• Tentang Kami
Senin, Agustus 31, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Lebih Lama Mengabdi atau Membebani? Usulan Perpanjangan Usia Pensiun ASN Tuai Kritik

Pakar UGM menilai wacana pensiun ASN hingga 70 tahun dinilai kurang realistis, menghambat regenerasi dan membebani negara

Rahadian BagusbyRahadian Bagus
Juni 11, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi ASN Pemkab Sleman. (dok.Prokopim Sleman)

Ilustrasi ASN Pemkab Sleman. (dok.Prokopim Sleman)

0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Usulan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) untuk menaikkan batas usia pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga 70 tahun menuai sorotan tajam.

Meski dimaksudkan untuk menjaga keberlanjutan keahlian dan meningkatkan kesejahteraan pegawai negeri, sejumlah pakar justru menilai langkah tersebut berisiko memperberat beban fiskal dan menghambat regenerasi birokrasi.

BERITA MENARIK LAINNYA

6 Fakta Kabinet Bayangan Bentukan Masyarakat Sipil untuk Kawal Pemerintahan

Tanggapi Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Bupati Sleman: Yang Saya Cari Amal Jariyah

Permintaan resmi telah diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto, Ketua DPR RI Puan Maharani, serta Menteri PAN-RB Rini Widyantini.

Korpri beralasan bahwa ASN dengan keahlian khusus sebaiknya bisa berkontribusi lebih lama.

Namun, pandangan berbeda disampaikan oleh akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Subarsono.

Menurutnya, usulan tersebut tidak sejalan dengan situasi ekonomi dan sosial saat ini.

“Kita sedang menghadapi tekanan anggaran, dan Presiden sendiri mendorong efisiensi belanja di kementerian dan daerah. Mengajukan usulan semacam ini di tengah situasi seperti itu jelas tidak tepat,” ujar Subarsono,  dilansir dari ugm.ac.id,  Rabu (11/6).

Ia menambahkan, bila batas usia pensiun diperpanjang drastis, hal itu justru bisa memperbesar beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sebagai pembanding, Subarsono menyebut sejumlah negara ASEAN.

Di Vietnam dan Thailand, usia pensiun PNS masing-masing berada di kisaran 60 hingga 61 tahun, padahal PDB per kapita mereka relatif tidak jauh dari Indonesia.

“Dengan populasi besar dan PDB per kapita yang belum tinggi, Indonesia seharusnya lebih berhati-hati. Jangan sampai niat mempertahankan tenaga ahli justru membuat ruang fiskal negara makin sempit,” tegasnya.

Tak hanya dari sisi ekonomi, Subarsono juga meragukan efektivitas kebijakan tersebut untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, pelayanan yang optimal bukan semata-mata bergantung pada usia, tapi lebih pada kompetensi, pemanfaatan teknologi, dan orientasi melayani publik.

“Yang dibutuhkan adalah perubahan pola pikir ASN. Dari mentalitas penguasa menjadi pelayan masyarakat. Bukan sekadar memperpanjang masa kerja,” ungkapnya.

Dari perspektif sosial, perpanjangan usia pensiun dinilai berpotensi menutup kesempatan bagi generasi muda untuk masuk ke birokrasi.

Dengan populasi usia produktif yang tinggi, peluang menjadi ASN menjadi harapan banyak anak muda.

Jika usia pensiun diperpanjang hingga 70 tahun, proses regenerasi bisa terganggu dan menciptakan stagnasi di tubuh birokrasi.

Meski begitu, jika pemerintah tetap mempertimbangkan usulan tersebut, Subarsono menyarankan agar kebijakan dilakukan secara bertahap.

“Misalnya, mulai tahun 2026, usia pensiun ditambah setahun, lalu bertambah lagi di tahun berikutnya, seiring dengan naiknya pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Ia pun menutup dengan imbauan agar pemerintah menunda terlebih dahulu implementasi wacana ini sampai kondisi ekonomi benar-benar siap.

“Kebijakan publik tak bisa menyenangkan semua pihak. Tapi yang pasti, ia tidak boleh menjerumuskan negara ke jurang beban anggaran yang lebih dalam,” tandasnya.

 

Tags: ASNKorpriPresiden Prabowo Subiantouniversitas gadjah mada

Related Posts

Para menteri yang terpilih dalam Kabinet Bayangan berfoto bersama seusai menggelar rapat perdananya, di Jakarta, Senin (27/7/2026).

6 Fakta Kabinet Bayangan Bentukan Masyarakat Sipil untuk Kawal Pemerintahan

Agustus 7, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Tanggapi Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Bupati Sleman: Yang Saya Cari Amal Jariyah

Agustus 5, 2026
Pakar hukum tata negara sekaligus mantan Menko Polhukam, Mahfud MD.

Mahfud MD Soroti Istilah Londo Ireng Prabowo, Ingatkan Pentingnya Kritik dalam Demokrasi

Juli 31, 2026
Ilustrasi kampus perguruan tinggi.

Mengenal Universitas Republik Indonesia, Institusi Baru Bentukan Presiden Prabowo

Juli 24, 2026
Ilustrasi pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

4 Kritik BEM UI Soal MBG dan Pemerintahan Prabowo-Gibran: Salah Prioritas hingga Demo Bayaran

Juni 29, 2026
Kepala DPP Kota Yogyakarta, Sukidi, ditemui di Balai Kota pada Selasa (12/5/2026).

Warga Bantaran Sungai Code Yogyakarta Bakal Terima Sapi Kurban dari Presiden Prabowo

Mei 12, 2026
Next Post
Timnas Indonesia

Kapan Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal dan Format Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.