YOGYAKARTA, POPULI.ID – Viral di media sosial sebuah keributan antara kelompok remaja dan warga terjadi di Simpang Empat Melia Purosani, Jalan Mayor Suryotomo, Kelurahan Ngupasan, Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta, pada Minggu (14/6/2026).
Keributan yang diduga aksi klitih atau kenakalan remaja itu dimulai dari kejar-kejaran dan berujung bentrokan fisik di lokasi. Berdasarkan video rekaman CCTV terlihat seorang remaja terlibat keributan dengan warga.
Kemudian datang rombongan pengendara sepeda motor yang langsung berkerumun mengamankan remaja itu yang mencoba melarikan diri. Sementara itu, juga terlihat remaja lain yang melarikan diri ke arah permukiman warga.
Ps Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani Hasan, membenarkan adanya kejadian yang terjadi pukul 05.50 WIB itu. Peristiwa itu terungkap ketika anggota URC Sat Samapta Polresta Yogyakarta melaksanakan patroli dan mendapati kerumunan warga di Simpang Hotel Melia Purosani Yogyakarta.
“Personel mendatangi kerumunan tersebut dan didapati seorang remaja yang diduga sebelumnya menantang pengguna jalan di Jalan Hos Cokroaminato Yogyakarta diamankan warga,” ujarnya.
Dani mengungkapkan, rombongan terduga pelaku yang terlibat aksi itu (menantang pengguna jalan lain) berjumlah empat orang. Mereka dikatakan berboncengan menggunakan dua sepeda motor. Namun saat dikejar sampai Simpang Empat Hotel Melia Purosani, hanya ada satu remaja yang berhasil diamankan. Sedangkan, tiga remaja lainnya berhasil melarikan diri.
“Rombongan terduga pelaku berjumlah empat orang dengan berboncrngan dua sepeda motor. Satu terduga pelaku berhasil diamankan warga di lokasi dan tiga lainnya berhasil kabur,” ucapnya.
Remaja yang diamankan warga itu berinisial MLZ (17), warga Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman. Dia masih berstatus pelajar.
Remaja itupun lantas dibawa ke Polresta Yogyakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan tidak ditemukan benda atau barang mencurigakan, maka polisi menyerahkan remaja itu kepada orang tuanya.
“Hasil pemeriksaan remaja tersebut tidak membawa barang mencurigakan. Kemudian remaja itu diserahkan kepada orang tuanya,” tandas dia. (populi.id/Dewi Rukmini)










![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)

