• Tentang Kami
Saturday, August 1, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Ribuan Mahasiswa Hadang Sejumlah Menteri di Forum Nusantara Young Leaders UGM

Ketua Serikat Mahasiswa UGM, Mesa, mengatakan gesekan yang terjadi antara mahasiswa dan para pejabat merupakan bentuk kekecewaan atas sikap pemerintah yang dianggap tidak responsif terhadap kondisi rakyat.

byredaksi
June 16, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sejumlah tokoh yang hadir dalam forum Nusantara Young Leaders dikepung oleh ribuan mahasiswa di gerbang kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (15/6/2026).

Sejumlah tokoh yang hadir dalam forum Nusantara Young Leaders dikepung oleh ribuan mahasiswa di gerbang kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (15/6/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Ribuan mahasiswa menggelar aksi di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada, Sleman, Senin (15/6/2026) malam.

Massa menghadang sejumlah pejabat pemerintah yang menjadi pembicara dalam forum Nusantara Young Leaders sebagai bentuk protes terhadap kondisi nasional dan kinerja pemerintahan saat ini.

BERITA MENARIK LAINNYA

Soroti RUU Sisdiknas, Akademisi: Momentum Atur Ulang Visi Pendidikan Tanah Air

Anak Petani Grobogan Pimpin Badan Gizi: Profil dan Rekam Jejak Sudaryono Gantikan Nanik S. Deyang

Aksi berlangsung hingga sekitar pukul 21.00 WIB. Massa masih bertahan mengepung area kegiatan ketika sejumlah pejabat berupaya meninggalkan lokasi. Situasi sempat memanas dengan aksi kejar-kejaran hingga kawasan Bundaran UGM saat para tokoh tersebut diamankan menuju kendaraan yang telah disiapkan.

Forum Nusantara Young Leaders sendiri menghadirkan sejumlah pejabat negara sebagai pembicara, di antaranya Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Mahasiswa yang mengikuti aksi menilai kondisi nasional saat ini berada dalam situasi yang mengkhawatirkan. Mereka menyampaikan kritik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang dinilai belum mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat.

Ketua Serikat Mahasiswa UGM, Mesa, mengatakan gesekan yang terjadi antara mahasiswa dan para pejabat merupakan bentuk kekecewaan atas sikap pemerintah yang dianggap tidak responsif terhadap kondisi rakyat.

“Gesekan merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi. Mereka tidak hanya bisa dikritik, tetapi juga harus diteriaki dan didatangi langsung,” ujarnya.

Menurut Mesa, ketegangan yang terjadi merupakan akumulasi dari kekecewaan mahasiswa terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

“Gesekan itu terjadi karena mereka banyak mengibul dan banyak berbohong kepada kami di depan UGM,” katanya.

Ia juga menyoroti pernyataan salah satu narasumber yang mengajak mahasiswa untuk terlibat sebagai relawan dalam penyelesaian sejumlah persoalan bangsa.

Menurutnya, ajakan tersebut justru menunjukkan bahwa pemerintah belum mampu menjalankan tanggung jawabnya secara optimal.

“Jika ingin berbicara soal Papua, lalu mahasiswa diminta menjadi volunteer, mereka memiliki kekuasaan dan tanggung jawab untuk memperbaiki keadaan. Jika rakyat bisa menyelesaikan persoalannya sendiri, lantas untuk apa ada pemerintah?” tegasnya.

Mesa mengaku kecewa terhadap sikap sejumlah pejabat yang hadir dalam forum tersebut, khususnya Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, yang menurutnya terkesan tidak peka terhadap kondisi masyarakat yang saat ini semakin tertekan.

Ia pun mengajak mahasiswa untuk terus menjaga semangat pergerakan dan tetap mengawal jalannya pemerintahan.

“Ke depan, api-api pergerakan harus selalu dijaga. Apinya jangan terlalu besar karena kota belum waktunya memasak,” ujarnya.

“Namun jangan sampai api itu padam. Api itu diperlukan untuk menghangatkan diri sekaligus mengingatkan rezim yang nyaman di hotel dan menikmati makanan di meja makan bahwa semua itu hadir karena kerja keras rakyat, karena pajak, dan karena kontribusi kita semua,” pungkasnya. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: Forum Nusantara Young LeadersmahasiswaMenteri Sekretaris NegaraNusron WahidPrasetyo HadiSudaryonoUGMWakil Menteri Pertanian

Related Posts

Ilustrasi anak sekolah. [Pexels]

Soroti RUU Sisdiknas, Akademisi: Momentum Atur Ulang Visi Pendidikan Tanah Air

July 27, 2026
Sudaryono ditunjuk sebagai kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Anak Petani Grobogan Pimpin Badan Gizi: Profil dan Rekam Jejak Sudaryono Gantikan Nanik S. Deyang

July 22, 2026
Ilustrasi perempuan terkena autoimun

Perempuan Rentan Terpapar Autoimun, Pakar Reumatologi: Perlu Manajemen Stres

July 21, 2026
Ilustrasi kerusakan lingkungan

Kerusakan Lingkungan di Indonesia Kian Parah, Arqom: Akibat Manusia Serakah

July 12, 2026
Ilustrasi melakukan banyak pekerjaan, kerja sampingan

Mencuat Tren Polyworking, Siasat Bertahan Hidup Zaman Now

July 8, 2026
Suasana Titik Nol Kilometer Malioboro Kota Yogyakarta saat ratusan massa aksi dari mahasiswa UII mengungkapkan enam tuntutan untuk pemerintah, Senin (15/6/2026).

Mahasiswa UII Gelar Aksi di Titik Nol Kilometer Malioboro, Bawa Enam Tuntutan ke Pemerintah

June 15, 2026
Next Post
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dan Kepala Diskominfo Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono memberi keterangan terkait program ducting kabel fiber optik, Senin (15/6/2026).

Relokasi Kabel Fiber Optik Udara Sasar Lima Titik Jalan di Batas Kota Yogyakarta pada 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.