JAKARTA, POPULI.ID – Ambisi besar tengah diusung oleh PSSI dan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, guna meningkatkan daya saing Skuad Garuda menjelang perhelatan Piala Asia 2027.
Terjebak dalam “grup neraka” bersama Jepang, Qatar, dan Thailand di Grup F, PSSI dan tim kepelatihan Timnas kini tengah berpacu dengan waktu untuk memperkuat kedalaman skuad melalui jalur naturalisasi pemain diaspora.
John Herdman dilaporkan telah mengantongi daftar nama potensial untuk meningkatkan produktivitas gol lini depan Indonesia. Dari lima nama yang sempat menjadi teka-teki, dua sosok kini menjadi prioritas utama: Luke Vickery dan Mitchell Lee Baker.
Nama terakhir menjadi perbincangan hangat karena profil fisiknya yang luar biasa dan rekam jejaknya yang tajam di sepak bola Amerika Serikat.
Lampu Hijau Naturalisasi
Kabar mengenai proses naturalisasi Mitchell Baker dikonfirmasi oleh Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot. Melalui akun media sosialnya, Noor memberikan bocoran terkait masa depan sang pemain.
“Mitchell Lee Baker (Striker Keturunan Indonesia) terpilih oleh Colorado Rapids di MLS SuperDraft 2026. Ia adalah striker muda berusia 19 tahun yang sebelumnya bermain untuk Georgetown University (NCAA). Nama Baker akan menghiasi skuad timnas muda Indonesia. Sabar ya menunggu pengumuman resmi PSSI pada saatnya,” tulis Noor Korompot akun Instagram @noorkorompotalks, dikutip Jumat (15/5/2026).
Langkah tersebut pun telah mendapatkan restu dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang berkomitmen mempercepat proses administrasi demi kepentingan nasional.
Profil Mitchell Baker: Menara Baru di Lini Depan
Berdasarkan data Georgetown University, Baker berposisi sebagai forward dan berasal dari Melbourne, Australia. Ia kini baru menginjak usia 19 tahun. Baker memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya, di mana keluarganya diketahui berasal dari Semarang dan Yogyakarta.
Hal yang paling mencolok dari sosok Baker adalah postur tubuhnya yang mencapai 196 sentimeter. Dengan tinggi badan tersebut, Baker diproyeksikan menjadi “menara” baru di lini serang Indonesia, memberikan opsi duel udara yang selama ini sangat dibutuhkan oleh Skuad Garuda.
Statistik Performa: Meson Gol di Usia Muda
Kualitas Baker bukan hanya soal fisik. Ia dikenal memiliki naluri gol yang sangat tajam sejak usia dini. Sebelum hijrah ke Amerika Serikat, ia menimba ilmu di Melbourne Victory Academy dan meraih penghargaan Golden Boot serta MVP di Scotch College pada tahun 2021. Keganasannya kian terbukti saat memperkuat Northwood School dan Black Rock FC, di mana ia memegang rekor sekolah dengan torehan 141 gol hanya dalam kurun waktu dua setengah tahun.
Kariernya kian melesat saat bergabung dengan Georgetown University (NCAA) di Amerika Serikat. Sebelum menembus panggung MLS SuperDraft, Baker lebih dulu menunjukkan ketajamannya bersama Georgetown Hoyas.
Berdasarkan laporan The Hoya, pada musim 2025, ia tampil dalam 21 pertandingan dan mencetak 14 gol serta tiga assist untuk total 31 poin. Selama dua musim, Baker mencatatkan 18 gol dan tujuh assist dari total 42 pertandingan.
Catatan itu membuat Baker menjadi salah satu pemain paling menonjol di timnya. Ia bahkan tercatat memimpin Big East dalam jumlah gol kemenangan dengan lima game winners dan masuk jajaran pemain terbaik kampus.
Performa impresif tersebut juga membuat Baker mendapat pengakuan individual bergengsi. Georgetown mencatat bahwa ia menjadi United Soccer Coaches Second Team All-American, unanimous First Team All-BIG EAST, MAC Hermann Trophy Semifinalist, dan First Team All-East Region.
Baker juga punya rekam jejak luar biasa sebelum masuk Georgetown. Saat memperkuat Northwood School dan Black Rock FC, ia disebut memegang rekor sekolah dengan torehan 141 gol dalam dua setengah tahun.
Kehebatan ini membuatnya dipilih oleh klub kasta tertinggi Amerika Serikat (MLS), Colorado Rapids, pada urutan ke-10 dalam MLS SuperDraft 2026. Statusnya sebagai pilihan 10 besar menjadikannya prospek penyerang nomor tiga terbaik dalam daftar top prospects MLS saat itu.
Proyeksi Debut di FIFA Matchday
Jika proses naturalisasinya berjalan lancar, Mitchell Baker diharapkan bisa segera bergabung dalam kloter pertama pemain naturalisasi era John Herdman. Ia diproyeksikan untuk melakoni debutnya pada FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, saat Indonesia dijadwalkan menjamu Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni di Jakarta. Kehadirannya diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi lini serang Indonesia untuk bersaing di level tertinggi Asia.












