YOGYAKARTA, POPULI.ID – Sebanyak 12 mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terjebak di dalam lift kampus yang berada di Jalan Kapas, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pada Senin (20/4/2026). Peristiwa itu diduga terjadi karena kelebihan muatan lift.
Kepala Seksi Operasional Penyelamatan dan Penanganan Bahan Berbahaya dan Beracun Damkarmat Kota Yogyakarta, Danarto Setyo Pambudi, mengatakan pihaknya mendapatkan laporan tersebut sekitar pukul 13.00 WIB. Petugas pun bergegas ke TKP untuk melakukan penanganan dan korban berhasil dievakuasi keluar lift setelah 15 menit.
“Dugaan sementara karena kelebihan muatan. Lokasi lift macet saat berada di lantai empat gedung kampus UAD,” ungkap Danarto saat dihubungi Populi.id, Senin (20/4/2026).
Dia membenarkan bahwa di antara 12 mahasiswa yang terjebak di dalam lift, ada satu orang yang mengalami sesak napas dan lemas. Namun, begitu petugas Damkar berhasil membuka pintu lift, mahasiswa yang mengalami sesak napas langsung mendapatkan pertolongan pertama dari tenaga medis 119.
“Benar ada satu orang yang sesak napas dan lemas karena di dalam lift kurang lebih satu jam. Laporan masuk ke kami memang agak telat karena dari pihak teknisi UAD mencoba ditangani dulu dibuka menggunakan kunci lift. Tapi ternyata sistem lift error seperti ngancing (terkunci), sehingga lapor damkar,” jelasnya.
Dikatakan, proses penanganan dan evakuasi korban terjebak lift oleh petugas Damkarmat Kota Yogyakarta berlangsung selama 15 menit. Proses pembukaan lift yang terkunci dilakukan menggunakan alat bertekanan tinggi setelah mendapatkan persetujuan dari pihak kampus.
“Setiap lift pasti ada batas maksimal muatannya. Kami imbau jangan sampai melebihi batas maksimum, walaupun sedang buru-buru atau dikejar waktu tetap patuhi SOP. Kemudian jika mengalami situasi itu, orang yang di dalam lift jangan panik. Karena di lift pasti ada alat komunikasi, jadi petugas bisa memantau kondisi di dalam,” pungkasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)












