• Tentang Kami
Wednesday, July 15, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Fahri Hamzah Temui Sri Sultan HB X, Bahas Penataan Kota hingga Hunian Terjangkau di Yogyakarta

Wamen PKP Fahri Hamzah dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X membahas penataan Kota Yogyakarta, pengembangan hunian terjangkau, serta rencana modernisasi kawasan.

byredaksi
July 15, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wamen PKP, Fahri Hamzah (kiri), dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, ditemui usai pertemuan di Gedhong Wilis kompleks Kantor Kepatihan DIY, pada Selasa (14/7/2026).

Wamen PKP, Fahri Hamzah (kiri), dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, ditemui usai pertemuan di Gedhong Wilis kompleks Kantor Kepatihan DIY, pada Selasa (14/7/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP), Fahri Hamzah, bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Gedhong Wilis kompleks Kantor Kepatihan pada Selasa (14/7/2026). Pertemuan yang berlangsung selama dua jam lebih itu membahas beberapa hal terkait penataan kota, pengembangan hunian terjangkau, dan rencana modernisasi kawasan di Yogyakarta.

Saat ditemui usai pertemuan, Fahri Hamzah mengatakan bahwa kunjungannya sekaligus mendiskusikan buku bertema perumahan daan penataan kota yang tengah ia tulis. Fahri mengaku mengagumi Sri Sultan HB X sebagai sosok orang tua, mentor, dan guru, sehingga melaporkan beberapa pikirannya terkait perumahan dan penataan kota.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kembali Berkantor Usai Cuti, Sri Sultan HB X Klarifikasi Soal Kesehatannya

Merapi Masih Siaga, Sri Sultan HB X Minta Wisatawan Tahan Diri Mendaki

“Mengingat Yogyakarta ini salah satu warisan budaya dan kota tua di Indonesia. Sehingga kami mendapatkan banyak pikiran-pikiran dan masukan dari beliau (Sri Sultan HB X) tentang bagaimana menata perkotaan dari pengalaman yang ada,” ucap dia di Kantor Gubernur DIY, Selasa (14/7/2026).

Fahri menyebut gagasan yang ia tulis bersambung dengan pandangan Sri Sultan HB X, sehingga pembahasan berkembang menjadi diskusi yang menarik. Arah diskusinya pun selaras dengan rencana besar Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki kota-kota yang ada di Indonesia, menciptakan kantong-kantong permukiman baru, dan memodernisasi masyarakat.

Beberapa program strategis nasional yang menjadi sorotan antara lain program pembangunan 3 juta rumah serta Gerakan Indonesia Asri.

“Itu akan menjadi pekerjaan besar yang transformatif ke depan. Jadi itu sebabnya tadi diskusinya cukup panjang dan serius. Sebab, beliau ternyata banyak sekali pengalamannya, termasuk observasi tentang perkembangan kehidupan masyarakat di dalam dan uar negeri,” paparnya.

Fahri menambahkan, pembahasan itu mencakup pula aspek filosofis hingga isu teknis penataan kawasan, termasuk optimalisasi kawasan pesisir, dan bantaran sungai.

“Beliau sempat menunjuk beberapa lokasi potensial untuk pengembangan kota ke depan di Yogyakarta. Peluang itu masih sangat terbuka, terutama dalam memfasilitasi masyarakat yang memerlukan hunian layak namun tetap terjangkau,” lanjutnya.

Sementara itu, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menjelaskan bahwa pembahasan itu masih bersifat diskusi awal yang menyentuh tatanan pandangan umun dan prinsip dasar. Kendati demikian, Sri Sultan memastikan akan ada komunikasi lanjutan untuk mematangkan konsep implementasi di lapangan.

“Ini baru pandangan awal. Nanti kalau sudah meninjau lokasi langsung, tentu akan tumbuh pikiran-pikiran yang lebih luas lagi mengenai berbagai kemungkinan, termasuk bagaimana mendesainnya,” kata Ngarsa Dalem.

Sultan memberikan gambaran bahwa aspek teknis bangunan juga akan menyesuaikan dengan kapasitas dan aturan tata ruang yang memungkinkan, semisal penentuan tinggi lantai bangunan maupun penggunaan fasilitas vertikal.

“Hal-hal teknis seperti memakai lift atau tidak, itu belum dibicarakan mendalam. Kalau pakai lift bisa tinggi, kalau tidak ya maksimum mungkin hanya 3 lantai. Kita lihat apa yang memungkinkan dan mampu dilakukan,” jelas Sultan.

Sebagai langkah awal tindak lanjut di lapangan, Sri Sultan HB X mengisyaratkan bahwa pihak kementerian nantinya akan didampingi oleh Wali Kota setempat untuk melakukan survei maupun peninjauan langsung ke lokasi-lokasi potensial yang telah dipetakan. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Fahri Hamzahgubernur DIYhunianperumahanSri Sultan Hamengku Buwono Xtata kota

Related Posts

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, usai menghadiri agenda Rapat Paripurna di DPRD DIY setelah menjalani cuti selama sepekan, Kamis (2/7/2026).

Kembali Berkantor Usai Cuti, Sri Sultan HB X Klarifikasi Soal Kesehatannya

July 3, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono, saat ditemui Kamis (2/7/2026).

Merapi Masih Siaga, Sri Sultan HB X Minta Wisatawan Tahan Diri Mendaki

July 2, 2026
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta Joko Prayitno saat diwawancarai, Rabu (1/7/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

Sensus Ekonomi Kota Yogyakarta Capai 20,15 Persen, Sultan hingga Wali Kota Sudah Didata

July 2, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menjalani cuti selama sepekan mulai 24 Juni sampai 1 Juli 2026.

Sultan HB X Cuti Periksa Kesehatan, KGPAA Paku Alam X Ditunjuk jadi Plh Gubernur DIY

June 25, 2026
Sejumlah pengayuh becak sedang mangkal atau menunggu penumpang di kawasan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Senin (8/6/2026).

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

June 9, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.