• Tentang Kami
Sunday, January 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Sidang Gugatan Terkait Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Kembali Ditunda, Kenapa?

Sidang yang sedianya digelar pada Rabu (28/5/2025), dihadiri oleh kuasa hukum dari masing-masing pihak tergugat serta kuasa hukum pemohon intervensi, Muhammad Taufik

byGalih Priatmojo
May 28, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
sidang lanjutan gugatan terkait dugaan ijazah palsu Jokowi di Pengadilan Negeri Sleman, Rabu (28/5/2025)

sidang lanjutan gugatan terkait dugaan ijazah palsu Jokowi di Pengadilan Negeri Sleman, Rabu (28/5/2025). [populi.id/Olyvia Cahaya Sari]

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

SLEMAN, POPULI.ID – Sidang lanjutan gugatan perdata atas tuduhan ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo atau Jokowi, kembali ditunda oleh Pengadilan Negeri (PN) Sleman Kelas 1A. Penundaan ini dilakukan untuk memberi kesempatan kepada seluruh pihak, termasuk pemohon intervensi, penggugat, dan tergugat, agar dapat menyampaikan tanggapan secara lengkap dan resmi.
Sidang yang sedianya digelar pada Rabu (28/5/2025), dihadiri oleh kuasa hukum dari masing-masing pihak tergugat serta kuasa hukum pemohon intervensi, Muhammad Taufik, yang diwakili oleh Andika.
Dalam penyampaiannya di ruang sidang, Andika menegaskan bahwa permohonan intervensi tersebut dilandasi oleh adanya dugaan perbuatan melawan hukum yang menjadi dasar gugatan pokok, dan pihaknya merasa memiliki kesamaan kepentingan hukum dengan penggugat.
“Kami mengajukan intervensi karena substansi gugatan ini menyangkut keterbukaan dan keabsahan ijazah Presiden ketujuh,” ujar Andika.
Ia menjelaskan bahwa permohonan intervensi bertujuan untuk mendesak pengadilan membuka data yang berkaitan dengan ijazah sarjana Joko Widodo atau Jokowi. Andika juga menekankan bahwa kesamaan kepentingan antara penggugat dan pemohon menjadi alasan utama pihaknya merasa sah secara hukum untuk turut serta dalam perkara tersebut.
“Secara hukum, siapa pun yang memiliki kepentingan dalam suatu perkara perdata yang sedang berjalan memiliki hak untuk menggabungkan diri atau campur tangan di dalamnya,” kata Andika di hadapan majelis hakim.
Lebih lanjut, Andika menyampaikan permohonan kepada majelis hakim PN Sleman agar mengabulkan intervensi yang diajukan dan menyatakan bahwa Muhammad Taufik memiliki kepentingan hukum atas perkara ini.
Ia juga meminta agar kliennya dinyatakan berhak memposisikan diri sebagai pihak yang mendukung penggugat.
Ketua Majelis Hakim, Cahyono, menyatakan bahwa seluruh pihak diberikan waktu yang cukup untuk menyampaikan tanggapan atas permohonan tersebut. Ia menegaskan bahwa penundaan dilakukan demi menjamin prinsip keadilan dan proses hukum yang seimbang.
“Kami memberikan kesempatan kepada semua pihak, baik penggugat, tergugat, maupun pemohon intervensi, untuk memberikan tanggapan yang utuh terhadap permohonan ini. Supaya sidang tidak tergesa-gesa dan tetap fokus, kami akan lanjutkan hari Selasa,” ujar Cahyono sebelum menutup sidang.
Sementara itu, pihak tergugat melalui kuasa hukumnya menyatakan kesiapannya untuk mengikuti proses hukum dan menghadapi sidang lanjutan sesuai jadwal baru yang ditetapkan pengadilan.
“Kami menghormati jalannya persidangan dan keputusan majelis hakim. Kami siap hadir kembali pada sidang lanjutan dan memberikan tanggapan sesuai hukum yang berlaku,” ucap satu diantara kuasa hukum tergugat dalam persidangan.
PN Sleman menetapkan bahwa sidang akan dilanjutkan pada Selasa, 3 Juni 2025, dengan agenda penyampaian tanggapan terhadap permohonan intervensi yang telah dibacakan.
Tags: cahyonoDitundaijazah palsuJokowiPengadilan NegerisidangSleman

Related Posts

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

January 8, 2026
Jajaran Polresta Yogyakarta menghadirkan tersangka perusahaan love scamming dalam jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

January 7, 2026
Wahyu Agung, Ketua RW 33 Padukuhan Penen, Sariharjo, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY saat dimintai keterangan terkait penggerebekan ruko di Jalan Gito-Gati akibat terlibat Scam Online, Selasa (6/1/2025).

Dinilai Bermasalah, Ruko di Sleman Terindikasi Scam Online Jaringan Internasional Izin Usahanya di Jawa Barat

January 6, 2026
Sebuah ruko di Jalan Gito-Gati, Sariharjo, Ngaglik, Sleman yang diduga menjadi lokasi scam online jaringan internasional yabg sebelumnya digerebek oleh kepolisian, Selasa (6/1/2025).

Ruko di Jalan Gito-Gati Sleman Digerebek Polisi, Diduga Terkait Scam Online Jaringan Internasional

January 6, 2026
Jumpa Pers kasus keracunan mahasiswa Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) di RSJ Grhasia Yogyakarta, Senin (5/1/2025).

Keracunan Massal Mahasiswa UNISA Diduga Berasal dari Risol Mayo

January 5, 2026
Direktur RSJ Grhasia, dr Akhmad Akhadi, saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (5/1/2026).

Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Pangan saat Kegiatan Studi di RSJ Grhasia

January 5, 2026
Next Post
Ilustrasi manusia yang berupaya menjaga eksistensi dirinya melalui hal remeh temeh

Presiden Remeh Temeh

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.