• Tentang Kami
Thursday, February 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

ITF Bawuran Beroperasi, Hasto Wardoyo Yakin Kota Yogyakarta Bebas dari Sampah

Hasto Wardoyo menyebut beroperasinya ITF Bawuran sejurus dengan program 100 hari kinerjanya sebagai Wali Kota Yogyakarta

byGalih Priatmojo
March 11, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama Wawan Harmawan meninjau ITF Bawuran di Pleret, Bantul

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama Wawan Harmawan meninjau fasilitas pengolahan sampah ITF Bawuran di Pleret, Bantul, Selasa (11/3/2025). [Dok. Pemkot Yogyakarta]

0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pengolahan sampah terpadu Intermediate Treatment Facility (ITF) Bawuran yang berada Kepanewon Pleret, Bantul mulai beroperasi. Beroperasinya ITF Bawuran ini disambut baik oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Menurut Hasto dengan beroperasinya ITF Bawuran dapat menjadi solusi dalam mengatasi persoalan sampah di wilayah DIY khususnya di Kota Yogyakarta. Hasto pun optimis dengan ini Kota Yogyakarta akan bebas dari sampah.

BERITA MENARIK LAINNYA

Memahami Pendidikan Khas Kejogjaan yang Bakal Diterapkan di Seluruh DIY

Merasakan Sensasi Berburu Takjil di Pasar Sore Ramadan Kauman yang Sudah Berusia 30 Tahun

Hasto mengungkapkan kemampuan Kota Yogyakarta dalam menyelesaikan sampah adalah 150 ton perhari dari total sampah yang ada sebanyak 300 ton perhari.

“Jadi ITF Bawuran ini menjadi outlet utama bagi kami dalam mengelola sampah, karena saat ini kami hanya mampu menyelesaikan sekitar 150 ton dari total 300 ton sampah harian,” katanya saat ditemui dalam acara pencanangan kolaborasi pengelolaan sampah di DIY, seperti dilansir dari laman Pemkot Yogyakarta Selasa (11/3/2025).

Dalam kesempatan tersebut Hasto menjelaskan beroperasinya ITF Bawuran juga sejalan dengan program 100 hari kerjanya yang fokus mengatasi permasalahan sampah di Kota Yogyakarta.

“Kami sudah mulai mengosongkan depo-depo sampah yang ada di Kota Yogya. Bahkan ada depo yang akan kami tutup seperti depo sampah Kotabaru. Karena Kotabaru ini kawasan heritage. Selain itu yang akan kami tutup adalah depo sampah lempuyangan,” ujarnya.

Hasto menargetkan hingga Hari Raya Idul Fitri 2025 14 depo sampah telah dapat dikosongan. “Jadi dalam 100 hari kerja ini 46 depo yang ada di Kota Yogya sudah bersih dari sampah,” katanya.

Dengan telah dioperasikannya ITF Bawuran, Hasto berharap kerjasama antara Kota Yogya dan Bantul dapat memperoleh perlakuan khusus.

“Karena ini bukan bisnis murni, sebaiknya kerja sama ini bersifat government to government, bukan business to business, agar tarif lebih terjangkau,” bebernya.

Hadir dalam acara tersebut Sekda DIY, Beny Suharsono, ia mengatakan dengan operasional ITF Bawuran dapat menjadi momentum bagi DIY untuk melangkah maju dengan menerapkan desentralisasi pengelolaan sampah secara keseluruhan.

Namun meski begitu, dalam operasional awalnya, ITF Bawuran tidak akan langsung beroperasi dengan kapasitas maksimal. Sampah yang diolah maksimal 50 ton perhari selama uji coba hingga bulan April mendatang.

“Hal ini dilakukan untuk memastikan sistem berjalan dengan lancar sebelum mencapai kapasitas penuh. Jadi secara bertahap dulu,” imbuhnya.

Sementara itu Direktur PD Aneka Darma, Yuli Budi Sasangka, menyampaikan, operasional ITF Bawuran dijalankan melalui skema kerja sama operasional dengan berbagai pihak.

“Tarif pengelolaan sampah di ITF Bawuran saat ini sebesar Rp 460.000 per ton. Namun, tarif ini akan diformalkan dalam peraturan agar seragam,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan sebelum di operasionalkan, mesin insinerator tersebut telah dilakukan uji kualitas udara yang dilakukan oleh Balai Laboratorium Lingkungan DLHK DIY. Dari hasil uji ini menunjukkan Total Suspended Particulates (TSP) mencapai 231,55 mikrogram per meter kubik, sedikit di atas baku mutu 230 mikrogram per meter kubik.

“Sebelum mesin insinerator dioperasikan di Bantul, telah dilakukan uji emisi dengan hasil semua parameter berada di bawah baku mutu lingkungan,” ujarnya.

Tags: hasto wardoyoITF BawuranPleretsampahwali kota yogyakartaYogyakarta

Related Posts

Ilustrasi pelajar mengikuti sistem pendidikan Indonesia

Memahami Pendidikan Khas Kejogjaan yang Bakal Diterapkan di Seluruh DIY

February 25, 2026
Suasana pasar sore Ramadan Kauman menjelang berbuka puasa, Selasa (24/2/2026)

Merasakan Sensasi Berburu Takjil di Pasar Sore Ramadan Kauman yang Sudah Berusia 30 Tahun

February 25, 2026
Seorang pedagang menunjukkan kicak, makanan khas Kauman yang hanya ada saat bulan Ramadan di Pasar Sore Ramadan Kauman, Kota Yogyakarta, Selasa (24/2/2026).

Berburu Kicak Khas Kauman yang Dijajakan Khusus Selama Bulan Ramadan

February 25, 2026
Suasana perlintasan kereta api di dekat Stasiun Lempuyangan, Kota Yogyakarta, Selasa (24/2/2026).

KAI Daop 6 Yogyakarta Minta Masyarakat Tidak Ngabuburit di Sekitar Jalur Rel Kereta Api

February 24, 2026
Ilustrasi pelecehan seksual

Fakta Terbaru Kasus Guru SLB Lakukan Pelecehan Seksual ke Siswi di Kota Yogyakarta

February 24, 2026
Penumpang memasuki kereta api dari stasiun Yogyakarta. [Dok. PT KAI]

Wisman yang Menumpang KA di Wilayah Daop 6 Periode 2026 Meningkat

February 22, 2026
Next Post
Ferra (kiri) dan suaminya, Taufik (kanan) kini dapat merasakan listrik sendiri semenjak menerima bantuan penyambungan listrik gratis program Light Up The Dream yang berasal dari donasi pegawai PLN.

Momentum Ramadan, Donasi Pegawai PLN Beri Sambungan Listrik Gratis Bagi 2.597 Keluarga Prasejahtera

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.