JAKARTA, POPULI.ID – Nasib pemain muda diaspora, Tim Geypens, dalam sepekan terakhir bak sebuah roller coaster yang penuh ketidakpastian. Namanya secara mengejutkan diparkir oleh klubnya di Belanda, FC Emmen, akibat polemik status kewarganegaraan.
Namun di tengah polemik tersebut, Geypens justru mendapatkan “pintu darurat” berupa panggilan mendadak dari pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, untuk segera merapat ke Jakarta guna mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026.
Ketidakpastian yang Memarkir Tim Geypens
Nasib apes dialami bek kiri FC Emmen, Tim Geypens. Pemain berusia 20 tahun ini harus rela dicoret dari daftar susunan pemain saat timnya menghadapi SC Cambuur dalam laga tunda pekan ke-22 Eerste Divisie, Rabu (25/3/2026) dini hari. Padahal, Geypens tengah dalam performa apik usai mencatatkan assist pada laga sebelumnya.
FC Emmen secara terbuka mengungkapkan alasan di balik keputusan tersebut melalui kanal media sosial resmi mereka.
“Malam ini, Philip Søndergaard absen karena kewajiban tugas internasional. Selain itu, Tim Geypens tidak masuk dalam skuad karena ketidakpastian seputar paspor Indonesia dalam sepak bola profesional,” tulis pernyataan resmi pihak klub di akun Instagram @fc_emmen.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian klub agar tidak terseret masalah hukum atau administratif di kemudian hari.
Efek Domino Skandal Paspor di Eredivisie
Masalah ini bukan tanpa pemicu. Semuanya bermula ketika NAC Breda mengajukan protes keras setelah kekalahan telak 0-6 dari Go Ahead Eagles. Mereka meragukan kelayakan bermain Dean James yang sudah menjadi WNI sejak 2025, dengan asumsi bahwa paspor Belanda milik sang pemain mungkin sudah tidak berlaku lagi.
Tak berhenti di situ, TOP Oss juga mengekor jejak NAC Breda dengan meragukan status Nathan Tjoe-A-On saat timnya kalah dari Willem II. Inti permasalahannya terletak pada aturan ketenagakerjaan: pemain non-Uni Eropa wajib memiliki izin kerja khusus dan memenuhi standar gaji minimal yang jauh lebih tinggi dibandingkan pemain Uni Eropa. Meski begitu, pihak Go Ahead Eagles tetap bersikeras dengan posisi mereka.
“Dean James menandatangani kontraknya dengan paspor Belanda, titik. Satu-satunya keuntungan dari situasi ini adalah akan ada kejelasan, karena saat ini memang masih terasa abu-abu,” kata CEO klub, Jan Willem van Dop, dikutip dari Voetbal International.
Berbeda dengan James dan Nathan, kiper utama Timnas, Maarten Paes, dinyatakan aman karena Ajax Amsterdam sejak awal sudah mendaftarkannya dengan prosedur pemain non-Uni Eropa menggunakan paspor Indonesia.
Plot Twist: Panggilan Mendadak ke Jakarta
Di tengah kemelut di Belanda, sebuah kejutan datang dari Jakarta. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dilaporkan memanggil kembali Tim Geypens untuk bergabung ke pemusatan latihan (TC) jelang FIFA Series 2026. Padahal, Geypens sebelumnya sempat dicoret saat daftar skuad dikerucutkan dari 41 menjadi 24 pemain.
Kabar ini dibocorkan oleh Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @noorkorompotalks. Ia memastikan bahwa Geypens akan segera mendarat di Jakarta bersama beberapa pemain diaspora lainnya yang belum hadir di TC.
“Besok pagi empat punggawa Timnas, sehari sebelum kick-off, insya Allah dipastikan tiba di Jakarta @nathantjoeaon @joeypelupessy @justinhubner5, dan Geypens resmi dari skuad FC Emmen. Ini sekalian menjawab kegelisahan fans Timnas,” tulis Noor Korompot pada Rabu (25/3/2026).
Kedatangan Geypens dan kawan-kawan sangat dinantikan untuk melengkapi skuad yang saat ini baru diisi oleh 16 pemain, termasuk Emil Audero yang baru saja bergabung. Timnas Indonesia dijadwalkan akan melakoni laga perdana FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat (27/3/2026) mendatang.












