• Tentang Kami
Sunday, August 31, 2025
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bantul

Pemda DIY Bentuk Tim Gabungan untuk Tangani Buaya di Aliran Sungai Progo

sebelumnya viral kemunculan buaya di aliran Sungai Progo, Pandak. Tim gabungan dikerahkan untuk mengevakuasi hewan predator tersebut

byGalih Priatmojo
June 6, 2025
in Bantul
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi buaya yang berkeliaran di aliran Sungai Progo, Bantul

Ilustrasi buaya yang berkeliaran di aliran Sungai Progo, Bantul. [pexels/Rene Ferrer]

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membentuk Tim Jejaring Penanganan Buaya menyusul kemunculan buaya di aliran Sungai Progo, Padukuhan Juwono, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, Bantul.

“Sejak kami mendapat laporan, kami langsung terjun ke lapangan dan membentuk (Tim) Jejaring Penanganan Buaya bersama sejumlah instansi terkait,” kata Kepala Bidang Kelautan, Pesisir, dan Pengawasan DKP DIY Veronica Vony Rorong, Jumat (6/6/2025).

BERITA MENARIK LAINNYA

Bangun Rumah dari Nol, Kini Gantung di Tebing: Warga Bantul Minta Solusi Tanggul Gajahwong

Sri Sultan HB X Dorong Transparansi Keuangan untuk Bangun Desa yang Berkeadaban

Tim gabungan itu terdiri dari DKP DIY, DKP Kabupaten Bantul, Loka PSPL Serang, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Fakultas Biologi UGM, Gembira Loka Zoo, serta sejumlah relawan.

Menurut Vony, pembentukan jejaring itu merupakan langkah awal menghadapi situasi yang belum pernah ditangani instansinya secara langsung, terutama dalam masa transisi pelimpahan kewenangan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Terus terang, kami juga baru kali ini menangani langsung kasus seperti ini. Tapi tentu saja ketika kami menerima laporan, kami tetap harus memberikan respons cepat agar masyarakat merasa aman,” ujarnya.

Menurut dia, tim telah memberikan imbauan kepada warga dan memasang penanda di sekitar lokasi kemunculan buaya untuk menghindari aktivitas yang terlalu dekat dengan area tersebut.

“Tujuannya agar buaya tidak berpindah tempat. Karena kami tahu bersama, buaya itu hewan teritorial. Kami mengimbau masyarakat untuk seminimal mungkin menjauhi lokasi agar buaya tetap berada di wilayahnya,” kata dia.

Menurut hasil pemantauan awal, ada dua ukuran buaya yang terekam warga. Salah satu berukuran besar dan satu lagi berukuran kecil, meskipun hingga saat ini keduanya belum pernah terlihat secara bersamaan.

“Jadi kami belum bisa pastikan jumlahnya. Tapi dengan dua ukuran itu, untuk sementara kami asumsikan ada dua ekor,” ucap Vony.

Ia menduga buaya-buaya tersebut bukan berasal dari habitat alami, melainkan buaya peliharaan yang dilepas ke alam. Hal ini mengingat Sungai Progo bukan habitat asli buaya.

“Kami mendengar ada juga orang yang memelihara buaya kecil, tentunya dari luar Yogya ya. Saat kecil terlihat lucu dan menggemaskan, tapi ketika sudah besar dan sifat predatornya muncul, bisa saja dilepas begitu saja. Tapi kami tidak tahu pasti, karena wilayah itu bukan habitat buaya,” katanya.

Hingga Jumat (6/6/2025) pagi, DKP DIY masih menerima video dari warga yang merekam kemunculan buaya di lokasi yang sama. Tim pengamatan telah ditempatkan di titik tersebut untuk memantau kemunculan dan perilaku buaya.

“Setelah perilaku buaya diketahui, seperti jam muncul dan lokasinya, kami akan tentukan metode penanganannya. Apakah dijerat atau ditangkap aktif. Jenis buaya akan sangat mempengaruhi metode penanganan, dan saat ini kami masih belum tahu pasti jenisnya,” ujar Vony.

Dia memastikan Tim Jejaring Penanganan Buaya akan tetap disiagakan meski nantinya buaya berhasil ditangkap guna mengantisipasi kasus serupa di kemudian hari.

“Intinya kami meminta masyarakat untuk tetap berhati-hati, menjaga kewaspadaan sampai tim berhasil menangkap buaya, dan nanti akan kami serahkan ke lembaga konservator,” tutur Vony.

Sebelumnya, warga Kalurahan Triharjo digegerkan oleh kemunculan buaya di aliran Sungai Progo, wilayah Padukuhan Juwono. Penampakan buaya itu direkam warga dan videonya menyebar luas di media sosial.

Tags: buayaDIYDKPSungai ProgoVeronica Vony Rorong

Related Posts

Kondisi wilayah ambles di pinggir sungai Gajahwong, Sorowajan Baru, Banguntapan, Bantul, DIY dipasangi garis polisi, Kamis (21/8/2025). Foto: Hadid Husaini

Bangun Rumah dari Nol, Kini Gantung di Tebing: Warga Bantul Minta Solusi Tanggul Gajahwong

August 21, 2025
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X

Sri Sultan HB X Dorong Transparansi Keuangan untuk Bangun Desa yang Berkeadaban

August 7, 2025
Nelayan Gunungkidul Diminta Waspadai Gelombang Tinggi Selama Tiga Hari ke Depan

Gelombang Tinggi Hantam Kawasan Pesisir DIY, Diprediksi Terjadi hingga 9 Agustus

August 6, 2025
Ilustrasi tikus penyebab penyakit leptospirosis

Jumlah Kasus Leptospirosis di DIY Melonjak, Pakar UMY Ungkap Biangnya

August 6, 2025
Ilustrasi Pendidikan Nasional

BPS Sebut Kelompok Pendidikan Jadi Penyumbang Utama Inflasi DIY Selama Bulan Juli 2025

August 1, 2025
Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo (Jogja-Solo) segmen Colomadu-Ngawen (Klaten). (sumber : dok.jsmm.co.id)

Pembangunan Tol Kurangi Lahan Pertanian di Sleman, Produksi Pangan Diklaim Tetap Aman

July 30, 2025
Next Post
Bupati Sleman Imbau Warga Kelola Limbah Kurban: Jangan Buang ke Sungai!

Bupati Sleman Imbau Warga Kelola Limbah Kurban: Jangan Buang ke Sungai!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asyik berjoget usai sidang tahunan MPR RI (tangkapan layer : YT/TVParlemen)

Joget di Atas Luka Rakyat, Tarian di Tengah Kubangan Derita Bangsa

August 18, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Para ojol dari berbagai aplikasi menggelar aksi di kawasan Titik Nol Kilometer bertajuk Kebangkitan Transportasi Online, Selasa (20/5/2025).

Aksi Ojol Turun ke Jalan Direspons, Sekda DIY Sambut Aspirasi Soal Regulasi dan Kesejahteraan

May 21, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.