JAKARTA, POPULI.ID – Pengamat sepak bola nasional, Mohamad Kusnaeni atau akrab disapa Bung Kus, menilai keputusan Persija Jakarta menunjuk eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), sebagai pelatih baru merupakan langkah investasi yang paling berani bagi tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut. Kendati demikian, ia mengingatkan manajemen dan suporter bahwa kesuksesan STY di level klub tidak akan terjadi secara instan.
Bung Kus menyoroti bahwa ekspektasi publik terhadap pelatih asal Korea Selatan tersebut sangat tinggi mengingat rekam jejaknya bersama Timnas Indonesia. Namun, ia menekankan pentingnya memberikan waktu bagi STY untuk menanamkan filosofi permainannya.
“Keputusan manajemen Persija untuk memberikan kontrak tiga tahun itu sudah tepat karena Shin Tae-yong bukan tipe pelatih yang instan. Dia tipe pelatih yang butuh berproses dan dia berani membangun tim dari nol dengan materi pemain muda,” ujar Bung Kus di kanal YouTube Blind Spot by Bung Kusnaeni, dikutip Sabtu (13/6/2026).
Menurut Bung Kus, salah satu kunci keberhasilan STY di Persija adalah kesesuaian materi pemain dengan gaya main transisi cepat atau defend-counter yang menjadi ciri khasnya. Bergabungnya Mariano Peralta dinilai sebagai langkah awal yang baik karena kecocokan atribut pemain tersebut dengan sistem STY.
“Peralta ini tipe pemain yang pintar mencari posisi dan memiliki kemampuan individu yang tidak perlu diragukan. Dia akan cocok dalam eranya Shin Tae-yong yang banyak mengandalkan transisi cepat menyerang melalui dua sisi sayap,” jelasnya.
Namun, ia menegaskan bahwa keberadaan Peralta saja tidak cukup. Persija perlu melakukan rekrutmen pemain asing dan lokal lainnya yang sesuai dengan kebutuhan taktis pelatih. Bung Kus juga menduga STY akan melakukan asesmen mendalam terhadap pemain lokal yang ada, terutama mereka yang sudah familiar dengan sistemnya seperti Rizky Ridho, Witan Sulaeman, dan Rio Fahmi.
Soal kendala bahasa yang sempat dikhawatirkan publik, Bung Kus melihat STY sudah menunjukkan gestur positif untuk beradaptasi. Meski begitu, ia menilai tantangan terbesar justru datang dari sisi psikologis akibat tekanan suporter Indonesia yang sering kali kurang sabar menunggu hasil.
“Shin Tae-yong itu bagi sebagian besar masyarakat Indonesia adalah pelatih yang dalam tanda petik itu jaminan sukses. Jadi ekspektasinya akan sangat besar dan dia harus cepat membuktikan bahwa dia orang yang tepat,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kriteria utama STY dalam memilih pemain adalah komitmen untuk bekerja keras di lapangan. Di sektor penjaga gawang, Bung Kus melihat kebutuhan akan kiper baru seperti Nadeo Argawinata cukup mendesak untuk memberikan persaingan bagi Andritany Ardhiyasa yang dinilai sudah mendekati ujung masa kejayaannya.
Bung Kus menekankan bahwa keberanian Persija dalam mengontrak STY harus dibarengi dengan keberanian menyediakan materi pemain yang tepat.
“Shin Tae-yong investasi yang bagus, tapi harus diimbangi dengan rekrutmen pemain yang tepat,” pungkasnya.









![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)

