• Tentang Kami
Tuesday, May 12, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bantul

Polisi Gelar Rekonstruksi Penyiksaan Sadis Remaja di Bantul, Korban Dilindas Motor hingga Disundut Rokok

Polres Bantul menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan remaja berinisial IDS (16) dengan 40 adegan yang mengungkap aksi penyiksaan brutal para tersangka, mulai dari pemukulan, penusukan, pelindasan motor, hingga penyundutan rokok, yang diduga menyebabkan korban tewas.

byredaksi
May 12, 2026
in Bantul
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Rekonstruksi pengeroyokan yang meyebabkan meninggalnya remaja berinisial IDS (16) asal Kapanewon Pandak, Bantul di Mapolres Bantul, Selasa (12/5/2026).

Rekonstruksi pengeroyokan yang meyebabkan meninggalnya remaja berinisial IDS (16) asal Kapanewon Pandak, Bantul di Mapolres Bantul, Selasa (12/5/2026). [Dok. Polres Bantul]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Polres Bantul menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan yang menewaskan IDS (16), remaja asal Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul, pada Selasa (12/5/2026). Dalam reka ulang tersebut, terungkap sejumlah aksi penyiksaan brutal yang diduga menjadi penyebab kematian korban.

Rekonstruksi dilaksanakan di Mapolres Bantul dengan menghadirkan sedikitnya 40 adegan yang diperagakan para tersangka. Lokasi rekonstruksi sengaja dipindahkan dari tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Pandak ke Mapolres Bantul demi menjaga keamanan dan kondusivitas selama proses berlangsung.

BERITA MENARIK LAINNYA

Polres Bantul Amankan Dua Pemuda Diduga Terlibat Klitih di Wukirsari Imogiri

JPW Minta Komisi III DPR RI Turut Soroti Kasus Pelajar di Bantul yang Tewas Dikeroyok

Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto, mengatakan rekonstruksi dilakukan untuk mencocokkan fakta di lapangan dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Kegiatan tersebut juga dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Rekonstruksi ini penting untuk memberikan gambaran terang benderang mengenai peran masing-masing tersangka. Semua adegan yang diperagakan hari ini akan menjadi landasan kuat dalam proses penuntutan di persidangan,” ujar Bayu, Selasa (12/5/2026).

Berdasarkan hasil rekonstruksi, peristiwa bermula pada 14 April 2026 saat korban dijemput dari sebuah warung di belakang SMAN 1 Bambanglipuro menggunakan sepeda motor Scoopy merah. Korban kemudian dibawa menuju sebuah lapangan di wilayah Pandak.

Setibanya di lokasi, tersangka utama berinisial JMA alias Jontor memastikan identitas korban sebelum aksi pengeroyokan dimulai. Korban kemudian dibawa ke tengah lapangan dan dianiaya secara bersama-sama oleh para tersangka.

Dalam sejumlah adegan, para pelaku memperagakan aksi pemukulan bertubi-tubi ke bagian wajah, kepala, dada, dan perut korban hingga terjatuh. Rekonstruksi juga memperlihatkan tersangka JMA menusuk tangan dan paha korban menggunakan gunting hingga alat tersebut patah.

Selain itu, dua tersangka lainnya, YP alias Bogel dan AS alias Kodom, memperagakan adegan menabrakkan sepeda motor ke tubuh korban. Bahkan dalam salah satu adegan, pelaku sengaja mengangkat roda depan motor dan melindas leher korban sebanyak tiga kali.

Rekonstruksi juga mengungkap tindakan penyiksaan lain yang dinilai tidak manusiawi. Tersangka AS alias Kodom memperagakan adegan menyundutkan rokok ke kemaluan korban serta membuka paksa mata kanan korban sebelum menyundutnya dengan rokok yang masih menyala.

Korban yang sudah terkapar juga masih disabet menggunakan sabuk oleh beberapa tersangka hingga mengeluarkan suara mengerang sebelum akhirnya ditinggalkan di lokasi kejadian.

Polisi turut menghadirkan tersangka baru berinisial AIF alias Ndriyon (19), yang sebelumnya sempat melarikan diri ke Jakarta usai kejadian.

“Tersangka AIF sempat bersembunyi di Jakarta dan bekerja sebagai penjual jamu untuk mengelabui petugas. Namun berhasil diamankan saat kembali ke rumahnya di Bambanglipuro pada akhir April lalu,” kata Bayu.

Bayu menegaskan pihaknya akan mengawal penanganan kasus tersebut hingga tuntas. Ia memastikan seluruh pelaku yang terlibat diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami berkomitmen penuh untuk tidak mentolerir kekerasan terhadap anak. Semua pihak yang terlibat akan kami usut tuntas. Tidak ada ruang aman bagi pelaku kejahatan sadis di Bantul,” tegasnya. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: Kapolres BantulpengeroyokanPolres Bantulrekonstruksi pembunuhan

Related Posts

Warga Wukirsari, Bantul mengamankan sejumlah remaja yang diduga Klitih pada Sabtu petang (3/5/2026).

Polres Bantul Amankan Dua Pemuda Diduga Terlibat Klitih di Wukirsari Imogiri

May 3, 2026
Kadiv Humas Jogja Police Watch (JPW) Baharuddin Kamba saat mengirim surat ke Komisi III DPR RI melalui kantor pos meminta digelar pembahasan atas kematian remaja di Bantul akibat dikeroyok, Kamis (23/4/2026).

JPW Minta Komisi III DPR RI Turut Soroti Kasus Pelajar di Bantul yang Tewas Dikeroyok

April 23, 2026
Polisi mendatangi lokasi seorang pria tersambar petir di Pundong, Bantul, DIY, Selasa (22/4/2026).

Warga Pundong Tewas Disambar Petir Saat Cari Jerami

April 22, 2026
Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan di Bantul, Pelaku Kabur Usai Beraksi

Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan di Bantul, Pelaku Kabur Usai Beraksi

April 20, 2026
Lokasi terhadinya tiga orang terluka usai menjadi korban kekerasan jalanan di Potorono, Banguntapan, Bantul, DIY, Rabu (8/4/2026).

Tiga Pemuda Terluka Akibat Dugaan Kejahatan Jalanan di Banguntapan Bantul

April 10, 2026
Ungkap kasus pencurian dan pembakaran motor di Tridadi, Sleman, Kamis (2/4/2026).

Kasus Pengeroyokan dan Pembakaran Motor di Sleman Terungkap, Pelaku Masukkan Mercon ke Tangki Bensin

April 3, 2026
Next Post
Cuplikan trailer film Pesta Babi.

Sederet Fakta Film Pesta Babi yang Picu Kontroversi: Dari Isu Papua Hingga Pembubaran Nobar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.