• Tentang Kami
Saturday, May 2, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Dominan Tapi Gigit Jari: 5 Catatan dari Kekalahan PSIM Saat Dijamu Dewa United

PSIM tumbang 0-1 dari Dewa United meski dominan dan banyak menciptakan peluang, akibat penyelesaian akhir yang buruk serta penalti hasil VAR, sehingga membuat posisi mereka di klasemen belum aman.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
April 4, 2026
in headline, Liga, Sports
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pemain PSIM, Ezequiel Vidal (kanan), berebut bola dengan pemain Dewa United FC, Hugo Gomes, dalam laga pekan ke-26 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium, Jumat (3/4/2026).

Pemain PSIM, Ezequiel Vidal (kanan), berebut bola dengan pemain Dewa United FC, Hugo Gomes, dalam laga pekan ke-26 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium, Jumat (3/4/2026). [Dok. PSIM]

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SERANG, POPULI.ID – Harapan PSIM Yogyakarta untuk mencuri poin penuh di Banten International Stadium harus kandas pada Jumat (3/4/2026) malam. Meski tampil menekan dan menguasai jalannya pertandingan, Laskar Mataram terpaksa pulang dengan tangan hampa setelah takluk tipis 0-1 dari tuan rumah Dewa United.

Kekalahan ini meninggalkan sejumlah catatan penting bagi anak asuh Jean-Paul van Gastel. Berikut adalah 5 fakta dan poin krusial dari laga pekan ke-26 BRI Super League tersebut:

BERITA MENARIK LAINNYA

5 Fakta Jelang Duel Bhayangkara FC vs PSIM Yogyakarta, Misi Bangkit di Tengah Badai

5 Fakta di Balik Sunyinya Laga Kandang PSIM Yogyakarta

1. Dominasi Penguasaan Bola yang Sia-sia

PSIM sebenarnya tampil sangat impresif, terutama di paruh pertama pertandingan. Berdasarkan data statistik, Laskar Mataram mencatatkan penguasaan bola hingga 53 persen, unggul tipis atas Dewa United yang hanya mengemas 47 persen.

Gelandang PSIM, Donny Warmerdam, pun mengakui keunggulan timnya di awal laga.

“Saya pikir di babak pertama kami memiliki peluang yang lebih baik dan mereka tidak benar-benar memiliki peluang bagus,” ujarnya usai laga.

Namun sayang, dominasi ini tidak dibarengi dengan efektivitas di depan gawang.

2. Masalah Kronis di Sepertiga Akhir Lapangan

Penyakit lama PSIM kembali kambuh dalam laga ini: ketajaman lini serang. Meski melepaskan total 14 tembakan, dua kali lipat lebih banyak dari Dewa United yang hanya melakukan 7 percobaan, PSIM gagal mengonversinya menjadi gol.

Pelatih Jean-Paul van Gastel tidak menutup mata atas masalah ini.

“Sepanjang musim ini kami punya masalah yang sama, yaitu di sepertiga akhir kami kurang tajam. Kami butuh banyak peluang untuk mencetak satu gol,” ungkap pelatih asal Belanda tersebut.

3. Petaka VAR di Menit ke-62

Momentum pertandingan berubah drastis di babak kedua. Pada menit ke-58, wasit melakukan tinjauan VAR yang menilai adanya pelanggaran berupa tarikan baju pemain PSIM di kotak terlarang. Keputusan ini berujung penalti bagi Dewa United.

Alex Martins Ferreira yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan kiper PSIM pada menit ke-62. Gol semata wayang lewat titik putih itulah yang akhirnya menjadi pembeda hasil akhir pertandingan.

4. Mentalitas Pantang Menyerah yang Belum Cukup

Meski kalah, Van Gastel tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap daya juang para pemainnya di lapangan hijau. PSIM terus menekan hingga menit-menit akhir, termasuk peluang emas dari tendangan jarak jauh Iqbal di menit ke-88 dan tembakan keras Ze Valente di masa injury time yang sayangnya berhasil ditepis kiper lawan.

“Anda selalu berharap tim memiliki karakter pantang menyerah dan saling support satu sama lain. Saya rasa, kami telah membuktikan pada musim ini,” kata Van Gastel.

Namun, ia juga realistis bahwa dalam sepak bola, hasil akhir kadang tidak berpihak meski tim sudah berjuang keras.

5. Posisi Klasemen dan Alarm Kewaspadaan

Kekalahan ini membuat perolehan poin PSIM tertahan di angka 38 poin dan kini menduduki peringkat ke-8 klasemen sementara. Meski berada di papan tengah, secara matematis posisi Laskar Mataram belum sepenuhnya aman dari bayang-bayang zona degradasi.

Dengan sisa delapan pertandingan lagi, manajemen dan tim pelatih dituntut segera melakukan evaluasi total agar bisa meraih poin maksimal di laga-laga selanjutnya demi mengamankan posisi di kasta tertinggi.

Tags: BRI Super LeagueDewa United Banten FCDonny WarmerdamJean-Paul Van GastelPSIM Yogyakarta

Related Posts

PSIM Yogyakarta akan mendatangkan bek tengah baru di putaran kedua Super League 2025/26.

5 Fakta Jelang Duel Bhayangkara FC vs PSIM Yogyakarta, Misi Bangkit di Tengah Badai

April 16, 2026
Suasana tribun Stadion SUltan Agung, Bantul, dalam laga PSIM melawan PSM Makassar, Jumat (10/4/2026).

5 Fakta di Balik Sunyinya Laga Kandang PSIM Yogyakarta

April 14, 2026
Pemain PSIM Yogyakarta berkumpul sebelum laga melawan Bali United di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/2/2026).

Misi Bangkit Laskar Mataram: Analisis Peluang PSIM Yogyakarta di Bulan April 2026

March 30, 2026
Pernak-pernik Pemain PSIM Yogyakarta Mengisi Waktu Libur Lebaran

Pernak-pernik Pemain PSIM Yogyakarta Mengisi Waktu Libur Lebaran

March 21, 2026
Pemain PSIM, Rakhamatsho Rakhmatzoda (tengah), dikepung pemain Persijap dalam laga pekan 25 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).

Serba-Serbi Duel PSIM vs Persijap: Statistik Dominan Tuan Rumah Berujung Hasil Imbang

March 12, 2026
Kiper PSIM Yogyakarta Cahya Supriadi masuk panggilan Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman untuk persiapan laga FIFA Series 2026

Tampil Konsisten Bersama PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi Dipanggil ke Skuad Timnas Indonesia

March 10, 2026
Next Post
Tiba di Yogyakarta, Jenazah Prajurit Farizal Rhomadhon Dimakamkan di TMP Giripeni

Tiba di Yogyakarta, Jenazah Prajurit Farizal Rhomadhon Dimakamkan di TMP Giripeni

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.