berpeluang memainkan hingga empat pertandingan. Format ini diperkirakan akan menyerupai FIFA Arab Cup, yang memberikan intensitas kompetisi tinggi dalam waktu singkat.
Meskipun Indonesia diunggulkan dengan kombinasi pemain lokal dan diaspora, persaingan dipastikan tidak mudah mengingat negara tetangga seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Filipina juga terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.











