BANTUL, POPULI.ID – Dua pemuda diamankan warga setelah diduga mencuri material bangunan dari proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kalurahan Guwosari, Pajangan, Bantul, Jumat (3/7/2026) dini hari.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di lokasi proyek yang berada di Dusun Kedung RT 05, Guwosari.
Menurut Rita, kedua pemuda itu diamankan setelah aksi mereka dipergoki warga yang berada di sekitar lokasi. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada anggota Polsek Pajangan yang saat itu sedang melaksanakan patroli.
“Kedua terduga pelaku diamankan setelah diketahui warga. Selanjutnya warga menghubungi petugas Polsek Pajangan yang sedang berpatroli untuk melakukan penanganan,” ujar Rita.
Dua pemuda yang diamankan masing-masing berinisial RP (18), warga Ngampilan, Kota Yogyakarta, dan JAFM (19), warga Wirobrajan, Kota Yogyakarta.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, peristiwa itu bermula saat dua saksi melihat kedua pemuda tersebut melintas menggunakan sepeda motor sambil membawa sejumlah batang besi.
Sebagian material diletakkan di bagian depan kendaraan, sementara sisanya dipanggul.
Merasa curiga, saksi kemudian menghentikan keduanya dan menanyakan asal-usul besi yang dibawa.
Saat dimintai keterangan, salah satu pemuda berusaha melarikan diri, sedangkan rekannya mengaku hanya menjalankan perintah seseorang untuk mengambil material tersebut.
Jawaban tersebut justru memicu kecurigaan warga. Setelah didesak dan dimintai penjelasan lebih lanjut, keduanya akhirnya mengakui bahwa besi yang dibawa berasal dari proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Guwosari.
Mendapat pengakuan tersebut, warga segera menghubungi polisi. Petugas yang datang ke lokasi kemudian mengamankan kedua terduga pelaku beserta barang bukti.
Dalam kasus ini, polisi menyita empat batang besi holo sepanjang sekitar enam meter, tujuh potong besi siku, serta satu unit sepeda motor Honda Beat hitam bernomor polisi AB 5406 FP yang diduga digunakan untuk mengangkut material tersebut.
“Barang bukti sudah kami amankan. Saat ini penyidik masih memeriksa para saksi dan kedua terduga pelaku guna melengkapi alat bukti serta mendalami seluruh rangkaian kejadian,” kata Rita.
Ia menambahkan, penyidik juga masih menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam dugaan pencurian tersebut.
Rita turut mengapresiasi peran aktif masyarakat yang segera melaporkan dugaan tindak pidana kepada kepolisian. Menurutnya, keterlibatan warga sangat membantu dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana agar dapat ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku,” pungkasnya. (populi.id/Hadid Pangestu)








![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)



