• Tentang Kami
Saturday, June 13, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Pemkot Yogyakarta Kerahkan 2 Alat Berat Normalisasi Sisi Timur Sungai Winongo

Hasto Wardoyo menyebut sosialisasi terkait upaya Pemkot Yogyakarta melakukan normalisasi Sungai Winongo sudah dilakukan sejak pekan lalu ke warga setempat

byGalih Priatmojo
April 24, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Pemkot Yogyakarta Kerahkan 2 Alat Berat Normalisasi Sisi Timur Sungai Winongo
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

10 SD Muhammadiyah Terbaik di Kota Yogyakarta

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mulai melakukan normalisasi Sungai Winongo di Bendung Tanjung, Kelurahan Patangpuluhan, Kemantren Wirobrajan, Kota Yogyakarta, pada Jumat (24/4/2026).
Sebanyak dua unit alat berat traktor diterjunkan untuk membersihkan bantaran Sungai Winongo yang penuh sedimentasi sehingga mengakibatkan penyempitan aliran air.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengatakan bahwa kegiatan normalisasi dan bersih-bersih Sungai Winongo melibatkan Balai Besar Serayu Opak, TNI, Polri, Satpol PP, hingga seluruh komunitas peduli sungai di Kota Yogyakarta.
Hasto menyebut, fokus pembersihan Sungai Winongo menyasar titik sebelah timur yang penuh sedimentasi bahkan kandang ternak.
“Sungai Winonggo ini sudah lama sekali tidak tersentuh kegiatan normalisasi. Sehingga kami lihat terutama di sisi timur penuh dengan kandang ayam, kandang burung, bahkan kemarin ada bank sampah,” ucapnya, Jumat (24/4/2026).
Hasto menyebut pihaknya telah menyosialisasikan rencana normalisasi Sungai Winongo itu sejak seminggu lalu. Dia bersyukur, warga bisa menerima kegiatan itu dengan lapang dada.
“Kami turunkan alat berat untuk normalisasi sungai agar bisa berfungsi dengan baik dan tidak terjadi luapan banjir ataupun longsor. Karena ketika sebelah timur penuh sedimen, kemudian airnya menghantam ke arah barat, maka sisi barat terancam longsor. Insya Allah dengan normalisasi ini bakal lebih baik alirannya,” jelas Hasto.
Selain membersihkan sedimen sungai, pihaknya juga melepas ribuan bibit ikan di Sungai Winongo.
Tujuannya agar habitat ekosistem ikan lebih terjaga sehingga bisa bermanfaat bagi warga yang hobi memancing.
Tak hanya itu, pihaknya juga bakal memasang trash barrier untuk menjaring sampah yang hanyut di sungai, supaya aliran air bersih serta jernih.
“Mudah-mudahan bisa jadi destinasi wisata. Di situ kan sudah banyak tempat-tempat yang dibikin untuk outlet, gazebo, serta spot-spot wisata. Kalau (sungai) bersih kan enak (dipandang),” paparnya.
Adapun untuk mengantisipasi kemunculan kandang ternak di bantaran sungai. Hasto menyebut komunitas peduli sungai bakal terus melakukan sosialisasi, edukasi, dan pemantauan agar tidak terulang lagi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta, Umi Akhsanti, mengungkapkan selain Sungai Winongo, kegiatan normalisasi sungai juga menyasar Sungai Gajah Wong dan Sungai Code.
“Hari ini kami mulai dengan kick off normalisasi di Sungai Winongo. Karena sedimennya sudah cukup tinggi, terutama di sisi timur, sehingga kemarin mengakibatkan longsor di barat,” ujarnya.
“Harapannya dengan normalisasi itu, kondisi sungai menjadi lebih baik dan tebing permukiman di sekitar sungai akan semakim aman,” tambahnya.
Ketua Forum Komunikasi Winongo Asri (FKWA), Endang, berharap dengan adanya kegiatan normalisasi sungai bisa mewujudkan slogan Winongo Wisataku 2030.
“Sejak 2009 kami terus berproses membenahi sejumlah titik. Memang dari dulu sisi timur jadi tantangan tersendiri dan Alhamdulillah sekarang sudah mulai dieksekusi. Sehingga harapannya untuk menjadikan Winongo Wisataku 2030 bisa terwujud,” tuturnya.
Endang memaparkan selama ini kendala utama menjaga kawasan bantaran sungai agar steril dari kandang ternak seringkali beririsan dengan masalah ekonomi.
Kendati demikian, dia terus melakukan upaya edukasi dan bangun komitmen peduli sungai kepada masyarakat bantaran sungai.
“Kemarin pikirannya selalu berputaran dengan persoalan ekonomi, ya untuk kandang ayam. Ternyata dari pemerintah kota juga berinisiasi melakukan edukasi. Alhamdulillah masyarakat sudah bisa menerima bahwa apa itu (kandang ayam) benar untuk ekonomi atau malah bikin kumuh,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)
Tags: alat berathasto wardoyoNormalisasisungai winongowali kota yogyakartaYogyakarta

Related Posts

Ilustrasi sekolah SD di Sleman

10 SD Muhammadiyah Terbaik di Kota Yogyakarta

June 11, 2026
Sejumlah pengayuh becak sedang mangkal atau menunggu penumpang di kawasan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Senin (8/6/2026).

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

June 9, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, saat berbincang dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada Kamis (4/6/2026).

Menteri PKP Maruarar Sirait Klaim Realisasi Program KUR Perumahan dan Bedah Rumah di DIY Tertinggi pada 2026

June 5, 2026
Sejumlah Menteri dan Gubernur saat berjalan menuju ruang pertemuan bersama Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, Kamis (4/6/2026).

Menteri dan Kepala Daerah se-Jawa Bali Berkumpul di Kantor Gubernur DIY, Bahas Identifikasi Masalah Lokal

June 5, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, secara simbolis menyerahkan TNKTB kepada perwakilan komunitas bentor Kota Yogyakarta dalam kegiatan penyaluran 50 unit becak listrik dan pemusnahan 50 bentor di KUPT Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Rabu (3/6/2026).

Pemkot Yogyakarta Salurkan 50 Unit Becak Listrik Bantuan CSR PT KAI kepada Pengayuh Bentor

June 3, 2026
Next Post
Dugaan kekerasan anak di daycare Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta.

Deretan Fakta di Balik Penyegelan Daycare Little Aresha di Sorosutan Yogyakarta: Anak Ditali hingga Trauma Berat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.