• Tentang Kami
Monday, May 25, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home breaking news

Warga Lereng Merapi Protes, Tolak Nama “Kaliurang” Jadi Cap Miras

Warga Kaliurang memprotes lantaran nama Kaliurang menjadi label produk minuman keras, desak Pemkab Sleman segera bertindak

byredaksi
April 21, 2025
in breaking news, headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
2
poster penolakan iklan minuman keras yang diproduksi cap orang tua bermerek Kaliurang

Warga Kaliurang memportes penggunaan nama Kaliurang sebagai nama merek minuman keras

0
SHARES
302
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

POPULI.ID, SLEMAN – Forum Masyarakat Kaliurang dan Sekitarnya (Formak) melayangkan protes keras terhadap penggunaan nama “Kaliurang” dalam produk minuman keras “Anggur Merah Cap Orang Tua”.

Produk yang beredar di pasaran dengan label “Anggur Merah Kaliurang Cap Orang Tua” itu dinilai mencemarkan nama baik dan melukai nilai-nilai budaya masyarakat Kaliurang.

BERITA MENARIK LAINNYA

Petugas TPR Lama Parangtritis Diserang Pria Bercelurit

Istri yang Lakukan KDRT Suami di Losmen Parangtritis Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Ketua Formak, Farchan Hariem, menegaskan bahwa nama Kaliurang bukan sekadar penanda geografis, melainkan memiliki makna historis, spiritual, dan kultural yang dalam bagi masyarakat lereng Merapi.

“Nama Kaliurang itu bukan sekadar label geografis—ini soal harga diri dan identitas kami. Ketika dipakai untuk miras, itu bentuk pelecehan terhadap warisan budaya kami,” ujar Farchan dalam pernyataan resminya, Senin (21/4).

Menurutnya, kawasan Kaliurang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata keluarga dan budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Jawa.

Tangkapan layar iklan minuman keras produksi Cap Orang Tua yang diberi merek Kaliurang diprotes warga Kaliurang
Tangkapan layar iklan minuman keras produksi Cap Orang Tua yang diberi merek Kaliurang diprotes warga Kaliurang

Penggunaan nama tersebut dalam produk minuman keras dianggap sebagai bentuk komersialisasi yang tidak etis dan bertentangan dengan falsafah Jawa Hamemayu Hayuning Bawono, yang berarti menjaga dan memperindah tatanan kehidupan.

Forum juga menyayangkan maraknya promosi produk tersebut di media digital. Mereka mendesak agar seluruh bentuk iklan dan distribusi produk “Anggur Merah Kaliurang Cap Orang Tua” segera dihentikan, baik di platform online maupun offline.

“Kami sangat menyesalkan masih beredarnya iklan ‘Anggur Merah Kaliurang’ di media online dan e-commerce. Ini harus dihentikan. Kami siap menempuh jalur hukum demi menjaga kehormatan nama dan identitas kawasan Kaliurang,” tegas Farchan.

Tuntutan warga Kaliurang kepada pemerintah dan produsen
Tuntutan warga Kaliurang kepada pemerintah dan produsen

Tuntutan warga kepada Pemerintah dan Produsen

Formak menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Sleman, di antaranya:

– Mengambil langkah hukum dan administratif terhadap produsen “Anggur Merah Kaliurang Cap Orang Tua”.

– Menghapus semua iklan dan promosi produk tersebut dari seluruh platform media.

– Mendorong penyusunan regulasi perlindungan nama-nama daerah agar tidak disalahgunakan untuk kepentingan komersial.

– Meminta klarifikasi dan permintaan maaf publik dari pihak produsen.

– Menarik seluruh produk miras yang menggunakan nama “Kaliurang” dari pasaran.

Selain kepada Bupati Sleman, surat keberatan Formak juga ditembuskan kepada Gubernur DIY, Ketua DPRD Sleman, Kapolresta Sleman, Dandim 0732 Sleman, Panewu Pakem, dan Direktur Merek dan Indikasi Geografis Kemenkumham RI.

Surat protes tersebut turut ditandatangani Dukuh Ngipiksari Puspitaramasari, Dukuh Kaliurang Timur Anggara Daniawan, Dukuh Kaliurang Barat Satria Pandu Permana, dan Lurah Hargobinangun Amin Sarjito.

Tentang Formak

Forum Masyarakat Kaliurang (Formak) merupakan wadah bagi warga, tokoh adat, dan pelaku budaya yang peduli terhadap pelestarian nilai-nilai lokal di kawasan lereng Merapi. Forum ini aktif dalam advokasi sosial dan budaya guna menjaga martabat dan identitas kawasan Kaliurang.

Tags: ameranggurBupati Slemancap Orang TuaDPRD Slemanformakgubernur DIYharda kiswayaKaliurangMerapiminuman beralkoholminuman kerasmirasoutlet 23Outlet23pakemParangtritisPemkab Sleman

Related Posts

Petugas TPR Lama Parangtritis Diserang Pria Bercelurit

Petugas TPR Lama Parangtritis Diserang Pria Bercelurit

May 18, 2026
Kapolsek Kretek AKP Joko Mulyono saat rilis kasus kekerasan dalam rumah tangga di sebuah losmen di Parangtritis, Kretek, Bantul, DIY. (Polres Bantul)

Istri yang Lakukan KDRT Suami di Losmen Parangtritis Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

May 13, 2026
Ilustrasi penampungan bayi di kawasan Pakem

Polisi Ungkap Bidan Penitip 11 Bayi di Pakem Sleman Tak Kantongi Izin Daycare

May 11, 2026
Bupati Sleman, Harda Kiswaya.

Kasus Penemuan 11 Bayi di Pakem Sleman, Bupati Harda Kiswaya Minta Tata Kelola Daycare Diperbaiki

May 11, 2026
Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiyadi.

Polresta Sleman Dalami Kasus Penitipan 11 Bayi di Pakem, Mayoritas Lahir di Luar Nikah

May 11, 2026
Ilustrasi penampungan bayi di kawasan Pakem

7 Fakta Penemuan Belasan Bayi di Pakem Sleman: Bermula dari Slametan hingga Titipan Mahasiswi

May 11, 2026
Next Post
GKR Hayu

Sosok GKR Hayu, Putri Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Kecintaannya dengan Teknologi

Comments 2

  1. Giri says:
    1 year ago

    Mendukung anti miras apa lagi dg nama Kaliurang sangat akan merusak citra destinasi wisata
    Merusak tatanan kode etik nama baik Kaliurang

    Semangat Smg segera dpt
    Hasil sesuai yg di harapkan

    Reply
    • Galih Priatmojo says:
      1 year ago

      trimakasih sobat populi, dukung terus upaya-upaya menebar hal positif untuk sleman khususnya dan DIY umumnya

      Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.